Cara Kerja Agen Asuransi Hingga Punya Gaji Rp1 Miliar, Emang Segampang Itu?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:53 WIB
Cara Kerja Agen Asuransi Hingga Punya Gaji Rp1 Miliar, Emang Segampang Itu?
ilustrasi asuransi. (Dok. Sequis Life)

Suara.com - Profesi agen asuransi sempat viral setelah sebuah video Tiktok menjadi perbincangan netizen. Video tersebut menampilkan wawancara para agen asuransi hingga punya gaji Rp1 miliar. Gaji Rp1 M itu seolah-olah didapatkan para agen dengan mudah. Dari sana, para warganet pun bertanya-tanya bagaimana cara kerja agen asuransi hingga punya gaji Rp1 M. 

Akun Tiktok milik @felicia.tjiasaka yang viral tersebut mewawancarai sejumlah wanita mengenai pekerjaannya. Dalam konten tersebut  Felicia bertanya berapa pemasukan dalam sebulan, jawaban mereka ada yang mencapai ratusan juta sampai milliaran. "Rp600 jutaan," tutur Gwen (33), salah satu agen asuransi. Agen lainnya, Juliana Permadi (36) bahkan menyebutkan pernah mengantongi Rp1,1 miliar. 

Mendengar jawaban tersebut, warganet langsung tercengang dan merespon dengan berbagai komentar. Beberapa warganet ada yang membandingkan dengan gaji mereka yang mentok pada angka satu digit. Selain itu, ada juga yang coba mengkalkulasi pemasukan yang diperoleh dalam sehari jika sebulan menerima gaji hingga Rp1,1 M. 

Menilik konten tersebut, lalu apakah bisnis asuransi benar-benar menjanjikan? Bagaimana cara kerja agen asuransi hingga punya gaji Rp1 M?

Bekerja di bidang asuransi diketahui memang menjanjikan. Namun, hal ini juga tidak bisa dilepaskan dari kemampuan marketing setiap individu yang bekerja di bidang tersebut.  Terlebih lagi, pandemi menjadikan masyarakat semakin sadar akan pentingnya asuransi, utamanya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa untuk orang-orang terdekat. Berikut ini adalah cara kerja bisnis asuransi yang sampai mendatangkan uang Rp1 miliar. 

1. Menemukan Nasabah

Asuransi butus nasabah agar tetap dapat berjalan. Butuh teknik marketing menarik untuk bisa memikat calon nasabah, seperti menawarkan produk berbeda dari produk yang diberikan asuransi lain. Selain itu, bangun branding yang kuat untuk membuat nasabah percaya dengan produk yang ditawarkan.

2. Kumpulkan Biaya Premi

Biaya premi merupakan jumlah uang yang perlu dibayarkan nasabah pada waktu tertentu pada pihak asuransi. Dalam hal ini, nasabah wajib bayar biaya premi seperti yang tertulis dalam perjanjian. Ini penting dilakukan agar dapat membantu jika ada anggota lain yang terkena masalah.

Jadi, dalam kata lain, cara kerja bisnis asuransi ini sama halnya dengan melakukan perputaran uang dari anggota/nasabah guna menutup risiko yang sedang dialami anggota/nasabah lain.

3. Bayar Klaim dari Nasabah

Ketika ada nasabah/anggota asuransi yang melakukan pengajuan klaim, maka perusahaan asuransi wajib untuk proses asuransi tersebut dengan ketentuan atau syarat sesuai ketentuan perusahaan masing-masing. Jika pengajuan klaim belum disetujui, kemungkinan ada syarat-syarat yang belum terpenuhi. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penetrasi Asuransi di Indonesia Ternyata Masih Rendah, Baru Mencapai 3,18%

Penetrasi Asuransi di Indonesia Ternyata Masih Rendah, Baru Mencapai 3,18%

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Pentingnya Pengkinian Data Nasabah, Apa Saja Manfaatnya?

Pentingnya Pengkinian Data Nasabah, Apa Saja Manfaatnya?

Press Release | Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:24 WIB

Survei DBS-Manulife: 61% Masyarakat Indonesia Berkeinginan Kuat Membeli Asuransi

Survei DBS-Manulife: 61% Masyarakat Indonesia Berkeinginan Kuat Membeli Asuransi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:24 WIB

5 Alasan Anda Perlu Asuransi, Bisa Menekan Risiko Bangkrut?

5 Alasan Anda Perlu Asuransi, Bisa Menekan Risiko Bangkrut?

Jogja | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Pentingnya Pengkinian Data dan Manfaatnya Bagi Nasabah Sequis

Pentingnya Pengkinian Data dan Manfaatnya Bagi Nasabah Sequis

Sumut | Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Heboh Gaji Rp1,1 Miliar per Bulan Kerja di Bisnis Asuransi? Begini Cara Kerjanya

Heboh Gaji Rp1,1 Miliar per Bulan Kerja di Bisnis Asuransi? Begini Cara Kerjanya

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:01 WIB

Terkini

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:50 WIB

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:20 WIB

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:15 WIB

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:05 WIB

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:01 WIB

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:19 WIB