IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Liberty Jemadu

Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif berharap pemerintah memberikan insentif khusus baterai nikel untuk mendukung kesuksesan program hilirisasi nasional.. [Suara.com/Liberty Jemadu]
baca 10 detik
  • Presiden Direktur IBC berharap pemerintah memberikan insentif khusus baterai nikel untuk mendukung kesuksesan program hilirisasi nasional.
  • Pabrik baterai CATIB di Karawang ditargetkan beroperasi Juli mendatang dengan fokus produksi baterai nikel dan LFP.
  • IBC berharap insentif berbasis komponen lokal mampu meningkatkan daya saing baterai nikel di pasar kendaraan listrik.

Suara.com - Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif berharap pemerintah memberikan intervensi berupa insentif untuk pasar baterai di dalam negeri.

Harapan ini disampaikan Adit jelang mulai beroperasinya pabrik baterai atau Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang akan memasok baterai kendaraan dan energy storage system (ESS) ini ditargetkan beroperasi pada Juli mendatang.

Adit, dalam obrolan di Jakarta, Senin (18/5/2026), mengatakan kondisi pasar baterai di Indonesia saat ini didominasi oleh baterai LFP. Sementara IBC dituntut untuk memproduksi baterai berbahan baku nikel sebagai bagian dari program hilirisasi dan karenanya akan sukar bersaing di pasar dalam negeri.

"Hilirisasi nikel adalah mandat dari pemerintah. Makanya seyogyanya pemerintah juga membantu menciptakan market," terang Adit.

Berdasarkan data IBC, dari 103.000 unit mobil listrik yang terjual di Indonesia pada 2025 lalu, hanya sekitar 4 persen yang menggunakan baterai NMC yang menggunakan bahan baku nikel. Sisanya menggunakan baterai LFP yang menggunakan bahan baku besi dan fosfat.

Bentuk intervensi yang diharapkan IBC adalah insentif untuk baterai, berbeda dengan rencana pemerintah saat ini yang hendak memberikan insentif kepada produsen mobil listrik yang menggunakan baterai nikel.

Menurut IBC insentif untuk baterai akan lebih tepat sasaran karena yang akan berdampak langsung pada program hilirisasi. Adit menerangkan insentif sebaiknya dihitung berdasarkan tingkat komponen lokal atau TKDN yang terdapat pada baterai kendaraan.

"Menurut saya, kebijakan itu mungkin tidak harus buat mobilnya, tapi bisa juga baterainya. Dan tidak harus baterai gelondongannya yang dihitung, tapi dari komponen di dalamnya," jelas Adit.

Ia mencontohkan baterai NMC, yang sebagian komponennya bisa diproduksi di dalam negeri. Selain nikel, baterai NMC juga menggunakan material yang bisa diproduksi di dalam negeri seperti alumunium, tembaga dan grafit. Sementara baterai LFP masih membutuhkan komponen impor yang saat ini sangat mahal, yakni fosfat.

baca juga

IBC berharap dengan insentif itu akan lebih banyak mobil yang menggunakan baterai berbasis nikel sehingga program hilirisasi yang dijalankan pemerintah bisa berjalan lancar.

Meski demikian Adit mengatakan pabrik baterai CATIB di Karawang masih akan mengikuti perkembangan di pasar dengan ikut memproduksi baterai LFP. Pabrik yang dibangun bareng
MIND ID, IBC, dan konsorsium CBL (CATL) asal China itu akan memproduksi 80 persen baterai LFP dan 20 persen baterai NMC.

IBC juga akan mengekspor baterai buatannya ke Eropa dan Jepang, selain untuk memenuhi permintaan di dalam negeri.

Saat ini perkembangan pembangunan pabrik baterai CATIB di Karawang sudah mencapai 90 persen dan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026

Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026

Bisnis | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:24 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 08:51 WIB

Dulu Dibanggakan Jokowi, Kini LG Batalkan Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik Senilai Rp130 T

Dulu Dibanggakan Jokowi, Kini LG Batalkan Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik Senilai Rp130 T

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 11:27 WIB

Diresmikan Presiden Jokowi, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk Pabrik Baterai Anoda di KEK Kendal

Diresmikan Presiden Jokowi, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk Pabrik Baterai Anoda di KEK Kendal

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:52 WIB

Punya Pabrik Baterai, Menko Luhut Pede Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Kendaraan Listrik Global

Punya Pabrik Baterai, Menko Luhut Pede Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Kendaraan Listrik Global

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2024 | 16:17 WIB

Terkini

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Urutan Zodiak Paling Berpotensi Jadi Miliarder dan Sukses di Usia Muda

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Tak Harus Pergi Jauh, Jeda Singkat Bisa Dimulai dari Rutinitas Sederhana

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:28 WIB

5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya

5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo

Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:25 WIB

BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026

BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Konten Edukasi Finansial: Menambah Wawasan atau Malah Bikin Cemas?

Konten Edukasi Finansial: Menambah Wawasan atau Malah Bikin Cemas?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20 WIB

2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai

2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20 WIB

DPR Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Mashudi Ditangguhkan, Ini Alasannya

DPR Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Mashudi Ditangguhkan, Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×