Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Pupuk Kaltim Tanam Ribuan Bibit Mangrove dan Media Transplantasi Terumbu di Maratua

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 26 November 2022 | 06:11 WIB
Pupuk Kaltim Tanam Ribuan Bibit Mangrove dan Media Transplantasi Terumbu di Maratua
Pupuk Kaltim lakukan penanaman 1.100 bibit mangrove dan penurunan 120 media transplantasi terumbu karang di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau Kaltim.

Suara.com - Perluas program Community Forest dalam mendorong dekarbonisasi dan pemberdayaan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) lakukan penanaman 1.100 bibit mangrove dan penurunan 120 media transplantasi terumbu karang di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau Kaltim.

Pada kesempatan itu Pupuk Kaltim turut menyalurkan bantuan 100 paket peralatan tulis bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Maratua, sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan secara optimal. Bantuan ini pun sekaligus bentuk manfaat langsung bagi masyarakat, yang disalurkan dalam menyambut HUT Ke-45 Pupuk Kaltim.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan community forest dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah melalui penerapan aspek Environment, Social dan Governance (ESG), yang diaplikasikan pada program inovatif berkelanjutan.

Hal ini terus dikembangkan Pupuk Kaltim dengan meningkatkan kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, guna mendukung ekosistem bisnis dan tata kelola perusahaan untuk memberi manfaat secara luas.

"Pengembangan community forest di Kecamatan Maratua ini sebagai bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim dalam mendorong dekarbonisasi dan pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat dari penanaman mangrove serta penurunan media transplantasi terumbu karang ini bisa bermanfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan secara berkesinambungan," ujar Rahmad.

Menurut Rahmad, community forest bagian dari langkah Pupuk Kaltim dalam mendorong penurunan emisi karbon hingga 32 persen di tahun 2030, sekaligus mendukung tercapainya target Net Zero Emmision di tahun 2060. Program ini digagas untuk memberikan perlindungan keanekaragaman hayati dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberi nilai tambah ekonomi pada lahan yang kurang produktif untuk ditanami berbagai jenis komoditas.

Sejauh ini community forest telah direalisasikan Pupuk Kaltim melalui kerjasama penanaman awal 3 ribu bibit pohon bersama Kostrad di Sukabumi Jawa Barat, dengan target 60 ribu bibit diatas lahan mencapai 200 Hektare (Ha). Program ini selanjutnya juga dilaksanakan di Provinsi Gorontalo, dengan penanaman berbagai jenis varietas dengan target 68 ribu bibit. Diantaranya durian, jamu mete, alpukat, nangka, mangga, sirsak, rambutan dan cengkeh, hingga sengon dan berbagai jenis tanaman langka.

"Selain itu Pupuk Kaltim juga memberikan pendampingan teknis budidaya, mulai awal pengolahan lahan hingga penanaman secara baik dan benar. Dari upaya ini, manfaat program tidak hanya berkontribusi langsung terhadap lingkungan tapi juga mampu mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi penanaman," tambah Rahmad.

Dirinya pun memastikan Pupuk Kaltim secara konsisten terus melakukan inovasi berkelanjutan, untuk mencapai target pengurangan emisi karbon melalui beragam program dalam koridor ESG. Hal ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi hijau, yang diharapkan dapat berkontribusi pada potensi penyerapan emisi karbon disamping meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan.

"Dari pengembangan community forest di Maratua, diharap kedepan mampu memberikan nilai tambah yang jauh lebih tinggi dalam penyerapan emisi karbon di Kalimantan Timur, disamping menjadi ikon wisata yang sangat kaya dengan keindahan bawah lautnya," tambah Rahmad.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Maratua Misliyono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan perhatian Pupuk Kaltim di Maratua, mengingat inisiasi perusahaan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Dirinya berharap kerjasama dan sinergi ini bisa terus berkesinambungan, guna mendukung program pemerintah dalam upaya perbaikan lingkungan serta peningkatan kapasitas masyarakat secara optimal.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Pupuk Kaltim, atas kontribusi yang direalisasikan melalui penanaman mangrove dan penurunan media transplantasi terumbu karang di perairan Maratua. Semoga apa yang kita laksanakan ini memberi manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan," kata Misliyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SKK Migas, KKKS dan KLHK Tanam Puluhan Ribu Mangrove untuk Tekan Emisi Karbon

SKK Migas, KKKS dan KLHK Tanam Puluhan Ribu Mangrove untuk Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 11:01 WIB

Gandeng Fakultas Teknik UGM, Pupuk Kaltim Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Gandeng Fakultas Teknik UGM, Pupuk Kaltim Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 07:24 WIB

Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi dan Kakao Petani di Sulsel

Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi dan Kakao Petani di Sulsel

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 15:02 WIB

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB