Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Ekonomi Tahun Kelinci Air Diramal Seret, Para Taipan RI Makin Betah Simpan Duit

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 27 Desember 2022 | 11:30 WIB
Ekonomi Tahun Kelinci Air Diramal Seret, Para Taipan RI Makin Betah Simpan Duit
Ilustrasi resesi - penyebab resesi ekonomi (shutterstock)

Suara.com - Kondisi ekonomi tahun 2023 yang bershio Kelinci Air yang diramal banyak kalangan akan mengalami resesi tampaknya akan mempengaruhi pola investasi kalangan orang kaya.

Para taipan ekonomi kelas atas ini pun diprediksi tidak akan melakukan ekspansi bisnisnya melainkan hanya berinvestasi disejumlah instrumen yang relatif lebih minim risiko.

"Perubahan investasi orang kaya diperkirakan masuk ke instrumen berbasis bunga, bisa pindah ke surat utang negara misalnya," kata Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies atau Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara saat dihubungi suara.com, Selasa (27/12/2022).

Tak hanya itu para orang kaya ini pun diprediksi akan memborong mata uang asing seperti dolar AS yang saat ini terus mengalami penguatan sangat signfikan imbas naiknya suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Dikatakan Bhima memang kondisi ekonomi tahun 2023 bajal penuh tantangan, mengingat sejumlah negara maju terancam mengalami resesi. Dampak ini juga bisa dirasakan Indonesia, apalagi dibarengi dengan adanya tahun politik.

"Pengusaha makin wait and see, apalagi dengan adanya tahun politik," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan proyeksi terhadap situasi perekonomian tahun depan. Proyek itu disampaikan Jokowi membuka Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2022 di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

"Tahun depan, tahun 2023 ini akan jauh lebih sulit lagi untuk semua negara dan diperkirakan awal tahun depan sudah masuk pada resesi global," ujarnya.

"Ini yang kita semuanya sekali lagi harus memiliki perasaan yang sama," lanjutnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan saat ini investasi dan investor menjadi rebutan semua negara. Sebab, semua negara ingin ada arus modal masuk.

"Karena kalau gak ada tambahan arus modal masuk, perputaran uang tidak akan terjadi pertumbuhan," kata Jokowi.

Saat mengawali sambutannya, mantan wali kota Solo itu bilang kalau semua pihak harus memiliki perasaan dan sense yang sama saat ini.

"Dan sepakat bahwa situasi saat ini betul-betul yang tidak mudah. Situasi yang sulit untuk semua negara, untuk semua negara," ujar Jokowi.

"Negara besar, negara maju semaju apapun sekarang ini semuanya pada posisi yang sangat sangat sangat sangat sangat sangat sulit," lanjutnya.

Permasalahan yang dihadapi berbagai negara berkutat pada inflasi, krisis energi, krisis pangan, hingga krisis finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bicara Soal Reshuffle, Stafsus Mensesneg: Kalau Ada yang Tidak Seirama, Hukuman Berat Datang dari Rakyat

Bicara Soal Reshuffle, Stafsus Mensesneg: Kalau Ada yang Tidak Seirama, Hukuman Berat Datang dari Rakyat

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 10:51 WIB

2023 Jadi Tahun Resesi, PHK Massal Masih Akan Berlanjut

2023 Jadi Tahun Resesi, PHK Massal Masih Akan Berlanjut

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:36 WIB

Sektor Properti Makin Menjanjikan Saat Ancaman Resesi 2023, Pemerintah intervensi

Sektor Properti Makin Menjanjikan Saat Ancaman Resesi 2023, Pemerintah intervensi

Bisnis | Senin, 19 Desember 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB