Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Berkunjung ke Asahan, Wamentan Ingatkan Pentingnya Hilirisasi melalui BUMD

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 17 September 2022 | 10:18 WIB
Berkunjung ke Asahan, Wamentan Ingatkan Pentingnya Hilirisasi melalui BUMD
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat menghadiri kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Pembekalan Kelompok Tani dan Kelompok Peternak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Jumat (16/9/2022). (Dok: Kementan)

Suara.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengingatkan pentingnya hilirisasi produk pertanian hingga kehadiran pemerintah daerah dalam mendorong para petani mempertahankan lahan pertaniannya. Hal ini disampaikan usai menghadiri kegiatan Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Pembekalan Kelompok Tani dan Kelompok Peternak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Jumat (16/9/2022).

Wamentan Harvick menyampaikan hilirisasi pertanian hingga menjadi produk meja atau siap pakai sangat penting dilakukan karena memberikan nilai tambah bagi daerah khususnya petani. Untuk itu, pemerintah daerah diminta untuk mendorong masyarakat memanfaatkan dan membentuk perusahaan daerah (BUMD) yang core bussines-nya pertanian dan pangan.

“Perkembangan sektor pertanian di Sumatera Utara saya lihat cukup baik. Ya, kita harus optimis meski beberapa Kabupaten/Kota kadang-kadang mungkin informasinya belum sampai makanya kita genjot terus agar hilirisasi ini berjalan dengan baik. Tentu saja kita awali, kalau masyarakat tidak kita imbau akan sulit tuh. Jadi mau gak mau, BUMD kita manfaatkan,” ujarnya.

Melalui BUMD, lanjut Harvick, investor bisa masuk tanpa terlalu khawatir dengan regulasi yang ada. Menurut Wamentan, keberadaan one company for one local government ini penting untuk mengatasi persoalan harga yang turun saat produksi meningkat.

“Dengan keberadaan BUMD investor bisa masuk tanpa terlalu khawatir karena tidak menggunakan dana APBD yang banyak ketentuannya harus dipenuhi tapi kalau sifatnya B to B dengan BUMD. InshaAllah bisa lebih cepat. Bukan memangkas atau mau menyalahi aturan bukan, tapi kita mau sesuaikan agar lebih cepat karena sayang saat ini pertumbuhan ekonomi kita cepat. Dengan demikian, apa yang diharapkan oleh Presiden Jokowi menjamin proses produksi pertanian sampai ke produk jadi di hilir dapat terwujud,” ujarnya.

Selain itu, Harvick juga mengingatkan pemerintah untuk dapat mendampingi dan mendorong para petani agar dapat mempertahankan lahan pertaniannya.

“Ini juga penting, bagaimana agar petani bisa mempertahankan lahan pertaniannya,” ujarnya.

Harvick juga memberi apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumut yang agresif dalam peningkatan ekonomi melalui peningkatan komoditas pertanian.

“Sumut sendiri Pemerintah Provinsinya dan Kabupaten/Kotanya saya lihat cukup agresif sekali, bahkan tempat kami di Kementerian Pertanian banyak sekali beberapa kepala daerahnya yang datang minta kerja sama dengan pusat,” katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Musa Rejakshah mengatakan, untuk mendorong petani mempertahankan lahan pertaniannya, pihaknya membuat berbagai program mendorong kelompok tani, kelompok peternak melalui dinas-dinas terkait.

“Melalui dinas-dinas terkait hingga Kabupaten/Kota kita buat program untuk kelompok tani agar mapan, hidup dan berkembang. Tak sebatas kita kasih bantuan tapi juga kita kontrol apakah pemberian bantuan kita itu berhasil atau tidak, kemudian pemasarannya
juga kita bantu nanti melalui BUMD yang ada. Saat ini kita ada BUMD kilang padi yang menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG),” ujar pria yang akrab disapa Ijeck.

Ijeck juga mengingatkan agar kepala daerah bisa mendorong kelompok-kelompok tani, kelompok peternak yang ada di wilayahnya masing-masing agar dapat meningkatkan hasil produksinya melalui berbagai inovasi agar tidak hanya laku di pasar lokal tapi juga internasional.
“Kita harap produk pertanian kita tak hanya dipasarkan di pasar lokal tapi juga diekspor,” katanya.

Ijeck mengaku kehadiran Wamentan di Asahan menjadi suatu penyemangat baik itu untuk pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan hasil pertanian lebih baik. “Mudah-mudahan tidak hanya sekali ini saja bapak datang ke Sumut, harapan kami bapak bisa sering-sering datang karena Kabupaten/Kota lainnya menanti kehadiran bapak di sini,” ujar Ijeck.

Sementara itu, Bupati Asahan Surya mengatakan Kabupaten Asahan memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dimana Luas areal persawahan yang ada di Kabupaten Asahan mencapai 8.299 Hektare, dengan capaian produksi padi tahun 2021 sebesar 73.525,85 ton dengan tingkat produktivitas 56,62 Kwintal/Hektare.

“Hal ini masih harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Asahan. Selain areal persawahan, Kabupaten Asahan memiliki potensi areal perkebunan rakyat seluas 103.375,01 Ha yang terdiri dari areal Kelapa Sawit, Kakao, Karet dan Kelapa Dalam ditambah lagi areal tanaman Hortikultura. Selain sektor pangan dan hortikultura, ada sektor peternakan di Asahan yang juga memiliki potensi cukup baik,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Komitmen Memajukan Pertanian, Mentan SYL Dianugerahi Lencana Utama Adi Bhakti Tani

Punya Komitmen Memajukan Pertanian, Mentan SYL Dianugerahi Lencana Utama Adi Bhakti Tani

Bisnis | Jum'at, 16 September 2022 | 13:30 WIB

Mentan: Gagal Panen Ganggu Kebutuhan Pangan Masyarakat

Mentan: Gagal Panen Ganggu Kebutuhan Pangan Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 16 September 2022 | 05:01 WIB

Kronologis Kecelakaan Iring-iringan Mobil Mentan di Tol Jombang Gara-gara Ulah Bus Ngebut

Kronologis Kecelakaan Iring-iringan Mobil Mentan di Tol Jombang Gara-gara Ulah Bus Ngebut

Jatim | Kamis, 15 September 2022 | 22:18 WIB

Pupuk Organik Sangat Diperlukan, Indef Dorong Pemerintah Perbesar Ruang Anggaran

Pupuk Organik Sangat Diperlukan, Indef Dorong Pemerintah Perbesar Ruang Anggaran

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 10:05 WIB

Jaga Stabilitas Sosial Politik, Anies Baswedan Diminta Tak Lantik Pejabat Jelang Pensiun

Jaga Stabilitas Sosial Politik, Anies Baswedan Diminta Tak Lantik Pejabat Jelang Pensiun

Bogor | Selasa, 13 September 2022 | 13:24 WIB

Komisi VII DPR Dukung Jokowi Lanjutkan Hilirisasi Nikel untuk Kemakmuran Rakyat

Komisi VII DPR Dukung Jokowi Lanjutkan Hilirisasi Nikel untuk Kemakmuran Rakyat

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 12:01 WIB

Terkini

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB