3 Narasi Sesat Pemerintah di Balik Kenaikan Harga BBM Menurut Fadli Zon

M Nurhadi

Jum'at, 09 September 2022 | 13:51 WIB
3 Narasi Sesat Pemerintah di Balik Kenaikan Harga BBM Menurut Fadli Zon
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon. (Dok: DPR)

Suara.com - Politisi dari Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pemerintah yang membuat harga BBM subsidi naik. Menurut dia, kenaikan harga BBM bisa menganggu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

"Kebijakan tersebut akan memicu inflasi dan berimplikasi serius terhadap ekonomi yg baru menggeliat kembali," tulis Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya, Rabu (7/9/2022).

Ia lantas beranggapan, ada beberapa narasi menyesatkan terkait kebijakan harga BBM naik dan subsidi di bidang energi yang dilakukan pemerintah.

Pertama, pernyataan Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan bahwa, anggaran subsidi energi senilai Rp502 triliun membebani negara. Padahal, menurutnya hal itu tidak sesuai dengan kenyataan dan menuai kritik dari sejumlah kalangan.

"Nyatanya, subsidi BBM di dalam APBN kita hanya sebesar Rp149,4 triliun, dari total subsidi energi sebesar Rp208,9 triliun," kata Anggota Komisi I DPR tersebut.

Kedua, pemerintah selalu mengatakan kenaikan harga minyak telah menambah beban APBN. Padahal meskipun tergolong net oil importer, setiap kenaikan harga minyak dunia sebenarnya ikut meningkatkan pendapatan pemerintah.

Sosok yang kerap mengkritik pemerintah itu juga mengutip ucapan Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan yang menyebut, produksi minyak mentah Indonesia mencapai 611.000 barel per hari.

Semenatra, jika melihat harga minyak dunia saat ini, maka menurut dia, Indonesia seharusnya masih memiliki surplus sekitar Rp33,15 triliun. 

"Perhitungan tsb kurang lebih senafas dgn hasil kajian INDEF pada Maret 2022, yg menyatakan bahwa kenaikan harga ICP (Indonesian Crude Price) US$1 per barel akan menambah pendapatan negara Rp3 triliun, di mana pada sisi belanja negara akan memberi tambahan Rp2,6 triliun," kata Fadli Zon,

baca juga

"Karenanya, dengan kenaikan harga ICP, diperkirakan masih ada surplus sekitar Rp400 miliar," sambung dia.

Dengan skenario tersebut, selisih antara harga ICP sebagaimana diasumsikan APBN 2022, yaitu sebesar USD63 per barel, dengan harga riil ICP yang menyentuh rata-rata angka USD100 per barel, maka tidak langsung rugi.

"Selisih harga ICP sebesar US$37 per barel itu, menurut INDEF, justru telah menambah pendapatan negara sebesar Rp111 triliun. Dari sisi belanja memang mengakibatkan bertambahnya belanja negara, tapi jumlahnya menurut INDEF hanya sebesar Rp96,2 triliun," ungkap Fadli Zon.

Terakhir, Fadli Zon menjelaskan, APBN berfungsi sebagai shock absorber atau peredam guncangan. Jika Presiden dan Menteri Keuangan mengatakan subsidi untuk rakyat sebagai beban bagi APBN, hal itu jelas menyalahi fungsi dari anggaran publik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sudah Nunggu, Jokowi Jangan Lelet Kirim Surpres untuk Cari Pengganti Lili Pintauli di KPK

DPR Sudah Nunggu, Jokowi Jangan Lelet Kirim Surpres untuk Cari Pengganti Lili Pintauli di KPK

News | Jum'at, 09 September 2022 | 12:05 WIB

Lengkap! Tarif Ojol Mulai Berlaku 10 September 2022, Imbas Harga BBM Naik

Lengkap! Tarif Ojol Mulai Berlaku 10 September 2022, Imbas Harga BBM Naik

Banten | Jum'at, 09 September 2022 | 11:32 WIB

Polisi Alihkan Ruas Jalan Sekitar Monas dan DPR Buntut Aksi Demonstrasi Tolak BBM Naik

Polisi Alihkan Ruas Jalan Sekitar Monas dan DPR Buntut Aksi Demonstrasi Tolak BBM Naik

Jakarta | Jum'at, 09 September 2022 | 11:28 WIB

Penerima BSU 2022 Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Berikut Kriterianya

Penerima BSU 2022 Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Berikut Kriterianya

Sumedang | Jum'at, 09 September 2022 | 11:14 WIB

Hadiri Summit of Women Speakers, Puan Dorong Kepemimpinan Perempuan di Dunia Politik

Hadiri Summit of Women Speakers, Puan Dorong Kepemimpinan Perempuan di Dunia Politik

DPR | Jum'at, 09 September 2022 | 11:00 WIB

Puan Maharani Singgung Indonesia Segera Miliki Payung Hukum PDP

Puan Maharani Singgung Indonesia Segera Miliki Payung Hukum PDP

DPR | Jum'at, 09 September 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:46 WIB

×