Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Liberty Jemadu

Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif berharap pemerintah memberikan insentif khusus baterai nikel untuk mendukung kesuksesan program hilirisasi nasional.. [Suara.com/Liberty Jemadu]
baca 10 detik
  • Presiden Direktur IBC berharap pemerintah memberikan insentif khusus baterai nikel untuk mendukung kesuksesan program hilirisasi nasional.
  • Pabrik baterai CATIB di Karawang ditargetkan beroperasi Juli mendatang dengan fokus produksi baterai nikel dan LFP.
  • IBC berharap insentif berbasis komponen lokal mampu meningkatkan daya saing baterai nikel di pasar kendaraan listrik.

Suara.com - Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif berharap pemerintah memberikan intervensi berupa insentif untuk pasar baterai di dalam negeri.

Harapan ini disampaikan Adit jelang mulai beroperasinya pabrik baterai atau Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang akan memasok baterai kendaraan dan energy storage system (ESS) ini ditargetkan beroperasi pada Juli mendatang.

Adit, dalam obrolan di Jakarta, Senin (18/5/2026), mengatakan kondisi pasar baterai di Indonesia saat ini didominasi oleh baterai LFP. Sementara IBC dituntut untuk memproduksi baterai berbahan baku nikel sebagai bagian dari program hilirisasi dan karenanya akan sukar bersaing di pasar dalam negeri.

"Hilirisasi nikel adalah mandat dari pemerintah. Makanya seyogyanya pemerintah juga membantu menciptakan market," terang Adit.

Berdasarkan data IBC, dari 103.000 unit mobil listrik yang terjual di Indonesia pada 2025 lalu, hanya sekitar 4 persen yang menggunakan baterai NMC yang menggunakan bahan baku nikel. Sisanya menggunakan baterai LFP yang menggunakan bahan baku besi dan fosfat.

Bentuk intervensi yang diharapkan IBC adalah insentif untuk baterai, berbeda dengan rencana pemerintah saat ini yang hendak memberikan insentif kepada produsen mobil listrik yang menggunakan baterai nikel.

Menurut IBC insentif untuk baterai akan lebih tepat sasaran karena yang akan berdampak langsung pada program hilirisasi. Adit menerangkan insentif sebaiknya dihitung berdasarkan tingkat komponen lokal atau TKDN yang terdapat pada baterai kendaraan.

"Menurut saya, kebijakan itu mungkin tidak harus buat mobilnya, tapi bisa juga baterainya. Dan tidak harus baterai gelondongannya yang dihitung, tapi dari komponen di dalamnya," jelas Adit.

Ia mencontohkan baterai NMC, yang sebagian komponennya bisa diproduksi di dalam negeri. Selain nikel, baterai NMC juga menggunakan material yang bisa diproduksi di dalam negeri seperti alumunium, tembaga dan grafit. Sementara baterai LFP masih membutuhkan komponen impor yang saat ini sangat mahal, yakni fosfat.

baca juga

IBC berharap dengan insentif itu akan lebih banyak mobil yang menggunakan baterai berbasis nikel sehingga program hilirisasi yang dijalankan pemerintah bisa berjalan lancar.

Meski demikian Adit mengatakan pabrik baterai CATIB di Karawang masih akan mengikuti perkembangan di pasar dengan ikut memproduksi baterai LFP. Pabrik yang dibangun bareng
MIND ID, IBC, dan konsorsium CBL (CATL) asal China itu akan memproduksi 80 persen baterai LFP dan 20 persen baterai NMC.

IBC juga akan mengekspor baterai buatannya ke Eropa dan Jepang, selain untuk memenuhi permintaan di dalam negeri.

Saat ini perkembangan pembangunan pabrik baterai CATIB di Karawang sudah mencapai 90 persen dan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026

Pembangunan Pabrik Baterai EV di Karawang Bisa Rampung Kuartal III-2026

Bisnis | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:24 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bahlil Ungkap Keuntungan RI Punya Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 08:51 WIB

Dulu Dibanggakan Jokowi, Kini LG Batalkan Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik Senilai Rp130 T

Dulu Dibanggakan Jokowi, Kini LG Batalkan Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik Senilai Rp130 T

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 11:27 WIB

Diresmikan Presiden Jokowi, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk Pabrik Baterai Anoda di KEK Kendal

Diresmikan Presiden Jokowi, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk Pabrik Baterai Anoda di KEK Kendal

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:52 WIB

Punya Pabrik Baterai, Menko Luhut Pede Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Kendaraan Listrik Global

Punya Pabrik Baterai, Menko Luhut Pede Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Kendaraan Listrik Global

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2024 | 16:17 WIB

Terkini

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×