Sepeda Motor Listrik Sepi Peminat, Pemerintah Berencana Beri Subsidi Tanpa Syarat

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 08 Juni 2023 | 14:47 WIB
Sepeda Motor Listrik Sepi Peminat, Pemerintah Berencana Beri Subsidi Tanpa Syarat
Baterai Sepeda Motor Listrik. (Dok: Oyika)

Suara.com - Pemerintah dikabarkan akan menghapus subsidi motor listrik berbasis baterai untuk kelompok tidak mampu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan, kebijakan ini berpotensi diberikan untuk semua kalangan.

Hal ini ia sampaikan lantaran pembelian motor listrik dalam negeri masih rendah meski sudah diberikan subsidi sebesar Rp 7 juta. Hingga 5 Juni 2023, hanya ada 637 unit motor listrik yang dibeli dengan subsidi, jauh dari target 200.000 unit.

"Kami telah membuka subsidi motor listrik melalui aplikasi Sisapira. Namun, perkembangannya tidak signifikan. Pembelian sepeda motor listrik sangat lambat," ujarnya saat hadir dalam acara bertajuk Ekosistem Menuju Energi Bersih yang disiarkan di saluran YouTube Kementerian Komunikasi dan Informatika, dikutip pada Kamis (8/6/2023). 

"Apakah perlu membahas kemungkinan mengganti bantuan pemerintah sehingga dapat digunakan oleh semua orang? Kami sedang mengevaluasi semuanya," ujarnya.

Menurut Moeldoko, mekanisme penyaluran subsidi untuk pembelian motor listrik akan lebih sederhana dan praktis agar tidak rumit. Kecepatan pencairan dana juga menjadi perhatian, sehingga semua sektor terkait dapat mendapatkan manfaatnya. 

"Subsidi ini diberikan kepada diler dan akan menjadi restitusi, sehingga terkesan pembayarannya memakan waktu lama. Ini yang kami evaluasi agar pembayaran dapat dilakukan dalam waktu satu hingga dua bulan," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Moeldoko juga menyebut peran perbankan dalam menunda pengadaan fasilitas pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) oleh pihak swasta.

Menurutnya, jika perbankan tidak memberikan dukungan kepada nasabah untuk membeli motor listrik, akan berdampak pada keterbatasan SPKLU yang tersedia.

"Isu ketersediaan stasiun pengisian, juga tergantung pada swasta. Jika perbankan tidak memberikan dukungan yang kuat untuk pembiayaan pembelian sepeda motor, maka orang akan kesulitan beralih. Ini terkait dengan bagaimana swasta mempersiapkan SPKLU," ungkap Moeldoko.

Baca Juga: CEK FAKTA: AHY Pamit Mundur, Jabatan Ketum Demokrat Diambil Alih Moeldoko

"Jika motor listrik tidak populer, SPKLU juga tidak akan berkembang. Oleh karena itu, perbankan harus memberikan dukungan yang kuat," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI