Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Pendapatan dan Laba GTSI 2022 Kompak Melonjak

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 29 Desember 2022 | 11:58 WIB
Pendapatan dan Laba GTSI 2022 Kompak Melonjak
Ilustrasi Poros Martim/Istimewa

Suara.com - Emiten transportasi pelayaran PT GTS Internasional Tbk (GTSI) berhasil membukukan kinerja cemerlang pada tahun 2022. Pasalnya, perseroanmenorehkan pendapatan dan laba bersih yang melejit sepanjang periode 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Direktur GTS Internasional Dandun Widodo mengatakan kinerja Perseroan tahun 2022 yang belum diaudit itu diperoleh dari perolehan kontrak dan sewa kapal yang meningkat signifikan. Selain itu, perseroan juga melakukan efisiensi dengan pengontrolan anggaran yang ketat.

"Kami bersyukur dapat mencapai kinerja yang cemerlang berkat kerja keras semua pihak di dalam perusahaan saat dunia baru mulai bangkit dari pandemi," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (29/12/2022).

Emiten bersandi saham GTSI tersebut mengumpulkan pendapatan unaudited senilai USD 41,65 juta atau setara Rp 649,85 miliar (asumsi kurs Rp15.601 per dolar Amerika Serikat). Capaian pendapatan ini melonjak 35,4% jika dibandingkan dengan perolehan sama tahun sebelumnya senilai USD30,76 juta.

GTS Internasional berhasil mengejar target pendapatan sepanjang tahun ini senilai USD 43,45 juta. Perkembangan ini didukung oleh pendapatan Perseoran yang terus mengalami kenaikan secara konsisten.

Pada kuartal I-2022, GTSI mencatat pendapatan sebesar USD 10,45 juta (Rp163,03 miliar) sebelum naik 102% quarter-on-quarter (qoq) menjadi USD 21,14 juta (Rp 329,8 miliar) pada kuartal II, dan terdongkrak lagi 47,1% qoq menjadi USD 31,1 juta (Rp485,32 miliar) pada kuartal III-2022.

Jika ditinjau secara nominal, GTSI mencatat rata-rata kenaikan pendapatan sebesar USD 10,33 juta (Rp161 miliar) dari kuartal ke kuartal. GTSI merupakan anak usaha dari Humpuss Maritim Internasional (HUMI) yang berencana akan melakukan IPO dalam waktu dekat.

Moncernya pendapatan GTSI, membuat Perseroan berhasil membalikkan pencapaian tahun ini menjadi laba dibandingkan dengan sebelumnya rugi. Tahun ini, GTSI meraup laba bersih USD 5,38 juta setara dengan Rp 84,03 miliar. Hal itu berbanding terbalik dari tahun sebelumnya yang rugi USD 11,9 juta.

Salah satu penopang pertumbuhan pendapatan GTSI yang mendorong berbaliknya rugi menjadi laba bersih adalah segmen bisnis pengantaran gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).

Pendapatan dari segmen ini tercatat naik 23,4% dari USD 17,79 juta (Rp 277,54 miliar) pada kuartal III-2021 menjadi USD 21,95 juta (Rp 342,44 miliar) pada kuartal III-2022.

Selanjutnya, walaupun terjadi penurunan aset sebesar 4,39% dari USD 128,68 juta (Rp2,01 triliun) menjadi USD 123,04 juta (Rp1,92 triliun) secara tahunan, namun liabilitas Perseroan pun mengalami penurunan 15,79% dari USD 80,63 juta (Rp1,26 triliun) menjadi USD 67,9 juta (Rp1,06 triliun) pada kuartal III-2022.

Dengan demikian, ekuitas GTSI per kuartal III-2022 tercatat pada angka US D55,14 juta (Rp860,24 miliar), meningkat dari USD 50,95 juta (Rp794,87 miliar) dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Masih pada periode yang sama, GTSI mencatat marjin bersih sebesar 14,68%, berbalik dari negatif 52,72% pada laporan keuangan akhir tahun sebelumnya.

Selanjutnya, tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) GTSI menuju positif dari negatif 12,6% menjadi 3,71%, dan tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) pun turut menghijau dari negatif 33,75% menjadi 8,28%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raup Pendapatan Rp 1,3 Triliun, VIVA Fokus Perkuat Bisnis Digital

Raup Pendapatan Rp 1,3 Triliun, VIVA Fokus Perkuat Bisnis Digital

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 06:05 WIB

RIG Tenders Beberkan Strateginya di 2023 untuk Peningkatan Laba

RIG Tenders Beberkan Strateginya di 2023 untuk Peningkatan Laba

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 17:56 WIB

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci Laba BRI Tumbuh 106,4%

Transformasi Berkelanjutan Jadi Kunci Laba BRI Tumbuh 106,4%

Bisnis | Senin, 21 November 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB