Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX

M Nurhadi

Senin, 14 November 2022 | 13:33 WIB
Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX
ilustrasi koin kripto. (Antara)

Suara.com - Harga kripto yang terjun bebas terus terjadi di Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia. Penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah akuisisi dua exchange terbesar yakni FTX oleh Binance yang menyebabkan harga turun hingga ke titik terendah sepanjang tahun. 

Akuisisi FTX oleh Binance sempat membuat market kripto merangkak menuju hijau, sayangnya pasar kembali melemah lantaran ada laporan yang menyebutkan FTX harus mengumpulkan USD 6 miliar atau sekitar Rp 93,8 triliun untuk mengisi kesenjangan dalam neraca mereka.

Namun kini, kepastian itu ambyar setelah Binance menegaskan mereka tidak akan melanjutkan proses akusisi atau memberikan dukungan terhadap FTX.

"Masalah sudah ada sejak lama, tak hanya dari dua atau tiga hari terakhir. Tak hanya berdampak bagi pengguna, kita juga merasakan rasa sakit atas yang terjadi pada FTX,” ujar Changpeng Zhao dalam acara Indonesia Fintech Summit 2022, Jumat (11/11/2022).

Bahkan, Zhao meminta timnya untuk sementara tidak memperdagangkan token FTX (FTT Coin) dengan alasan perusahaan masih menelusuri kepastian dari investasi FTX.

Para investor khawatir akan terjadi bank run atau penarikan uang besar-besaran dari FTX seperti yang pernah terjadi pada Terra Luna. Mata uang kripto tersebut runtuh setelah terjadi insiden bank run dan investor merugi. Penarikan massal juga memungkinkan membuat FTX di ambang kebangkrutan. 

Kekhawatiran ini membuat market cap kripto kembali berada di bawah USD 1 triliun dengan volume perdagangan turun lebih dari 10 persen dari berbagai exchange. Faktor lain penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah nilai US Dolar Index (DXY) yang hanya menguat 0,15 persen. Bitcoin tetap dalam tren negatif yang melemah 3 persen. 

Sebelumnya, tren crypto winter atau tren paceklik mata uang kripto sebenarnya sudah terindikasi sejak pertengahan 2022 lalu saat harga bitcoin dan aset kripto yang lain mengalami penurunan.  

Melansir berbagai sumber, crypto winter merupakan periode berkepanjangan saat harga kripto turun. Periode ini juga berdampak pada antusiasme yang menurun terhadap industri. 

baca juga

Sebagai gambaran, data di Coin Market Cap menyebutkan harga bitcoin, sebagai salah satu mata uang crypto, anjlok 3%. Saat ini harganya berada di kisaran USD 28.299 atau menjadi yang paling rendah sejak Desember 2020.

Kemudian Etherum juga mengalami gejolak pasar yang lebih buruk dengan turun 9% ke level USD 1.516. Mata uang crypto lain BNB dan Cardano masing-masing turun 7%. Tanda-tanda ini semakin meyakinkan para pengamat bahwa crypto winter sudah di depan mata. 

Sebelumnya, fenomena anjloknya aset kripto juga terjadi pada 2018 silam. Harga-harga aset anjok kemudian stagnan hingga April 2019. Saat itu ada ribuan pekerja bidang mata uang digital terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.  

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

Deli | Senin, 14 November 2022 | 08:34 WIB

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

Deli | Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Your Say | Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

Deli | Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

Deli | Sabtu, 12 November 2022 | 08:22 WIB

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 14:43 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×