1.000 Kapal Nelayan dalam Acara Petik Laut Lebih 'Berwarna' dengan Dukungan Avian

M Nurhadi

Jum'at, 19 Mei 2023 | 17:16 WIB
1.000 Kapal Nelayan dalam Acara Petik Laut Lebih 'Berwarna' dengan Dukungan Avian
Kapal Nelayan yang ikut serta di Petik Laut Tahunan (Ist)

Suara.com - Nelayan di sejumlah daerah di Indonesia memiliki kebiasaan mengadakan acara sedekah laut atau dikenal pula dengan istilah petik laut.

Agenda ini sendiri merupakan bentuk rasa terima kasih dari para nelayan kepada alam yang telah memberikan hasil tangkapan ikan sepanjang tahun. Salah satu bagian dari acara Petik Laut adalah pengecatan kembali kapal nelayan.

Tahun ini, Avian Brands kembali mendukung acara Petik Laut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dengan tema "Warna Warni Kapal Nelayan". Hingga kini, sudah ada tiga agenda di pesisir laut yakni Kabupaten Bekasi, Bima dan Sukabumi.

Salah satu dukungan tersebut yakni melalui produk Avian Cat Kayu dan Besi yang memberikan tampilan baru untuk kapal, dermaga, dan fasilitas umum lainnya agar nampak lebih baru dan awet. Lebih dari 3.830 kg cat kayu dan besi telah digunakan untuk mewarnai lebih dari 500 kapal nelayan.

Hingga akhir tahun 2023, Avian Brands akan terus memberikan dukungan berupa bantuan cat secara berkala untuk mewarnai kapal-kapal nelayan. Program Avian Brands Peduli bertujuan untuk berpartisipasi dalam 12 acara Petik Laut dan mendukung lebih dari 1.000 kapal nelayan agar tampak baru.

Dengan kegiatan CSR ini, kami berharap Avian Brands Peduli dapat terus memberikan kontribusinya dan dukungan penuh dalam melestarikan budaya dan tradisi Petik Laut di Indonesia, serta memberikan dampak positif bagi para nelayan, lingkungan, dan seluruh masyarakat Indonesia.

Selanjutnya, dalam waktu dekat, akan diadakan acara Petik Laut di Batulicin, Pamekasan, dan Jember.

"Sebagai seorang nelayan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT Avia Avian Tbk. yang telah membantu dengan pembagian cat, membuat perahu kami yang kusam kini memiliki warna kembali. Warna catnya lebih cerah dan lebih tahan lama dibandingkan dengan cat lainnya," kata salah satu nelayan, Riyanto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Ribu Peserta Akan Hadiri Penas KTNA XVI di Padang Sumbar

8 Ribu Peserta Akan Hadiri Penas KTNA XVI di Padang Sumbar

Sumbar | Senin, 15 Mei 2023 | 12:41 WIB

Baru Ada 7, Pemerintah Bakal Perbanyak SPBU Khusus Nelayan Sampai 250

Baru Ada 7, Pemerintah Bakal Perbanyak SPBU Khusus Nelayan Sampai 250

Bisnis | Senin, 15 Mei 2023 | 07:57 WIB

OMG Gelar Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Jakarta Melalui Produk Olahan dan Turunan Kerang

OMG Gelar Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Jakarta Melalui Produk Olahan dan Turunan Kerang

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 17:55 WIB

Kunjungi Cilacap, Taj Yasin Berharap Warga Kampung Laut Bisa Olah Kepiting

Kunjungi Cilacap, Taj Yasin Berharap Warga Kampung Laut Bisa Olah Kepiting

Purwokerto | Sabtu, 13 Mei 2023 | 21:12 WIB

Dampak Pencemaran Limbah Minyak, Nelayan Pantai Melayu Batam Bisa Berbulan-bulan Tak Melaut

Dampak Pencemaran Limbah Minyak, Nelayan Pantai Melayu Batam Bisa Berbulan-bulan Tak Melaut

Batam | Sabtu, 13 Mei 2023 | 13:26 WIB

Tangis Ibu Tak Kuasa Tahan Haru saat Sambut Kepulangan Anaknya yang Berhasil Lolos dari Maut

Tangis Ibu Tak Kuasa Tahan Haru saat Sambut Kepulangan Anaknya yang Berhasil Lolos dari Maut

Video | Sabtu, 13 Mei 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:38 WIB

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:36 WIB

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:33 WIB

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

×