Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 14 September 2022 | 13:56 WIB
Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional
Diskusi Inspirato Sharing Session bertajuk “Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional” yang disiarkan Vidio.com, Rabu (14/9/2022). (Dok: Perpusnas)

Suara.com - Menyambut era metavers, Perpustakaan Nasional dalam beberapa tahun terakhir sudah bertransformasi, dan terjibaku melahirkan sejumlah aplikasi digital popular, seperti Indonesia One Search (IOS) hingga Ipusnas. Meski begitu Perpusnas merasa hal itu belum cukup untuk mewujudkan ekosistem digital nasional.

“Tahun ini tagline Perpustakaan Nasional adalah transformasi perpustakaan menuju ekosistem digital nasional. Target kami tiga juta konten kreator di link-an yang kami himpun dari semua konten-konten kreator yang ada dari semua subjek pengetahuan,” ungkap Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, dalam diskusi Inspirato Sharing Session bertajuk “Transformasi Perpustakaan Membentuk Ekosistem Digital Nasional” yang disiarkan Vidio.com, Rabu (14/9/2022).

Bertepatan hari ini, 14 September 2022, Indonesia memperingati Hari Kunjung Perpustakaan dan Hari Literasi Internasional pada 8 September lalu, kami sudah berhasil melahirkan 3 juta konten creator.

“Kami akan launching Januari 2023,” kata Syarif.

Syarif Bando mengatakan, pihaknya juga telah membahas konektivitas antara Perpusnas dengan teknologi penyimpanan data digital (block chain) sehingga bisa terhubung dengan perpustakaan-perpustakaan besar di dunia. Untuk mendukung hal itu, maka Perpusnas perlu melakukan perubahan paradigma perpustakaan. Dari yang hanya penyedia koleksi buku menjadi transfer knowledge.

“Tugas yang paling mendesak saat ini adalah melakukan transfer knowledge,” kata Syarif.

Ukuran keberhasilan pemerintah pada semua level perpustakaan yang dibangun adalah ketika terjadi kemajuan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang paling rendah. Maka yang harus dilakukan, kata Syarif, adalah mengubah cara bepikir, yaitu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Manusia Indonesia kini dipaksa hidup dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat.

“Dengan luas wilayah yang dimiliki, termasuk potensi alam dan sumber daya masyarakat, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah teknologi untuk percepatan. Kita bisa menjadi pengendali teknologi. Teknologi tentu akan membawa kebaikan, terlepas dari segi bisnisnya. Dari segi bisnis ini menjadi peluang untuk menguasai kita,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan memberikan apreasiasinya terhadap apa yang dilakukan Perpusnas dalam melakukan percepatan proses transformasi perpustakaan.

baca juga

“Sangat luar biasa yang dilakukan Perpustakaan Nasional. Sangat antisipatif meski anggaran minim,” katanya.

Meski anggaran terbatas, lanjut Putra, Perpusnas punya visi yang jauh ke depan yang perlu dikolaborasikan dengan banyak pihak, mulai dari pegiat literasi dan komunitas literasi, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya. Terkait penciptaan 3 juta konten kreator, pihaknya sangat mengapresiasi sebagai gerakan sosial membentuk komunitas digital.

“Ada keuntungan buat masyarakat digital, viewer pasti bertambah, lebih research full. Pembuat konten juga akan mencantumkan sumber dari Perpusnas, sehingga konten-kontrn yang dibuat sangat membantu dalam perkembangan pendidikan digital literasi di Indonesia,” katanya.

Komisi X DPR RI sangat mendukung transformasi perpustakaan dalam membentuk komunitas digital di Indonesia, dengan memberikan fungsi pengawasan.

Di akhir diskusi, Syarif kembali mengingatkan seluruh anak bangsa, terutama generasi milenial untuk mengirimkan konten-konten ke Perpusnas. Konten yang bisa memandu masyarakat marjinal dan terdampak pandemik dalam menciptakan produk barang dan jasa di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami tidak ingin terlalu muluk-muluk. Kita bisa bangun jejaring yang kontributif membangun anak bangsa,” katanya.

Sedangkan Putra Nababan mengatakan, yang harus dilakukan Perpusnas saat ini adalah mengajak seluruh warga untuk memproduksi konten, mengingat infrastruktur digitalnya sudah dipersiapkan.

Ia juga mengingatkan pentingnya transformasi perpustakaan di era digital, yaitu pusat pengetahuan, wahana belajar, melahirkan inovasi, dan kreativitas masyarakat.

“Perpustakaan juga harus menjadi pusat kegiatan masyarakat dan membawa kemajuan kebudayaan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran

BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 20:41 WIB

Butuh Peran Media, Perpusnas Bakal Tingkatkan Kegemaran Membaca dan Penguatan Konten Literasi

Butuh Peran Media, Perpusnas Bakal Tingkatkan Kegemaran Membaca dan Penguatan Konten Literasi

News | Selasa, 13 September 2022 | 20:30 WIB

Canggih! Hampir Semua Pembangkit Listrik PLN Bisa Dikendalikan dengan Gadget

Canggih! Hampir Semua Pembangkit Listrik PLN Bisa Dikendalikan dengan Gadget

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 04:22 WIB

BNI Perbanyak Akuisisi Digital Client  E-Commerce dan Fintech

BNI Perbanyak Akuisisi Digital Client E-Commerce dan Fintech

Tantrum | Senin, 12 September 2022 | 09:13 WIB

Transformasi Digital Terbaru Didukung Hybrid Cloud dan Artificial Intelligence

Transformasi Digital Terbaru Didukung Hybrid Cloud dan Artificial Intelligence

Tekno | Kamis, 08 September 2022 | 17:05 WIB

Dilantik Jadi MenPAN RB, Azwar Anas Diminta Jokowi Digitalisasi Birokrasi

Dilantik Jadi MenPAN RB, Azwar Anas Diminta Jokowi Digitalisasi Birokrasi

News | Rabu, 07 September 2022 | 19:38 WIB

Terkini

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:15 WIB

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Kapan Sebaiknya Mulai Memakai Eye Cream? Ini Panduan Lengkap Berdasarkan Usia

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:13 WIB

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:09 WIB

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:08 WIB

×