Anak Usaha Kimia Farma Dapat Suntikan Modal Rp 1,86 Triliun

Iwan Supriyatna

Sabtu, 31 Desember 2022 | 06:22 WIB
Anak Usaha Kimia Farma Dapat Suntikan Modal Rp 1,86 Triliun
PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) resmi kedatangan investor baru di anak usaha jaringan Apoteknya PT Kimia Farma Apotek (KFA) dengan penambahan modal senilai Rp1,86 triliun setara 40 persen saham.

Suara.com - PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) resmi kedatangan investor baru di anak usaha jaringan Apoteknya PT Kimia Farma Apotek (KFA) dengan penambahan modal senilai Rp1,86 triliun setara 40 persen saham.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat 30 Desember, Kimia Farma merampungkan transaksi pelepasan sebagian saham KFA dan menerbitkan saham baru KFA yang diambil oleh Indonesia Investment Authority (INA) dan grup Silk Road Fund Co., Sovereign Wealth Fund (SWF) milik China. KAEF melepas saham KFA sebanyak pelepasan sebagian saham kepada PT Akar Investasi Indonesia, anak usaha INA, dan CIZJ Limited, anak usaha SRF senilai Rp460 miliar.

Selain itu, KFA juga menerbitkan saham baru senilai Rp1,4 triliun yang diserap oleh AII dan CIZJ. Dengan begitu, total nilai transaksinya mencapai Rp1,86 triliun.

"Pasca transaksi tersebut, mengakibatkan penurunan persentase kepemilikan saham KAEF dalam KFA dari semula sebesar 99,99 persen menjadi sebesar 59,99 persen. Namun, Perseroan masih menjadi Pemegang Saham Pengendali KFA dan Laporan Keuangan KFA masih tetap dikonsolidasikan dalam laporan keuangan perseroan," jelas manajemen Kimia Farma dalam keterbukaan informasi tersebut.

Masuknya investor baru ini merealisasikan penandatanganan awal saat G20 pada November lalu. Kimia Farma berencana mengembangkan segmen ritel farmasi, klinik kesehatan dan laboratorium diagnostika melalui KFA.

"Ke depannya pengembangan klinik dan laboratorium juga ditujukan untuk daerah wisata dan luar Jawa mendukung Pemerintah dalam pemerataan pelayanan kesehatan ke masyarakat," ungkapnya.

Saat ini, jumlah outlet eksisting yang dimiliki adalah sebanyak 1.195 apotek, 410 klinik dan 72 laboratorium klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Rencana pengembangan usaha ini melalui bisnis model baru dengan digitalisasi yang mengombinasikan offline dan online store dengan strategi omnichannel, integrasi apotek-klinik lab diagnostika, serta New Digital Channel.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2022, KFA mencatatkan aset lancar sebesar Rp6,63 triliun dan setelah transaksi jumlah aset lancar tersebut melompat menjadi Rp8,49 triliun.

KFA juga masih mengalami rugi tahun berjalan sebesar Rp206,3 triliun. Namun, seiring masuknya investor baru tersebut, posisi rugi dalam bukunya bertambah menjadi Rp278,69 miliar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Khawatir, BUMN Ini Penuhi Kebutuhan Kesehatan saat Perjalanan Nataru

Tak Perlu Khawatir, BUMN Ini Penuhi Kebutuhan Kesehatan saat Perjalanan Nataru

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 14:29 WIB

Bio Farma Gandeng MSD Produksi Vaksin HPV di Indonesia

Bio Farma Gandeng MSD Produksi Vaksin HPV di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:11 WIB

Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional, Kimia Farma Teken MoU dengan Sinopharm International

Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional, Kimia Farma Teken MoU dengan Sinopharm International

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 05:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:57 WIB

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:46 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 08:29 WIB

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

×