Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Trik Penjualan Jco Dibongkar Oleh Konsumen, Begini Modusnya

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 22 Mei 2023 | 14:25 WIB
Trik Penjualan Jco Dibongkar Oleh Konsumen, Begini Modusnya
Kini tak perlu ke mal untuk menikmati roti dan donat yang teksturnya super lembut sambil ditemani secangkir kopi. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Trik Jco untuk meningkatkan penjualan diungkap oleh salah satu warganet. Hal ini setelah warganet curhat, lantaran merasa dicurangi saat membeli donat Jco.

Video curhatan itu diunggah oleh akun TikTok Aulia Zeins, yang kekinian menjadi viral.

Aulia bercerita menjadi korban trik upselling Jco, di mana menaikkan harga jual dengan menambahkan produk lain ke dalam bill-nya. Pasalnya, karyawan itu tidak menginformasikan terlebih dahulu dan tanpa persetujuan Aulia.

"SURAT TERBUKA UNTUK JCO PLISSS !!! Tatar lagi karyawan lo biar gak NGE LICIKIN PEMBELI YG GAK NGERTI KAYA GW," tulisnya dalam video TikTok, yang dikutip Senin (22/5/2023).

Aulia melanjutkan, dirinya kesal karena, membayar lebih makanan yang sebenarnya bukan pilihannya.

Awalnya, dia hanya ingin berniat membeli 1 lusin donat Jco, akan tetapi karyawan gerai itu menawarkan untuk mem-bundling dengan donat kecil, sehingga total harganya menjadi Rp 148 ribu.

"Gw gak mau karena memang mau beli donat gede aja 1 lusin. Trus gw nanya emang kalo beli donatnya aja 1 lusin berapa? Mas masnya jawab Rp 124 rb (setaun lalu gw beli jco rasanya gak sampe 100k, gw pikir mungkin naik harganya)," kata Aulia.

Setelah ingin melakukan pembayaran, Aulia merasa bingung diminta memilih kue oleh kasir dan ia akhirnya memilih salah satu kue.

"Gw nanya "bonus ya?" Karena kan gw mau beli donat doang 1 lusin gak mau tambahan apa2. Trus mas masnya gak jawab apa2. Singkat cerita gw milih cake red velvet," lanjutnya.

baca juga

Kemudian setelah selesai membayar, Aulia langsung keluar tanpa mengecek struk belanjaannya. Namun, dirinya masih bingung bahwa harga 1 lusin donat Jco lebih dari Rp 100 ribu.

Alhasil, dirinya kembali melihat struk belanjaannya dan Aulia baru sadar kalau dirinya terkena up selling.

Setelah video viral, Aulia mengakui, sempat dihubungi oleh pihak Jco lewat pesan langsung di Instagram. Pihak Jco meminta data diri untuk melakukan klarifikasi.

Hanya saja, Aulia menolak, sebab ia merasa tidak ada kerugian materil yang diterimanya.

"Gue cuma kesel aja kenapa si mas mas itu harus bohong tentang harha Jco satu lusin yang sebenarnya. Dan dari konten itu memang gue gak ingin ngambil sebuah keuntungan apa pun tapi memang hanya untuk teman-teman yang mungkin minggu depan atau besok mau beli Jco supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi," pungkas Aulia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Solid, BRI Catatkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management 19,96% per Kuartal I-2023

Kinerja Solid, BRI Catatkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management 19,96% per Kuartal I-2023

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 13:25 WIB

Teknik Jahit Ala Jepang Bisa Jadi Ide Bisnis Kawula Muda di Depok

Teknik Jahit Ala Jepang Bisa Jadi Ide Bisnis Kawula Muda di Depok

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 08:33 WIB

Bisnis Inara Rusli, Makin Sukses Setelah Cerai dan Buka Cadar?

Bisnis Inara Rusli, Makin Sukses Setelah Cerai dan Buka Cadar?

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2023 | 16:43 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB