OMG Gelar Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Jakarta Melalui Produk Olahan dan Turunan Kerang

Iwan Supriyatna

Minggu, 14 Mei 2023 | 17:55 WIB
OMG Gelar Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Jakarta Melalui Produk Olahan dan Turunan Kerang
Wilayah utara Jakarta berbatasan langsung dengan laut dan identik dengan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

Suara.com - Wilayah utara Jakarta berbatasan langsung dengan laut dan identik dengan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

Tak hanya ikan, berbagai komoditas tangkapan laut ditangkap oleh nelayan, salah satunya adalah kerang hijau yang menjadi andalan mata pencaharian masyarakat Kampung Nelayan, Clincing Jakarta Utara.

Kampung Nelayan Cilincing punya sentra pengupas kulit kerang yang terkenal dan unik dalam mengolah kerang yang kaya manfaat tersebut. Salah satu yang dimanfaatkan adalah dengan mengolahnya sebagai kerupuk kijing, yang selama ini menjadi cemilan khas daerah setempat.

Untuk itu, dalam rangka memanfaatkan potensi dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, Orang Muda Ganjar (OMG) memberikan 'Pelatihan UMKM Pembuatan Kerupuk Kijing' kepada masyarakat Kampung Kerang, Clincing, Jakarta Utara.

"Kami membangkitkan UMKM yang paling ikonik di tempat ini, yaitu kerupuk kerang ijo. Mayoritas warga di sini adalah pengupas kerang ijo, jadi kami membuat inovasi kerupuk kerang ijo," ujar Wakil Koordinator Wilayah OMG DKI Jakarta Widodo ditulis Minggu (14/5/2023).

Pada kesempatan pertama kali ini, OMG memberikan pelatihan dasar seputar proses produksi kerupuk kerang ijo yang meliputi bahan baku dan cara pengolahan untuk mendapatkan cita rasa yang lezat.

"Tahap pertama kami memberikan ilmu agar para peserta paham mengenai bahan baku bumbu yang dibutuhkan dan potensi lainnya seputar penjualan kerang ijo," tambahnya.

Widodo menjelaskan terkait dengan potensi pengembangan dari kerupuk kijing tersebut. Pasalnya, dengan keunikan dan rasa kerang yang khas, Widodo yakin produk turunan tersebut bisa diterima dan dinikmati masyarakat khalayak sehingga bisa menjadikan wilayah tersebut menjadi sentra kerupuk kijing di Indonesia.

"Potensi pasti ada karena memang demandnya sudah ada, yang kami perlukan saat ini adalah inovasi dalam pengemasan dan perluasan pemasarannya aja," lanjut Widodo.

baca juga

Ke depan, OMG akan memberikan pelatihan pemasaran lanjutan dan menyediakan sarana pemasaran untuk mempermudah masyarakat setempat dalam memgimplementasikan pemasaran hasil produksi tersebut.

"Kegiatan lanjutannya tentu kami akan memfasilitasi pemasarannya, seperti membuat akun ecommerce untuk memasarakan produk tersebut secara online maupun konvensional, serta menciptakan diversifikasi produk yang akan dipasarkan," jelasnya.

Dengan demikian, Widodo berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan wilayah setempat, serta memberikan program yang selama ini sudah dijalankan oleh Ganjar Pranowo dalam hal mendorong UMKM di wilayah tersebut.

"Tentu kami berharap bisa diterima sebagai entitas di warga Kampung Kerang. Kemudian, kita juga berharap para masyarakat dapat menerima dengan baik kedatangan kami sebagai kepanjangan tangan dalam menanamkan nilai-nilai Pak Ganjar Pranowo khususnya di bidang UMKM," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Cilacap, Taj Yasin Berharap Warga Kampung Laut Bisa Olah Kepiting

Kunjungi Cilacap, Taj Yasin Berharap Warga Kampung Laut Bisa Olah Kepiting

Purwokerto | Sabtu, 13 Mei 2023 | 21:12 WIB

Dampak Pencemaran Limbah Minyak, Nelayan Pantai Melayu Batam Bisa Berbulan-bulan Tak Melaut

Dampak Pencemaran Limbah Minyak, Nelayan Pantai Melayu Batam Bisa Berbulan-bulan Tak Melaut

Batam | Sabtu, 13 Mei 2023 | 13:26 WIB

Tangis Ibu Tak Kuasa Tahan Haru saat Sambut Kepulangan Anaknya yang Berhasil Lolos dari Maut

Tangis Ibu Tak Kuasa Tahan Haru saat Sambut Kepulangan Anaknya yang Berhasil Lolos dari Maut

Video | Sabtu, 13 Mei 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

×