Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak datar pada perdagangan hari Kamis karena kekhawatiran tentang inflasi yang meredam permintaan minyak.

Mengutip CNBC, Jumat (21/10/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 3 sen menjadi USD92,38 per barel, demikian laporan.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman November, yang berakhir Kamis, menguat 43 sen menjadi USD85,98 per barel.

Sedangkan WTI untuk kontrak pengiriman Desember turun tipis 1 sen menjadi USD84,51 per barel.

Brent dan WTI sebelumnya melambung lebih dari USD2 per barel.
Untuk melawan inflasi, Federal Reserve berupaya memperlambat ekonomi dan akan terus menaikkan target suku bunga jangka pendeknya, kata Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker, Kamis.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY) memangkas kerugian setelah komentar tersebut, membebani harga minyak. Dolar yang lebih kuat mengurangi permintaan minyak dengan membuatnya lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Harker mengatakan bahwa perang terhadap inflasi baru saja dimulai," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Namun, mendukung harga, Beijing mempertimbangkan untuk memotong periode karantina bagi visitor menjadi tujuh hari dari 10 hari,  Bloomberg News  melaporkan pada Kamis, mengutip narasumber.

"Itu dilihat sebagai indikator permintaan yang positif bagi pasar," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

China, importir minyak mentah terbesar di dunia, menerapkan pembatasan Covid yang ketat tahun ini, sangat membebani aktivitas bisnis dan ekonomi, sehingga memukul permintaan bahan bakar.

Rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak mentah dan produk minyak Rusia, serta pengurangan output dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC Plus, juga mendukung harga.

OPEC Plus menyepakati pemotongan produksi 2 juta barel per hari pada awal Oktober.

Secara terpisah, Presiden AS Joe Biden, Rabu, mengumumkan rencana untuk menjual sisa pelepasannya dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) negara itu pada akhir tahun, atau 15 juta barel minyak, dan mulai mengisi kembali persediaan saat dia berupaya meredam tingginya harga BBM menjelang pemilu paruh waktu pada 8 November.

Pengumuman tersebut, bagaimanapun, gagal menurunkan harga minyak, karena data resmi Amerika menunjukkan SPR pekan lalu jatuh ke level terendah sejak pertengahan 1984, sementara stok minyak komersial di luar dugaan menyusut.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:32 WIB

Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel

Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:46 WIB

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:24 WIB

Terkini

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:52 WIB

Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis

Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:48 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal

Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:45 WIB

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:29 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:02 WIB