Pupuk Organik Sangat Diperlukan, Indef Dorong Pemerintah Perbesar Ruang Anggaran

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 15 September 2022 | 10:05 WIB
Pupuk Organik Sangat Diperlukan, Indef Dorong Pemerintah Perbesar Ruang Anggaran
Indonesia Business Forum TV One, Rabu, (14/9/2022). (Dok: Kementan)

Suara.com - Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Tauhid mendorong pemerintah untuk memperbesar mengalokasikan anggran yang ada pada pengelolaan pupuk organik. Langkah ini menurut Tauhid penting dilakukan mengingat Bahan-bahan pembuatan pupuk subsidi mengalami lonjakan harga cukup tinggi. Terutama akibat adanya perang Rusia dan Ukraina.

"Pupuk organik itu sangat diperlukan. Nyatanya memang sebagian masyarakat atau petani bisa menghasilkan pupuk organik. Tetapi kan banyak yang tidak bisa menghasilkan terutama pada petani yang berakala kecil karena mereka harus mengumpulkan kotoran hewan dan sebagainya. Saya kita itu nggak efisien. Jadi harus dipertimbangkan ruang anggaran yang lebih besar bagi organik agar bisa masuk kembali," ujar Tauhid dalam Indonesia Business Forum TV One, Rabu, (14/9/2022).

Tauhid mengatakan, saat ini indeks kenaikan harga pupuk global jauh lebih tinggi apabila dibandingan indeks harga energi. Bahkan jumlahnya bisa mencapai 170 hingga 180. Angka tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan harga energi yang hanya 150.

"Artinya secara global kenaikan pupuk itu jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan energi maupun harga pangan itu sendiri. Saya menduga ini juga mengalir ke kita karena komponen dari pupuk kan sebagian besar 56 bahkan hampir 58 persennya dari gas," katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani di seluruh Indonesia untuk menggunakan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya menuju kemandirian pupuk. Sebab hanya dengan cara itu, kebutuhan tanaman akan pentingnya pupuk dapat tercukupi dengan baik.

"Gunakanlah KUR. KUR itu kan kalau dia ngambil normal bunganya sangat rendah. Kemarin tahun 2019 kita pakai kur 55 triliun yang macet 0,03 persen tuh. Ini kan hebat banget petani kita. Kemudian tahun 2021 kita pakai 85 triliun yang macet 0,6. Ya ada lah yang macet mungkin karena sesuatu tiba-tiba banjir atau bencana alam," katanya.

Sebelumnya, SYL memastikan bahwa ketersediaan pangan saat ini dalam kondisi aman. Semua masih bisa dikendalikan mengingat produksi di sejumlah daerah terus dilakukan. Walau demikian, SYL mengingatkan kondisi tersebut belum tentu aman pada Tahun-tahun mendatang.

"Tahun ini saya yakin neraca yang ada di kita cukup aman. 12 komoditi dasar itu cukup terjaga, katakanlah gandum kita juga masih cukup, minyak kita adalah bagian yang kompetetif dengan minyak bunga matahari yang berasal dari negara lain. Tetapi saya mau katakan agar kita tidak boleh terlalu percaya diri. Namun semua langkah harus dipersiapkan," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelompok Tani Aeng Lestari Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Ratoh

Kelompok Tani Aeng Lestari Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Ratoh

Your Say | Rabu, 14 September 2022 | 12:02 WIB

Kinerja Sektor Pertanian Terus Dilakukan, Kementan Dukung Modernisasi Alat Pertanian di Aceh Besar

Kinerja Sektor Pertanian Terus Dilakukan, Kementan Dukung Modernisasi Alat Pertanian di Aceh Besar

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 11:33 WIB

Rektor Unhas Apresiasi Kemajuan Pertanian Indonesia

Rektor Unhas Apresiasi Kemajuan Pertanian Indonesia

Bisnis | Sabtu, 10 September 2022 | 21:50 WIB

Mentan SYL Dorong Unhas Menjadi Pilar Pertanian di KTI

Mentan SYL Dorong Unhas Menjadi Pilar Pertanian di KTI

Bisnis | Sabtu, 10 September 2022 | 17:44 WIB

Kenaikan Tarif Ojek Online Diapresiasi, Tapi...

Kenaikan Tarif Ojek Online Diapresiasi, Tapi...

Tekno | Kamis, 08 September 2022 | 22:00 WIB

Program Pemberdayaan Petani dari Kementan Diapresiasi DPR

Program Pemberdayaan Petani dari Kementan Diapresiasi DPR

Bisnis | Kamis, 08 September 2022 | 17:24 WIB

Terkini

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

×