Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tekan Angka Pernikahan Dini, Ganjar Kampanyekan Jo Kawin Bocah ke Ribuan Pelajar

Iwan Supriyatna

Selasa, 01 November 2022 | 09:33 WIB
Tekan Angka Pernikahan Dini, Ganjar Kampanyekan Jo Kawin Bocah ke Ribuan Pelajar
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus berupaya menekan angka pernikahan dini melalui gerakan 'Jo Kawin Bocah'.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus berupaya menekan angka pernikahan dini melalui gerakan 'Jo Kawin Bocah'. Ganjar kampanyekan program Pemprov Jateng tersebut ke ribuan pelajar yang hadir di Stadion Manahan, Solo, Jateng dalam rangka Festival Pelajar Nusantara 2022.

"Tentu saja saya kampanyekan juga agar anak-anak muda itu menyiapkan masa depannya dengan baik dan kita sedang membuat gerakan Jo Kawin Bocah agar pernikahan dini anak ini juga bisa kita kurangi," kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, pihaknya menyiapkan generasi emas melalui langkah-langkah edukasi dan ruang kreatif di kampanye 'Jo Kawin Bocah' ini. Kepada pelajar, Ganjar mengingatkan pentingnya pendidikan tinggi, khususnya sebelum usia matang menikah.

"Negara memberikan aset pendidikan bagus sampai dengan beasiswa, bahkan sampai s3, bahkan di seluruh dunia. Seperti LPDP itu ya," kata Ganjar.

Menurut Ganjar, merdeka belajar bisa menjadi salah satu indikator dalam mencegah pernikahan dini. Dengan merdeka belajar, Ganjar berkomitmen terus menyediakan ruang bagi pelajar untuk terus berkembang.

"Seluruh potensi paling banyak bisa dikeluarkan, sehingga ruang-ruang ini bisa kita pakai sebagai ruang apresiasi kepada mereka," kata Ganjar.

Ganjar pun mengajak para pelajar untuk menjadi juru kampanye 'Jo Kawin Bocah' di lingkungannya masing-masing. Ganjar berharap, pernikahan dini bisa dicegah dan anak-anak muda semakin antusias dalam belajar setinggi-tingginya.

"Anak-anak muda ini kita ajak untuk mereka menjadi jurkam (juru kampanye) juga di kelompoknya sendiri. Biasanya kalau antusiasnya sama, kemudian sekolahnya sama, mereka akan punya rasa psikologis yang sama juga, sehingga komunikasinya lebih bagus," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengajak anak muda mencintai kebudayaan bangsa seiring dengan upaya mencapai cita-cita. Ganjar pun berpesan kepada para guru untuk mendampingi mereka dalam menggadapi gangguan seperti narkoba, terorisme, dan lainnya.

baca juga

"Tapi tidak hanya pada pelajar, gurumya pun kita titipi agar mereka bisa menyaring, jangan ikut terlibat," kata Ganjar.

Sebagai informasi, gerakan 'Jo Kawin Bocah' berhasil menurunkan angka kematian ibu hamil akibat pernikahan dini di Jateng. Pada 2017, jumlah kasus kematian ibu sebanyak 475 kasus. Angka ini menurun dibandingkan 2016 yang mencapai 602 kasus.

Angka tersebut terus turun menjadi 421 kasus pada 2018. Kemudian pada 2019, kasusnya kembali menurun menjadi 416.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pilpres 2024, Pengamat: Ada Dugaan Target Penghancuran kepada Puan Maharani dan Megawati

Jelang Pilpres 2024, Pengamat: Ada Dugaan Target Penghancuran kepada Puan Maharani dan Megawati

Bekaci | Selasa, 01 November 2022 | 08:39 WIB

Bima Arya Tantang Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024, Hasto Ingatkan Soal Disiplin Partai

Bima Arya Tantang Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024, Hasto Ingatkan Soal Disiplin Partai

Jawa Tengah | Selasa, 01 November 2022 | 08:29 WIB

Isu Jokowi Akan Gantikan Megawati sebagai Ketum PDIP, Pengamat: Jangan Tiru Amien Rais

Isu Jokowi Akan Gantikan Megawati sebagai Ketum PDIP, Pengamat: Jangan Tiru Amien Rais

Bekaci | Selasa, 01 November 2022 | 08:25 WIB

Terkini

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×