Belanja Online Jadi Candu, Awas Keuangan jadi Boncos

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2022 | 17:44 WIB
Belanja Online Jadi Candu, Awas Keuangan jadi Boncos
Ilustrasi belanja online (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Kemudahan berbelanja yang tak mengharuskan datang langsung ke toko, alias belanja online, disukai karena membawa banyak manfaat. Selain menghemat waktu dan tenaga, banyak pula diskon yang ditawarkan penjual.

Meski demikian di balik itu, ada potensi pemborosan apabila tak berhasil mengontrol tabiat belanja online tersebut.

Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Sulawesi Selatan Syamsu Rizal mengatakan hasil survei We are Social Hootsuite per April 2021, disebutkan bahwa 88,1 % pengguna internet di Indonesia menggunakan layanan e-commerce atau lokapasar untuk berbelanja barang. Posisi tersebut menduduki peringkat satu dunia.

Berdasar survei Bank Indonesia pula, volume transaksi digital terus berkembang sebesar 42,47 % setiap tahunnya. Minat berbelanja masyarakat secara daring meningkat di masa pandemi Covid-19 di awal 2020.

“Lantaran kemudahan yang ditawarkan saat berbelanja online, seperti godaan diskon, seringkali konsumen membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Ini akan menimbulkan pemborosan,” kata Syamsu dalam sebuah diskusi virtual bertajuk Jangan Boros! Tahan Godaan dan Hindari Gelap Mata Saat Berbelanja Online!" ditulis, Senin (24/10/2022).

Sementara itu, Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNITRI Malang Asfira Rachmad Rinata mengatakan potensi kecanduan berbelanja online disebabkan promosi gencar dengan godaan diskon membuat konsumen tertarik untuk membeli.

Hal lainnya adalah kenyamanan dan kemudahan akses dalam berbelanja merangsang seseorang untuk mudah sekali membeli barang. Padahal, di balik itu ada dampak yang kurang bagus, baik untuk keuangan maupun kesehatan mental.

“Selain menimbulkan perilaku konsumtif, kecanduan belanja online bisa menimbulkan gangguan mental karena ada di tahapan mindset bahwa berbelanja adalah sumber kebahagiaan. Dari sisi keuangan, kecanduan ini bisa memicu timbul utang dan pengeluaran berlebihan,” ujar Asfira.

Sedangkan Dosen FIKOM Universitas Pancasila Diana Anggraeni menambahkan, kecanduan berbelanja online yang juga melanda generasi muda sekarang ini disebabkan minimnya pemahaman tentang konsep keuangan, seperti pengelolaan, investasi, dan kebutuhan dana darurat.

"Apalagi, ada pola pikir generasi muda yang suka menunda berinvestasi atau menabung dengan sikap yang menggampangkan hidup," kata Diana.

Oleh karena itu, lanjut Diana, dibutuhkan tips dan trik mengelola keuangan secara digital. Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membatasi anggaran untuk berbelanja online. Lalu, harus bisa memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Hindari fitur pay later agar tidak terjebak pada hutang.

"Yang terpenting adalah rajin mengevaluasi pengeluaran setiap bulan untuk tahu porsi kebutuhan yang sebenarnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Percepat Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Mandiri Agen

Dukung Percepat Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Luncurkan Aplikasi Mandiri Agen

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:52 WIB

Milenial Makin Minati Paylater Sebagai Metode Pembayaran

Milenial Makin Minati Paylater Sebagai Metode Pembayaran

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Adakami Lakukan Literasi untuk Mendukung Bulan Inklusi Keuangan 2022

Adakami Lakukan Literasi untuk Mendukung Bulan Inklusi Keuangan 2022

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Terkini

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:45 WIB

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:43 WIB

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB