Waduh, Starbucks Pecat Pegawai yang Dirikan Serikat Pekerja

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 03 April 2023 | 09:19 WIB
Waduh, Starbucks Pecat Pegawai yang Dirikan Serikat Pekerja
Gerai baru starbucks di Madiun [Foto: ANTARA]

Suara.com - Perusahaan gerai kopi Starbucks Amerika Serikat (AS) memecat pegawainya yang menginisiasi pendirian serikat pekerja. Pegawai tersebut bernama Alexis Rizzo, di mana dia bertanggung jawab dalam menginisasi kampanye serikat pekerja Starbucks.

Seperti dilansir dari CNBC Internasional, Rizzo telah bekerja sebagai pengawas shift di Starbucks selama tujuh tahun. Dirinya juga sebagai pemimpin serikat pekerja di toko New York.

Pemecatan Rizzo ini diumumkan oleh serikyt pekerja Starbucks yang bernama pekerja Starbucks United lewat Tweet di akun Twitter. Selain itu, Starbucks united juga menuliskan di laman GoFundMe bahwa pemecatan ini adalah pembalasan yang paling buruk.

"Saya benar-benar patah hati. Itu bukan hanya pekerjaan bagi saya. Itu seperti keluarga saya," ujar Rizzo kepada CNBC Internasional dalam sebuah wawancara, seperti dikutip, Senin (3/4/2023).

"Rasanya seperti kehilangan segalanya. Saya sudah berada di sana sejak saya berusia 17 tahun. Ini seperti seluruh sistem mendukung saya, dan saya pikir mereka tahu itu," tambah dia.

Rizzo menuturkan, manajer toko memecatnya setelah dirinya menyelesaikan shiftnya pada hari Jumat. Dia menyebut, alasan pemecatannya karena dia terlambat sebanyak empat kali. Menurut dia, dua diantaranya, Rizo hanya terlambat selama satu menit.

Namun, Starbucks berkilah bahwa Rizzo telah melewatkan lebih dari empat jam kerja dalam keterlambatan. Selain itu Rizzo juga telah mendapat surat peringatan terlambat kerja.

Starbucks mengatakan kepada CNBC bahwa Rizzo telah melewatkan lebih dari empat jam kerja selama kejadian tersebut, dan bahwa dia telah berulang kali mendapat surat peringatan karena terlambat.

Juru bicara Starbucks Rachel Wall menegaskan, pemecatan ini hanya sebagai penegakkan pelanggaran. Menurut dia, banyak pelanggaran keterlambatan yang berdampak pada kinerja baritas lain di gerai yang ditempati Rizzo.

baca juga

"Kami memberikan Pengalaman Starbucks kepada satu sama lain dan pelanggan kami pagi ini, dan toko-toko di area tersebut terus melayani pelanggan tanpa gangguan akhir pekan ini," imbuhnya.

Untuk diketahui, hampir 300 kafe Starbucks telah memilih untuk berserikat di bawah Serikat Pekerja Starbucks. Secara total, serikat pekerja telah mengajukan lebih dari 500 keluhan soal sistem ketenagakerjaan yang tidak adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GBB Sepakat Jalin Kerja Sama dengan DPC Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Tangerang

GBB Sepakat Jalin Kerja Sama dengan DPC Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Tangerang

Bisnis | Minggu, 02 April 2023 | 20:54 WIB

Serikat Pekerja Nasional Cabang Morowali Deklarasi Dukungan untuk Ganjar, Ini Alasannya

Serikat Pekerja Nasional Cabang Morowali Deklarasi Dukungan untuk Ganjar, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 27 Maret 2023 | 10:33 WIB

300 Ribu Botol Starbucks Vanilla Frappuccino Ditarik, Diduga Ada Kandungan Kaca

300 Ribu Botol Starbucks Vanilla Frappuccino Ditarik, Diduga Ada Kandungan Kaca

Bisnis | Senin, 20 Februari 2023 | 11:52 WIB

Terkini

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

×