Telkom Optimis Kolaborasi BUMN dan Start Up Hasilkan Produk Inovatif

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 15:27 WIB
Telkom Optimis Kolaborasi BUMN dan Start Up Hasilkan Produk Inovatif
Foto: Ilustrasi logo Telkom. [Antara]

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berharap program BUMN Start Up Day dapat melahirkan inovasi pada ekosistem digital di Tanah Air yang dapat meningkatkan perekonomian.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN kembali berinovasi dengan menghadirkan ruang kolaborasi antara BUMN dengan perusahaan rintisan (startup) Indonesia bertajuk BUMN Startup Day yang secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di ICE BSD City pada Senin (26/9).

Direktur Digital Bisnis Telkom Indonesia, M. Fajrin Rasyid menilai bahwa salah satu kunci dalam pengembangan startup lokal adalah dengan kolaborasi antara Negara melalui BUMN dengan para pelaku start up di Indonesia. Pasalnya, BUMN yang memiliki ekosistem, aset, dan jejaring besar tentu akan menjadi mitra tumbuh kembang start up.

"Hal ini tidak hanya menguntungkan startup tetapi juga BUMN itu sendiri yang akan ter-ekspose dengan inovasi-inovasi baru yang mendukung bisnis mereka. Jadi ini merupakan inisiatif yang sangat bagus," kata Fajrin.

Ia berharap melalui BUMN Startup Day ini, antara BUMN dan Startup akan semakin memahami satu sama lain. Dimana dari sisi BUMN, dapat mengerti terkait dengan kebutuhan start up. Dari sisi start up, semakin paham akan apa saja ekosistem yang ada di dalam BUMN. Dengan demikian, nilai investasi dan sinergi yang dicapai akan semakin besar ke depan.

"Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan synergy value akan mencapai skala triliunan rupiah," kata Fajrin.

Ia menerangkan bahwa salah satu faktor penting dalam membangun sebuah start up yang sukses yakni harus memiliki visi yang kuat dalam menghadirkan solusi atas masalah dan kebutuhan yang dihadapi pasar. Sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi, lanjut Fajrin, sebanyak 80 hingga 90 persen startup gagal saat merintis karena tidak cermat melihat kebutuhan pasar.

Selain itu, penyebab startup gagal merintis disebabkan oleh masalah pendanaan. Untuk itu fungsi BUMN dalam hal ini diharapkan berperan sebagai venture capital. Dikatakan Fajrin, dalam mendanai startup, BUMN tidak hanya mengincar capital gain dari investasi tersebut, tetapi juga melihat nilai tambah apa yang dapat dihasilkan dari sinergi antara kedua belah pihak.

Sebagai contoh, ketika Telkomsel berinvestasi di GoTo, Telkomsel menyedikan paket khusus Telkomsel bagi para pengemudi Gojek, yang mana menjadi benefit bagi kedua belah entitas," ujar dia.

Pada 2021, Telkom berhasil membina 205 startup dengan synergy profit yang diperoleh pada mencapai Rp42 miliar. Capaian tersebut tak terlepas dari keberhasilan strategi yang dijalankan Telkom dalam mengembangkan startup.

"Telkom aktif mengadakan kegiatan business matching antara startup yang sudah diinvestasi dengan seluruh unit bisnis dan juga anak perusahaan Telkom. Dengan demikian, semakin banyak potensi kerjasama yang tergali. Ke depan, Telkom ingin menjadi fasilitator untuk business matching dengan BUMN lain juga," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: 65,4 Juta UMKM, Baru 19 Juta yang masuk Platform Digital

Jokowi: 65,4 Juta UMKM, Baru 19 Juta yang masuk Platform Digital

| Senin, 26 September 2022 | 20:20 WIB

Minimnya Startup Sektor Pangan, Jokowi: di Sini Ada Peluangnya Semua

Minimnya Startup Sektor Pangan, Jokowi: di Sini Ada Peluangnya Semua

| Senin, 26 September 2022 | 17:19 WIB

Erick Thohir: 336 Startup Sudah Terima Suntikan Modal dari BUMN

Erick Thohir: 336 Startup Sudah Terima Suntikan Modal dari BUMN

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB