Melihat Prospek Saham Blibli, Layak Beli atau Tidak?

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:33 WIB
Melihat Prospek Saham Blibli, Layak Beli atau Tidak?
Ilustrasi Blibli. [Antara]

Suara.com - Rencana e-commerce Blibli untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) disebut akan menggairahkan pasar modal dalam negeri.

Lantas apakah saham Blibli nantinya layak untuk menjadi koleksi para investor?

Dalam paparan publiknya pada Selasa (18/10/2023), Blibli bersinergi dengan entitas anaknya, tiket.com (Online Travel Agent/OTA), dan Ranch Market (jaringan supermarket terkemuka) untuk menghadirkan layanan omnichannel bernilai tambah dan terpercaya bagi pelanggan.

Ekonom Pusat Inovasi dan Ekonomi Digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Izzudin Al Farras Adha mengatakan, aksi korporasi ini akan mendorong ekspansi usaha Blibli dan ekosistemnya. Ia mengungkapkan, Blibli didukung oleh Djarum sebagai sponsor utama mempunyai skala usaha modal yang besar.

"Prospek IPO Blibli berprospek bagus dalam jangka panjang," kata Izzudin dalam analisanya, Kamis (20/10/2022).

Menurut riset Ajaib Sekuritas, pada tahun 2020 hingga 2021, pertumbuhan TPV dari total semua segmen, ritel 1P, ritel 3P, institusi maupun toko fisik tumbuh 44,7% secara tahunan.

Kemudian, sejak tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2021 hingga tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2022, pertumbuhan keseluruhan TPV mencapai 95%.

Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli menjelaskan, Blibli melayani segmen e-commerce, yang memiliki Total Addressable Market (TAM) sebesar US$150 miliar di tahun 2025 dan perkiraan pertumbuhan pada CAGR 19% dari tahun 2020 hingga 2025 berdasarkan Frost and Sullivan.

Kemudian Tiket.com melayani segmen perjalanan dan gaya hidup yang memiliki perkiraan nilai TAM sebesar US$41 di tahun 2025 dan perkiraan pertumbuhan pada CAGR 28% dari tahun 2020 hingga 2025 berdasarkan Euromonitor.

baca juga

Lalu Ranch Market melayani segment barang kebutuhan sehari-hari dan supermarket, dengan perkiraan TAM sebesar US$245 miliar di tahun 2025 dan perkiraan pertumbuhan pada CAGR 6% dari tahun 2020 hingga 2025 berdasarkan Frost & Sullivan.

"Kekuatan BELI adalah bagian dari salah satu ekosistem yang terdiversifikasi paling besar di Indonesia," ujar M Julian.

Sebelumnya, Corporate Secretary dan Investor Relation Blibli Eric Winarta mengatakan, Djarum selalu mendukung Blibli sejak awal dan berkomitmen untuk terus mendukung. Hal tersebut dilihat dari penerbitan saham baru dalam proses IPO Blibli.

“Artinya, aksi korporasi ini bukan merupakan exit strategy, namun sponsor kami (Djarum) ingin bermitra dengan pemegang saham publik mendatang,” tegas Eric.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana IPO Blibli Akan Digunakan untuk Bayar Utang ke Bank BCA dan BTPN

Dana IPO Blibli Akan Digunakan untuk Bayar Utang ke Bank BCA dan BTPN

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Blibli Incar Rp8,17 Triliun Dana IPO, Sebagian untuk Bayar Utang ke BCA dan BTPN

Blibli Incar Rp8,17 Triliun Dana IPO, Sebagian untuk Bayar Utang ke BCA dan BTPN

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:18 WIB

Ekonomi Digital Bertumbuh, Blibli Sodorkan Omnichannel

Ekonomi Digital Bertumbuh, Blibli Sodorkan Omnichannel

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×