Sri Mulyani Sebut Dunia Dalam Bahaya di FMCBG G20

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:14 WIB
Sri Mulyani Sebut Dunia Dalam Bahaya di FMCBG G20
Sri Mulyani dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) G20 ke-4 di Washington DC, Amerika Serikat.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini perekonomian dunia dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan, karena sejumlah faktor mulai dari inflasi, krisis pangan, dan krisis energi.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) G20 ke-4 di Washington DC, Amerika Serikat secara virtual, Kamis (13/10/2022).

"Kita bertemu lagi karena situasi ekonomi global yang semakin menantang dan saya rasa tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa dunia sedang dalam bahaya," kata Sri Mulyani dalam sambutannya.

Saat ini kata Sri Mulyani situasi ekonomi global semakin menantang karena menghadapi tekanan inflasi yang tinggi di banyak negara, prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat, ancaman krisis energi dan pangan, hingga masalah perubahan iklim.

Lebih lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini perang yang terjadi di Ukraina semakin membuat krisis pangan dan nutrisi terjadi akibat harga-hara energi bergejolak dan harga pangan naik tinggi.

"Membuat adanya kebijakan pembatasan perdaganagn dan disrupsi pada rantai pasok," ujar Sri Mulyani.

Kondisi ini semakin buruk karena negara-negara dunia masih dalam tahap pemulihan dari dampak Pandemi Covid-19. Di tengah pemulihan yang masih rentan, negara-negara di dunia dikejutkan dengan permasalahan perubahan iklim yang membuat harga pangan kian melambung tinggi.

Situasi semakin rumit lanjut Sri Mulyani tatkala negara maju mengubah arah kebijakan moneter. Seperti Amerika Serikat (AS) yang dengan agresif menaikkan suku bunga acuan dan menimbulkan gejolak besar di pasar keuangan.

"Kita telah melihat pengetatan kebijakan moneter global yang lebih cepat dari yang diantisipasi, dengan banyak negara maju dan negara berkembang menaikkan suku bunga mereka secara signifikan yang menciptakan risiko rembesan ke seluruh dunia," katanya.

baca juga

Sri Mulyani pun makin khawatir saja dengan kondisi ekonomi global saat ini. Dia bilang risiko menurunnya pertumbuhan ekonomi global semakin nyata.

"Kita sekarang menghadapi risiko yang semakin meningkat, inflasi yang tinggi, pertumbuhan yang lemah, kerawanan energi dan pangan, perubahan iklim, dan fragmentasi geopolitik," kata Sri Mulyani.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dirinya adalah masalah inflasi dan pangan. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut imbas Perang Rusia vs Ukraina terus memperparah krisis ketahanan pangan dan gizi global dengan harga energi dan pupuk yang tinggi.

"Meningkatnya harga pangan di level global, membuat makanan tetap tidak terjangkau bagi banyak orang," kata Sri Mulyani.

Dia memperkirakan konsekuensi dari pandemi dan kejutan dari cuaca ekstrem kemungkinan akan membuat harga pangan tetap tinggi hingga saat ini.

Bukan itu saja, pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina telah membuat harga energi juga ikut melonjak tinggi.

"Krisis energi telah mempengaruhi sebagian besar negara, tetapi negara-negara berkembang terutama negara-negara importir bersih menghadapi beban tertinggi," jelasnya.

Sri Mulyani mengatakan dunia melihat pengetatan kebijakan moneter global yang lebih cepat dari yang diantisipasi, dengan banyak bank sentral ekonomi maju dan berkembang menaikkan suku bunga mereka secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ritual Ngrastiti Bhakti Digelar Untuk Memohon Kelancaran KTT G20 di Bali

Ritual Ngrastiti Bhakti Digelar Untuk Memohon Kelancaran KTT G20 di Bali

Bali | Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Menko Airlangga Sebut Ketidakpastian Situasi Global Buat Presidensi G20 Jadi Kompleks

Menko Airlangga Sebut Ketidakpastian Situasi Global Buat Presidensi G20 Jadi Kompleks

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:00 WIB

Rusia Dan Ukraina Memanas, Bagaimana Peluang Vladimir Putin Datang ke Bali Untuk KTT G20?

Rusia Dan Ukraina Memanas, Bagaimana Peluang Vladimir Putin Datang ke Bali Untuk KTT G20?

Bali | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:48 WIB

Terkini

BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat

BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat

Bekaci | Rabu, 09 September 2026 | 16:16 WIB

Jangan Disalahkan, Korban Baper Akibat "Pemberi Harapan Palsu" Adalah Korban Ketidakadilan Emosional

Jangan Disalahkan, Korban Baper Akibat "Pemberi Harapan Palsu" Adalah Korban Ketidakadilan Emosional

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:15 WIB

Harap-Harap Cemas Keluarga Korban Hilang di Krakatau, Isak Tangis Pecah di Posko Pencarian

Harap-Harap Cemas Keluarga Korban Hilang di Krakatau, Isak Tangis Pecah di Posko Pencarian

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 16:14 WIB

BBM Bisa Naik Tinggi Lagi, Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel

BBM Bisa Naik Tinggi Lagi, Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:12 WIB

Dukung Arahan Presiden, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi

Dukung Arahan Presiden, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 16:12 WIB

Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia

Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia

Bali | Rabu, 09 September 2026 | 16:10 WIB

Honda Bikers Day 2026 Siap Satukan Ribuan Komunitas Lintas Generasi di Empat Pulau

Honda Bikers Day 2026 Siap Satukan Ribuan Komunitas Lintas Generasi di Empat Pulau

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 16:10 WIB

BRI Siap Perluas Rekening Masyarakat dan Dorong Ekonomi Kerakyatan

BRI Siap Perluas Rekening Masyarakat dan Dorong Ekonomi Kerakyatan

Surakarta | Rabu, 09 September 2026 | 16:09 WIB

Akun Uan Hilang Saat Polemik Batal Manggung Gegara Bagasi, Netizen Desak Juicy Luicy Klarifikasi

Akun Uan Hilang Saat Polemik Batal Manggung Gegara Bagasi, Netizen Desak Juicy Luicy Klarifikasi

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 16:07 WIB

Dana dari Danantara Belum Cair, Proyek LRT City Masih Belum Lanjut

Dana dari Danantara Belum Cair, Proyek LRT City Masih Belum Lanjut

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:05 WIB

×