Gandeng Fakultas Teknik UGM, Pupuk Kaltim Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Iwan Supriyatna

Selasa, 22 November 2022 | 07:24 WIB
Gandeng Fakultas Teknik UGM, Pupuk Kaltim Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan kunjungan kerjasama ke Fakultas Teknik UGM.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan kunjungan kerjasama ke Fakultas Teknik UGM. Kunjungan kali ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjajaki berbagai kerjasama pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah berlangsung maupun peluang-peluang baru kerjasama kedua institusi.

Pertemuan kali ini juga membahas penguatan penyelenggaraan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM) melalui program magang mahasiswa. Program besutan Kemendikbudristek ini mendorong mahasiswa tingkat akhir untuk menimba ilmu secara langsung di dunia industri.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas mahasiswa ke industri, namun juga dapat meningkatkan mobilitas dosen ke industri dan praktisi industri ke kampus. Pertemuan berlangsung di Gedung Smart and Green Learning Centre (SGLC) FT UGM.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim, Hanggara Patrianta mengatakan selama ini telah terjalin kerja sama yang positif antara perusahaan dan pihak kampus. Ke depannya, dia berharap kerja sama kedua institusi semakin menguat dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Ditambahkan Hanggara, Pupuk Kaltim memerlukan masukan dari perguruan tinggi untuk membuat operasional pabrik lebih efisien dan kompetitif. “Kami meminta bantuan dari perguruan tinggi yang mempunyai ilmu dan kompetensi yang lebih dibanding kami karena resources yang kami miliki jumlahnya terbatas,” ujarnya.

Hanggara berharap ke depan kerja sama dengan Fakultas Teknik UGM akan terus terjalin sekaligus menciptakan peluang-peluang di bidang lainnya untuk dikerjakan secara bersama-sama.

"Dengan kerja sama yang lebih baik, dari sisi industri benefitnya adalah kita bisa meningkatkan esifiensi operasi. Dari sisi perguruan tinggi, akan menambah pengetahuan dari dosen, sehingga para dosen selalu meningkatkan pengetahuan yang tidak hanya text book, tapi juga applicable," ungkapnya.

Usai pertemuan tersebut, Hanggara memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa Teknik Kimia UGM. Para mahasiswa yang memadati gedung pertemuan diajak mengenal lebih dalam seluk beluk industri pupuk serta pemahaman mengenai peranan sarjana teknik kimia di dalam industri kimia.

Dalam kuliah tamu ini, Hanggara memberikan sejumlah pengalaman dan penjelasan mengenai tren dan tantangan industri pupuk di masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa, sehingga lebih siap saat memasuki dunia kerja.

baca juga

Sekretaris Departemen Teknik Kimia UGM, Dr. Rochim Bakti Cahyono menuturkan bahwa Pupuk Kaltim selama ini telah menjadi salah satu mitra strategis Departemen Teknik Kimia, FT UGM. Tidak hanya itu, banyak alumni FT UGM telah berkiprah di PT Pupuk Kaltim.

Kerjasama penelitian Departemen Teknik Kimia, FT UGM dan Pupuk Kaltim antara lain dilakukan melalui kajian penelitian untuk memuhi kebutuhan bahan baku pupuk NPK di masa depan. Hal ini dapat dipahami karena selama ini pengadaan bahan baku Kalium dan Fosfor untuk pupuk NPK masih dipenuhi melalui impor dengan harga yang semakin meningkat.

"Diskusi hari ini membuatkan ide untuk mendapatkan bahan baku Phospat dan Kalium dari bahan baku atau limbah yang ada. Selain penelitian, selama ini juga telah berlangsung program kerjasama seperti pelatihan karyawan Pupuk Kaltim, sehingga itu akan terus didorong," tuturnya.

Selain kerja sama dalam bidang penelitian, Rochim juga menambahkan ada juga kerja sama dalam hal pembuatan road map zero waste di Pupuk Kaltim. Usai pembahasan ini, diharapkan nantinya sampah domestik dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif boiler di Pupuk Kaltim.

Tak berhenti sampai di sini, Rochim mengatakan ada beberapa proyek yang ke depan akan dilakukan Departemen Teknik Kimia UGM bersama dengan Pupuk Kaltim. Salah satunya adalah pembuatan Operator Training Simulator (OTS). Ini merupakan perangkat lunak simulasi pabrik yang dapat menjadi sarana pelatihan bagi karyawan Pupuk Kaltim dalam mengoperasikan pabrik.

"Kerja sama penelitian juga akan tetap berlanjut. Pupuk Kaltim menjadi perusahaan pupuk nasional yang sangat dekat dengan teknik kimia dan fakultas teknik. Sepuluh tahun terakhir kami sangat intensif bekerja sama karena membuka diri lebih agresif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi dan Kakao Petani di Sulsel

Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi dan Kakao Petani di Sulsel

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 09:51 WIB

Gelar UMKM Festival, Pupuk Kaltim Bantu Petani Sulsel Pertahankan sebagai Provinsi Lumbung Padi

Gelar UMKM Festival, Pupuk Kaltim Bantu Petani Sulsel Pertahankan sebagai Provinsi Lumbung Padi

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 11:39 WIB

Pastikan Stok Pupuk Nasional Aman, Pupuk Kaltim Berkomitmen Dukung Ketahanan Pangan

Pastikan Stok Pupuk Nasional Aman, Pupuk Kaltim Berkomitmen Dukung Ketahanan Pangan

Bisnis | Jum'at, 18 November 2022 | 21:44 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×