Tekan Impor, Kimia Farma Sungwun Akan Produksi 28 BBO hingga 2024

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 03 Oktober 2022 | 17:56 WIB
Tekan Impor, Kimia Farma Sungwun Akan Produksi 28 BBO hingga 2024
Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk, David Utama dalam Media Gathering di PT Kimia Farma Sunwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Senin, (3/10/2022). (Dok: KAEF)

Suara.com - PT Kimia Farma (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) akan mengembangkan dan memproduksi 28 bahan baku obat (BBO) hingga tahun 2024. Hingga saat ini, KFSP baru memproduksi 12 BBO. Rinciannya, 3 BBO anti kolesterol yaitu Simvastatin, Atorvastatin dan Rosuvastatin, 1 BBO anti platelet untuk obat jantung yaitu Clopidogrel, 2 BBO anti virus Entecavir dan Remdesivir, 4 BBO Anti Retroviral (ARV) untuk HIV AIDS yaitu Tenofovir, Lamivudin, Zidovudin dan Efavirenz, 1 BBO untuk diare yaitu Attapulgite, serta 1 BBO untuk antiseptic dan desinfectan yaitu Iodium Povidon.

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, David Utama menjelaskan, pengembangan 28 BBO dilakukan untuk menekan ketergantungan perusahaan farmasi dalam negeri terhadap impor. Sejauh ini, down stream industri farmasi nasional telah berkembang baik dengan dapat memenuhi 90 persen dari kebutuhan pasar farmasi nasional, tetapi sekitar 90-95 persen BBO yang digunakan masih impor karena up stream yang lemah.

“Ke depan ini kami akan lengkapi dengan 28 API. Sehingga seluruh kebutuhan industri farmasi di Indonesia untuk kebutuhan obat bisa kita penuhi," tutur David dalam Media Gathering di PT Kimia Farma Sunwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Senin, (3/10/2022).

Menurut David, pengembangan 28 BBO hingga 2024 dapat menurunkan impor sebesar 17-20 persen. Dengan begitu, pemerintah dapat berhemat hingga Rp3,7 triliun.

Selain untuk menekan impor, langkah ini diambil demi mencapai ketahanan kesehatan nasional. Terlebih, hingga kini Indonesia masih berada dalam era Pandemi Covid-19.

"Dengan pembangungan fasilitas produksi ini, diharapkan kedepannya Indonesia mempunyai ketahanan kesehatan nasional, bukan hanya pada produksi obat, tapi menjamin kebutuhan industri farmasi,” ucap David.

Direktur Utama KFSP, Pamian Siregar dalam Media Gathering di PT Kimia Farma Sunwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Senin, (3/10/2022). (Dok: KAEF)
Direktur Utama KFSP, Pamian Siregar dalam Media Gathering di PT Kimia Farma Sunwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Senin, (3/10/2022). (Dok: Suara.com)

Sementara itu, Direktur Utama KFSP, Pamian Siregar mengatakan, hingga kini, BBO yang diproduksi baru diserap oleh Kimia Farma. Menurutnya, ada beberapa tantangan agar BBO dapat turut diserap oleh perusahaan farmasi lain.

"Salah satu tantangannya addalah proses change source-nya. Waktunya itu cukup lama bisa 1,5-2 tahun," tutur Pamian.

Tantangan lainnya adalah harga BBO yang diproduksi KFSP masih terbilang mahal, jika dibandingkan dengan BBO yang diimpor. Selisihnya bisa mencapai sekitar 25 persen.

baca juga

Oleh karena itu, dia meminta agar Pemerintah terus mendorong perusahaan-perusahaan farmasi dalam negeri untuk menggunakan bahan baku lokal. Dengan begitu, industri BBO dapat berkembang dengan signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAEF Optimistis Target Pertumbuhan Pendapatan 11% di 2022 Tercapai

KAEF Optimistis Target Pertumbuhan Pendapatan 11% di 2022 Tercapai

Bisnis | Rabu, 21 September 2022 | 13:58 WIB

Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional, Kimia Farma Teken MoU dengan Pertamedika IHC

Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional, Kimia Farma Teken MoU dengan Pertamedika IHC

Bisnis | Rabu, 21 September 2022 | 12:34 WIB

Tukang Parkir Bobol Brankas Apotek Kimia Farma Jalan Hertasning Makassar

Tukang Parkir Bobol Brankas Apotek Kimia Farma Jalan Hertasning Makassar

Sulsel | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:02 WIB

Setop Impor, Indonesia Tingkatkan Penggunaan Tanaman Tradisional untuk Bahan Baku Obat

Setop Impor, Indonesia Tingkatkan Penggunaan Tanaman Tradisional untuk Bahan Baku Obat

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 20:24 WIB

Kimia Farma Sinergikan CSR di Jakarta, Baduy Hingga Blitar

Kimia Farma Sinergikan CSR di Jakarta, Baduy Hingga Blitar

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:42 WIB

RSCM dan Kimia Farma Apotek Luncurkan Layanan Tebus Resep Online Melalui Aplikasi SmartRSCM

RSCM dan Kimia Farma Apotek Luncurkan Layanan Tebus Resep Online Melalui Aplikasi SmartRSCM

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×