Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:46 WIB
Harga Minyak Dunia Melorot, WTI Anjlok ke Level USD82/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia.

Suara.com - Harga minyak dunia melorot pada perdagangan hari Selasa, karena kekhawatiran pasokan Amerika yang lebih tinggi dikombinasikan dengan perlambatan ekonomi dan permintaan bahan bakar China yang lebih rendah.

Mengutip CNBC, Rabu (19/10/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD1,59, atau 1,7 persen menjadi USD90,03 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka Texas Intermediate (WTI), tergelincir USD2,64, atau 3,1 persen menjadi USD82,82 per barel.

China, importir minyak mentah terbesar dunia, menunda pengumuman sejumlah indikator ekonomi tanpa batas waktu yang awalnya bakal dirilis Selasa, menunjukkan kepada pasar bahwa permintaan bahan bakar secara signifikan tertekan di wilayah tersebut.

"Ini bukan pertanda baik ketika China memutuskan untuk tidak menerbitkan data ekonomi," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

"Kepatuhan China terhadap kebijakan nol-Covidnya terus meningkatkan ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi negara itu," kata analis CMC Markets, Tina Teng.

Harga minyak juga tertekan oleh laporan bahwa pemerintah Amerika akan terus melepaskan minyak mentah dari cadangannya.

Pemerintahan Presiden Joe Biden berencana menjual minyak dari Strategic Petroleum Reserve dalam upaya untuk mendinginkan harga bahan bakar sebelum pemilihan kongres bulan depan.

Output di Permian Basis Texas dan New Mexico, cekungan shale-oil  terbesar Amerika, diperkirakan naik sekitar 50.000 barel per hari (bph) menjadi rekor 5,453 juta bph bulan ini, kata Badan Informasi Energi.

"Sementara itu investor meningkatkan long position di komoditas berjangka setelah OPEC Plus setuju untuk menurunkan output sebesar 2 juta bph," kata analis ANZ Research.

Beberapa anggota kelompok produsen minyak mendukung pemotongan tersebut setelah Gedung Putih menuduh Arab Saudi memaksa sejumlah negara untuk mendukung langkah itu, tudingan yang dibantah Riyadh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

2023, Harga Minyak Dunia Diprediksi Mencapai 90 Dolar AS

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:24 WIB

Melonjaknya Harga Minyak Adalah Alasan Kuat untuk Transisi Energi

Melonjaknya Harga Minyak Adalah Alasan Kuat untuk Transisi Energi

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 13:03 WIB

Harga Minyak Dunia Masih Fluktuatif, Resesi Ekonomi Jadi Ancaman

Harga Minyak Dunia Masih Fluktuatif, Resesi Ekonomi Jadi Ancaman

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 08:44 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB