Kerugian BUMN Wijaya Karya Memburuk di 3 Bulan Pertama Tahun Ini

Kamis, 04 Mei 2023 | 19:26 WIB
Kerugian BUMN Wijaya Karya Memburuk di 3 Bulan Pertama Tahun Ini
Kondisi keuangan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tiga bulan pertama atau kuartal I 2023 tidak begitu menggemberikan, pasalnya emiten BUMN Karya ini menderita rugi bersih sebesar Rp521,25 miliar.

Suara.com - Kondisi keuangan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tiga bulan pertama atau kuartal I 2023 tidak begitu menggemberikan, pasalnya emiten BUMN Karya ini menderita rugi bersih sebesar Rp521,25 miliar atau memburuk dibanding periode sama tahun 2022 yang membukukan laba bersih sebesar Rp1,328 miliar.

Mengutip laporan keuangan WIKA pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) tanpa audit, Kamis (4/5/2023) kondisi rugi ini membuat saldo laba perseroan berkurang 11,9 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp3,851 triliun.

Padahal, secara pendapatan bersih WIKA mengalami kenaikan sebesar 37,4 persen dibanding kuartal I 2022 menjadi Rp4,346 triliun, dimana ditopang oleh pendapatan lini usaha infrastruktur dan gedung meningkat 56,2 persen menjadi Rp2,37 triliun. Begitu juga dengan pendapatan lini usaha industri yang tumbuh 8,7 persen menjadi Rp955,85 miliar.

Tak hanya itu, pendapatan lini usaha energi dan pembangkit listrik juga ikut terkerek naik 32,3 persen menjadi Rp744,56 miliar, begitu juga dengan pendapatan dari hotel sebesar Rp188,73 miliar, dimana periode yang sama tahun lalu pos ini nihil.

Namun sayangnya, beban pokok pendapatan membengkak 43,4 persen menjadi Rp4,023 triliun, sehingga laba kotor menyusut 9,7 persen menjadi Rp323,11 miliar. Apalagi beban usaha yang ikut melonjak 202,5 persen menjadi Rp236,8 miliar. Walhasil, laba usaha anjlok 69,1 persen yang tersisa Rp86,303 miliar.

Kinerja perseroan kian tertekan dengan beban dari pendanaan yang naik 101,4 persen menjadi Rp570,44 miliar. Ditambah beban pajak penghasilan meningkat 14,09 persen menjadi Rp76,166 miliar. Akibanya, WIKA menderita rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp518,69 miliar.

Sementara itu, total kewajiban berkurang 3,1 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp55,768 triliun. Pada sisi lain, jumlah ekuitas menyusut 3,01 persen dibanding 31 Desember 2022 menjadi Rp16,966 triliun.

Patut dicermati, kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi sepanjang kuartal I 2023 menyentuh Rp2,225 triliun. Pasalnya, penerimaan kas pelanggan hanya mencapai Rp4,791 triliun. Tapi pembayaran kepada pemasok mencapai Rp6,5 triliun. Ditambah pembayaran kepada direksi dan karyawan sebesar Rp492,23 miliar.

Baca Juga: Kuartal 1 2023, Krakatau Steel Berbalik Rugi Rp273,5 Miliar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI