Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Minggu, 13 November 2022 | 12:09 WIB
Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia
Ilustrasi pesawt-pesawat milik maskapai Lion Air (Shutterstock).

Suara.com - Dua maskapai Indonesia yaitu Lion Air dan Wings Air masuk dalam daftar maskapai dengan kinerja operasional terburuk di dunia. Daftar itu dikeluarkan oleh platform layanan perjalanan, Bounce.

Mengutip dari laman resmi Bounce, dua maskapai Lion Group itu menduduki peringkat teratas maskapai terburuk di dunia. Pada peringkat pertama ditempati Lion Air dengan skor 0,72 dari angka 10.

Menurut catatan Bounce, buruknya kinerja Lion Air dilihat dari tingkat ketepatan waktu penerbangan sebesar 42,27%. Kemudian, tingkat pembatalan penerbangan juga tinggi yaitu sebesar 34,43%.

Selain itu, Lion Air juga mendapatkan penilaian 1 banding 5 untuk layanan makanan dan hiburan di dalam pesawat. Lalu, maskapai berlogo singa merah ini mendapatkan nilai 2 banding 5 untuk kenyamanan kursi dan layanan awak pesawat.

Selanjutnya, Bounce menempatkan Wings Air tepat di bawah Lion Air alias posisi kedua. Sama dengan Lion Air, Wings Air juga mendapat penilaian tingkat kedatangan dan pembatalan tepat waktu yang buruk dengan nilai masing-masing sebesar 49,78% dan 20,63%.

Tidak hanya itu, Wings Air juga menerima penilaian 1 banding 5 untuk makanan dan hiburan, serta penilaian 2 banding 5 untuk kenyamanan tempat duduk dan layanan awak pesawat.

Ilustrasi pesawat Lion Air. (Shutterstock)
Ilustrasi pesawat Lion Air. (Shutterstock)

"Lion Air dan Wings Air mengucapkan terima kasih atas saran, kritik/ masukan, berupa data, catatan serta bentuk lainnya dari berbagai pihak sebagai salah satu rekomendasi dalam mendukung perbaikan layanan dan operasional penerbangan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Danang mengklaim, Lion Air dan Wings Air berusaha memperbaiki, mempertahankan tingkat ketepatan waktu (on time performance/ OTP) serta mempersiapkan ke level ketepatan waktu operasional.

Data OTP diperhitungkan dan dikelola secara bersamaan dan tepat waktu (real time) untuk dianalisis internal serta dilaporkan kepada pihak berwenang (dalam hal ini salah satunya adalah regulator yaitu Kementerian Perhubungan Republik Indonesia).

baca juga

Penghitungan berdasarkan pergerakan pesawat saat keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival) pada waktu kurang 15 menit dari jadwal yang ditentukan di bandar udara skala besar dan menengah.

Dalam langkah yang ditentukan untuk memperbaiki tingkat ketepatan waktu, Lion Air dan Wings Air melaksanakan koordinasi dan komunikasi intensif yang mengikuti standar operasional prosedur (SOP) bersama pihak terkait.

"Faktor-faktor yang mempengaruhi penundaan penerbangan, pembatalan, pengalihan dan pemulihan (recovery) seperti cuaca, teknis serta lainnya selalu dilakukan analisis dan evaluasi (pengkajian operasional," imbuh Danang.

Lion Air dan Wings Air mengoptimalkan pesawat udara dengan mengelola/ mengatur rotasi (pergerakan pesawat) disesuaikan jarak pada rute, infrastruktur dan peralatan pendukung, konektivitas rute penerbangan melalui berbagai bandar udara (multi hub) dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air Akan Berangkatkan Jamaah Umrah Dari Bandara Kertajati

Maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air Akan Berangkatkan Jamaah Umrah Dari Bandara Kertajati

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 20:53 WIB

Mesin Pesawat Lion Air Terbakar saat Mengudara, Kemenhub Lakukan Investigasi

Mesin Pesawat Lion Air Terbakar saat Mengudara, Kemenhub Lakukan Investigasi

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 16:05 WIB

WNI yang Ngamuk di Pesawat Turkish Airlines adalah Karyawan Lion Air Group, Humas: Tanggung Jawab Pribadi

WNI yang Ngamuk di Pesawat Turkish Airlines adalah Karyawan Lion Air Group, Humas: Tanggung Jawab Pribadi

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×