Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bagaimana Mau Bersaing, UMKM RI yang Sudah Masuk Ekosistem Digital Baru 20 Persen

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 20:45 WIB
Bagaimana Mau Bersaing, UMKM RI yang Sudah Masuk Ekosistem Digital Baru 20 Persen
Ilustrasi e-commerce. Hingga saat baru 20 persen UMKM di Indonesia yang masuk ekosistem digital. (Pixabay/akashjoshi772)

Suara.com - Riset dari Boston Consulting Group, Blibli, dan Kompas yang bertajuk 'Menciptakan Pertumbuhan Inklusif melalui Digitalisasi UMKM di Indonesia' menyebutkan hanya 20% dari total UMKM di Indonesia yang sudah benar-benar masuk dalam ekosistem digital.

Angka ini relatif rendah lantaran masih banyak UMKM yang belum terdigitalisasi.

CEO & Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto mengatakan masih rendahnya literasi digital bagi UMKM menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi.

“Ini menjadi tantangan bersama untuk meningkatkan literasi digital bukan hanya bagi UMKM atau entreprenuer yang baru akan memulai usahanya, namun juga untuk meningkatkan kapabilitas mereka yang sudah merasakan manfaat digitalisasi," ujar Kusumo dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Menurut Kusumo, UMKM yang mempraktikkan digitalisasi telah menunjukkan praktik terbaik (best practices) dalam meningkatkan skala bisnis dan jangkauan pemasaran ke berbagai wilayah hingga luar negeri.

Kusumo mencontohkan, Bakmi Sundoro, produsen Mie Godhog Jogja, sebagai salah satu UMKM yang melakukan transformasi digital ke dalam platform e-commerce Blibli pada masa pandemi ini.

"Awalnya, Bakmi Sundoro merupakan bisnis konvensional, mereka mengubah haluan bisnisnya di masa pandemi ini memasarkan produknya ini melalui platform online dan terbukti bisnisnya tidak hanya berkembang di Indonesia karena mereka bisa mengirim produknya ke mancanegara, seperti Singapura dan Korea Selatan," katanya.

Pada kesempatan yang sama Managing Director & Partner Boston Consulting Group Haikal Siregar mengatakan digitalisasi UMKM itu berdampak terhadap efisiensi dan meningkatkan daya saing UMKM dan meningkatkan penjualan sebanyak 1 kali lipat hingga 2 kali lipat dibandingkan UMKM konvensional.

"Faktor penyebabnya karena jangkauan pemasaran UMKM online itu memiliki jangkauan yang lebih luas. Bahkan, aksesnya bisa menjangkau ke pasar internasional sehingga pendapatan mereka bisa naik 2 kali lipat dibandingkan dengan UMKM offline. Dampak lainnya dari UMKM online adalah potensi menyerap tenaga kerja sebanyak 1,3 kali lipat,” ucap Haikal.

UMKM yang go digital, berdasarkan kajian Boston Consulting Group, memicu dampak langsung dan tidak langsung.

"Contoh direct impact adalah penjualan toko makanan naik 1 kali lipat. Sedangkan, contoh indirect impact toko roti mencari bahan baku untuk produksi di UMKM juga," ujarnya.

Lebih lanjut, Haikal menyebutkan nilai transaksi UMKM di Tiongkok dan Jepang yang terkoneksi platform digital itu masing-masing naik menjadi 78% dari sebelumnya 48% dan 84% dari 54%.

Peningkatan itu, menurut Haikal, merupakan hasil dari inisiatif pemerintah di kedua negara itu dengan membangun infrastruktur teknologi dan informasi, subsidi, mengimplementasikan peta jalan digitalisasi serta memacu UMKM untuk mengadopsi teknologi termutakhir. Di 2024, nilai ekonomi UMKM yang go digital di Tiongkok itu berpotensi mencapai US$ 900 miliar dan Jepang US$300 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional

Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional

News | Rabu, 14 September 2022 | 13:56 WIB

Menteri Teten Masduki Minta Internet Marketer Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Menteri Teten Masduki Minta Internet Marketer Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Jogja | Kamis, 01 September 2022 | 20:51 WIB

Kembangkan Ekosistem Digital, Kominfo Bangun Ribuan BTS 4G di Papua dan Papua Barat

Kembangkan Ekosistem Digital, Kominfo Bangun Ribuan BTS 4G di Papua dan Papua Barat

Sulsel | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:31 WIB

Terkini

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB