Menkeu Sri Mulyani: 64 Juta UMKM Sudah Masuk Platform Digital

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 11 November 2022 | 22:41 WIB
Menkeu Sri Mulyani: 64 Juta UMKM Sudah Masuk Platform Digital
Menkeu Sri Mulyani. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pandemi saat ini memaksa masyarakat untuk beralih ke digitalisasi.

Dalam hal ini, Indonesia menargetkan sebanyak 50 persen atau 64 juta UMKM menggunakan platform digital untuk meningkatkan penjualannya.

"Itu benar-benar lompatan besar. Ini diperlukan bagi Indonesia untuk melihat potensi ekonomi digital dan fintech sebagai kontributor pertumbuhan ekonomi," ungkapnya dalam acara 4th Indonesia Fintech Summit 2022 pada Jumat (11/11/2022).

Selanjutnya, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa Indonesia terus berupaya untuk mengejar ekonomi digital mencapai USD133 miliar atau sekitar 30% GDP di tahun 2025. Meski penetrasi fintech masih terbilang rendah, namun saat ini telah berkembang hingga 3 kali lebih besar dari angka pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Indonesia juga diuntungkan dengan populasi masyarakat yang mayoritas merupakan generasi Z dan millenial.

"Penduduk Indonesia lebih dari 53-55 persen sebenarnya adalah Generasi Z dan Milenial. Jadi mereka secara alami adalah digital native," ujarnya.

Namun untuk mencapai itu, diperlukan sumber daya manusia Indonesia yang juga berkualitas.

"Itulah sebabnya pengeluaran pemerintah untuk pendidikan, tidak hanya jumlah uang tetapi juga konten kurikulum atau cara mengajar. Mereka semua telah berbenah untuk dapat memaksimalkan teknologi digital dan mempersiapkan sumber daya manusia di Indonesia dengan lebih baik," katanya.

Selain itu, dikatakan Menkeu, pemenuhan pemerataan dan belanja infrastruktur digital, terutama bagi daerah-daerah tertinggal di Indonesia juga perlu dilakukan.

baca juga

Oleh karenanya, belanja pemerintah bidang infrastruktur adalah komponen belanja yang tidak dipotong meski saat pandemi.

Bahkan di saat belanja negara mengalami peningkatan hingga 3x lipat untuk dapat menyambungkan 75 ribu pulau yang ada di Indonesia, lebih dari 4.000 sekolah, layanan rumah sakit, posyandu dan puskesmas agar bisa tersambung dengan internet dan bisa mengakses pengetahuan yang lebih baik melalui teknologi digital.

"Jadi ini semua yang kami sebut membangun kondisi yang diperlukan agar Indonesia tidak hanya bisa menikmati teknologi digital, tetapi juga pada saat yang sama memastikan pertumbuhan ekonomi serta teknologi digital, termasuk fintech akan memberikan pertumbuhan yang lebih inklusif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Startup Diterpa Isu Gelombang PHK, Bagaimana Nasib Ekonomi Digital RI?

Startup Diterpa Isu Gelombang PHK, Bagaimana Nasib Ekonomi Digital RI?

Bisnis | Rabu, 09 November 2022 | 17:18 WIB

Indonesia Jadi Negara Ekonomi Digital Terkuat Kedua Asia Tenggara Tahun 2022

Indonesia Jadi Negara Ekonomi Digital Terkuat Kedua Asia Tenggara Tahun 2022

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 13:32 WIB

Indonesia Berharap Pada Ekonomi Digital di Tengah Ancaman Resesi

Indonesia Berharap Pada Ekonomi Digital di Tengah Ancaman Resesi

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 07:50 WIB

Terkini

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

×