4 Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah Capai Rp16.000 per Dolar AS

M Nurhadi

Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:58 WIB
4 Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah Capai Rp16.000 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah (Foto: antara)

Suara.com - Ancaman resesi global 2023 berpengaruh pada nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semakin melemah. Pada Selasa (18/10/2022) rupiah berada di angka Rp15.453 per dolar Amerika. Namun, apakah rupiah akan tembus ke Rp16.000 per dolar?

Pelemahan nilai rupiah bisa saja terjadi tergantung dari kondisi ekonomi yang ada. Peluang pelemahan rupiah masih terus ada. Apalagi angka Rp16.000 tidak terlalu jauh dari nilai tukar saat ini. Melansir laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setidaknya ada empat faktor yang menyebabkan pelemahan nilai rupiah sebagai berikut. 

1. Turunnya Supply Dolar Amerika Serikat

Dikutip dari Big Alpha, nilai tukar rupiah turun karena faktor supply yang berkurang. Pengurangan supply terjadi karena investor asing menarik diri dari Indonesia guna mengurangi risiko. Apalagi Indonesia sempat dinilai sebagai negara yang tak becus menangani pandemi Covid-19. Hal ini dapat terlihat dari Surat Utang Negara (SUN) yang jatuh dan menurunnya minat beli investor. Jika terus dibiarkan, akan banyak investor asing yang memilih untuk keluar sehingga supply dolar semakin berkurang dan dapat menyebabkan kenaikan harga. 

2. Turunnya Harga Komoditas Ekspor

Menurunnya permintaan barang ekspor tentu saja berdampak pada neraca perdagangan. Ekspor sangat penting bagi sebuah negara karena jika ekspor turun, maka rupiah akan semakin melemah. 

3. Tingginya Tingkat Impor

Tentu saja nilai ekspor berbanding terbalik dengan impor. Semakin rendahnya nilai impor, maka nilai rupiah akan meningkat. Alasan inilah yang melatarbelakangi masyarakat seharusnya memilih menggunakan produk dalam negeri. Memiliki pola pikir bahwa kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar tentu saja akan semakin meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal.

4. Perekonomian Amerika Serikat Yang Menguat

baca juga

Faktor perekonomian Amerika Serikat yang semakin menguat tentu saja menjadi hal yang berpengaruh besar terhadap nilai tukar rupiah. Semakin kuat ekonomi Amerika Serikat, akan semakin melemah nilai tukar rupiah.

Terlebih, semenjak Amerika Serikat memberlakukan kebijakan ekonominya yaitu tapering off sebagai langkah pengurangan quantitative easing atau meningkatkan suku bunga negara sehingga suplai dolar berkurang. Indonesia sebagai negara berkembang pun mudah terdepresiasi dengan pengaruh mata uang asing yang terus menekannya.

Meski banyak faktor bisa melemahkan rupiah, masyarakat sebenarnya dapat berkontribusi dalam menjaga nilai mata uang dalam negeri. Hal yang paling mudah yang dapat dilakukan antara lain dengan membeli produk dalam negeri dan berinvestasi di negeri sendiri. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IMF Minta Negara di Asia Waspada Penurunan Nilai Tukar Mata Uang: Perketat Kebijakan Moneter!

IMF Minta Negara di Asia Waspada Penurunan Nilai Tukar Mata Uang: Perketat Kebijakan Moneter!

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:46 WIB

Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang

Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang

Sumsel | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Pengamat Optimis Penguatan Tipis Hari Ini

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Pengamat Optimis Penguatan Tipis Hari Ini

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Menguat 0,31%, Rupiah Pagi INi Naik ke Posisi Rp15.200

Menguat 0,31%, Rupiah Pagi INi Naik ke Posisi Rp15.200

Deli | Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:42 WIB

Ikut Rupiah, IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 35 Poin

Ikut Rupiah, IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 35 Poin

Deli | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:01 WIB

Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin ke Posisi Rp15.288 per Dolar AS

Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin ke Posisi Rp15.288 per Dolar AS

Deli | Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Terkini

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

×