Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Bank Indonesia Jadi Regulator Makroekonomi Terbaik di Asia Pasifik

M Nurhadi

Rabu, 14 Juni 2023 | 14:48 WIB
Bank Indonesia Jadi Regulator Makroekonomi Terbaik di Asia Pasifik
Penyerahan penghargaan The Best Macroeconomic Regulator in Asia Pacific dari The Asian Bankers kepada Bank Indonesia di Bangkok, Thailand, Selasa (13/06/2023)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) kembali meraih penghargaan sebagai regulator terbaik di Asia Pasifik 2023 (The Best Macroeconomic Regulator in Asia Pacific) dari The Asian Bankers, sebuah majalah ekonomi di Asia. Penghargaan ini sebelumnya juga diperoleh oleh BI pada tahun 2020.

Dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta pada hari Rabu (14/6/2023), Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengungkapkan apresiasi atas penghargaan ini dan melihatnya sebagai pengakuan internasional terhadap kinerja ekonomi Indonesia yang terjaga.

Penghargaan ini juga menunjukkan pengakuan internasional terhadap sinergi yang kuat antara kebijakan BI dan kebijakan ekonomi nasional dalam memperkuat ketahanan, mempercepat pemulihan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Penghargaan ini diumumkan dalam acara Leadership Achievement Awards Ceremony di Bangkok, Thailand, pada hari Selasa (13/6). Ini merupakan penghargaan keempat yang diberikan oleh The Asian Banker kepada Bank Indonesia secara beruntun sejak tahun 2020.

Dalam penilaiannya, The Asian Banker menilai bahwa BI telah menunjukkan keunggulan dalam mengelola perekonomian, yang berhasil menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah kondisi ketidakpastian global yang tinggi.

Tiga aspek utama menjadi pertimbangan dalam keputusan The Asian Banker. Pertama, konsistensi BI dalam mengadopsi bauran kebijakan moneter yang didukung oleh sinergi dan koordinasi kebijakan dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang mampu menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi.

Dengan koordinasi tersebut, tingkat inflasi dapat lebih rendah dari perkiraan pasar, dan pertumbuhan ekonomi dapat segera kembali ke jalur sebelum pandemi.

Aspek kedua adalah bahwa BI secara konsisten menerapkan kebijakan moneter yang berorientasi pada depan (front loaded), preventif (pre-emptive), dan berorientasi ke depan (forward looking), sehingga dapat menurunkan ekspektasi inflasi dan mendorong inflasi inti kembali berada dalam kisaran 2 persen hingga 4 persen.

Ketiga, penguatan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, terutama inflasi impor, melalui strategi intervensi ganda (triple intervention) di pasar spot, pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta melalui pembelian atau penjualan surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.

Penghargaan sebagai regulator terbaik di Asia Pasifik 2023 ini diberikan kepada bank sentral yang unggul dalam menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

The Asian Banker, sebagai penyedia informasi perbankan sejak tahun 1996, secara rutin melakukan penilaian terhadap prestasi bank sentral dan regulator jasa keuangan di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Akhir Mei Turun Jadi USD 139,3 Miliar

Buat Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa Akhir Mei Turun Jadi USD 139,3 Miliar

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2023 | 10:59 WIB

Tahun Politik, Bos BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Makin Perkasa

Tahun Politik, Bos BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Makin Perkasa

Bisnis | Kamis, 08 Juni 2023 | 14:16 WIB

Indonesia Berhasil Turunkan Inflasi, Sri Mulyani Bilang Begini

Indonesia Berhasil Turunkan Inflasi, Sri Mulyani Bilang Begini

| Kamis, 01 Juni 2023 | 19:35 WIB

Jumlah Uang Beredar di RI Tembus Rp8.350 Triliun Hingga April 2023

Jumlah Uang Beredar di RI Tembus Rp8.350 Triliun Hingga April 2023

Bisnis | Senin, 29 Mei 2023 | 13:51 WIB

Asal-usul Desain Uang Rupiah 2.000 Bisa Mirip dengan 50.000

Asal-usul Desain Uang Rupiah 2.000 Bisa Mirip dengan 50.000

Bisnis | Senin, 29 Mei 2023 | 14:08 WIB

BI: Kredit Perbankan di Indonesia Tumbuh 8,08 Persen

BI: Kredit Perbankan di Indonesia Tumbuh 8,08 Persen

| Kamis, 25 Mei 2023 | 16:48 WIB

Terkini

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB