Bisnis Jual Beli Organ Manusia, Ginjal Dihargai Rp2,8 Miliar Hingga Pencurian Mayat

M Nurhadi

Minggu, 25 Juni 2023 | 08:02 WIB
Bisnis Jual Beli Organ Manusia, Ginjal Dihargai Rp2,8 Miliar Hingga Pencurian Mayat
Ilustrasi ginjal (Unsplash)

Suara.com - Belakangan ini, isu jual beli organ manusia kembali menjadi perbincangan setelah ada penggerebekan di sebuah rumah di Bekasi yang diduga menjadi tempat penampungan calon korban.

Diduga kuat bahwa calon korban akan dibawa ke luar negeri untuk diambil organ tubuhnya. Meskipun ini bukan berita baru, sudah banyak iklan di media dan internet yang menawarkan hal tersebut.

Namun, karena transaksi semacam ini dilarang di banyak negara, perdagangan organ tubuh di pasar gelap lantas semakin marak.

Diperkirakan ada jutaan orang di seluruh dunia yang bersedia membayar mahal untuk memenuhi kebutuhan organ tubuh. Hal ini menyebabkan bisnis jual beli organ di pasar gelap menjadi subur.

Menurut laporan dari Seeker, jika seseorang dapat menjaga setiap organ tubuh dan bahan kimia di dalam tubuhnya, maka bisa menghasilkan sekitar 45 juta dolar AS atau sekitar 633 miliar rupiah.

Namun, hal itu dibantah dengan transkrip medis terkait yang menyebutkan bahwa harga rata-rata tubuh manusia yang sudah menjadi mayat hanya sekitar 550.000 dolar AS (dengan beberapa bagian tubuh utama yang memiliki harga tinggi).

Organ dengan nilai tertinggi yang dapat dijual secara legal di Amerika Serikat adalah hati. Hati berkualitas nomor satu dapat dihargai sekitar 557.000 dolar AS (sekitar 7,8 miliar rupiah) hingga satu juta dolar AS. Kemudian disusul ginjal yang harganya sekitar 262.000 dolar AS (sekitar 3,6 miliar rupiah).

Sayangnya, harga organ yang dijual melalui pasar gelap jauh lebih murah dari itu, ginjal berada pada posisi kedua sebagai organ termahal, dengan harga di pasar gelap sekitar Rp2,8 miliar atau 200.000 dolar AS dan hati dapat dijual seharga 2 miliar atau sekitar 150.000 dolar AS. Sementara, dalam laporan yang sama mengklaim, saat ini ada sekitar 123.000 orang di AS yang menunggu organ donor dan hanya ada 14.000 organ yang tersedia setiap tahun.

Sedangkan paru-paru jadi organ manusia dengan harga tertinggi di pasar gelap. Harganya berkisar sekitar 300.000 dolar AS atau sekitar Rp4,2 miliar. 

baca juga

Untuk organ lain, jantung dan kornea mata dijual seharga 100.000 dolar AS atau sekitar 1,4 miliar rupiah.

Jumlah tersebut baru satu negara, belum negara lain seperti China, Malaysia, Rusia dan lain sebagainya.

Untuk harga organ lain juga memiliki harga tersendiri di pasar gelap, sebagai contoh, kulit manusia dihargai sekitar 10 dolar per inci, perut seharga 500 dolar AS (sekitar 7 juta rupiah), dan bola mata seharga 1.500 dolar AS (sekitar 21 juta rupiah) setiap harinya.

Parahnya, organ tersebut tidak selalu berasal dari orang yang sukarela menyerahkannya. Beberapa korban adalah orang miskin yang terjerat hutang, napi, hingga perampokan makam.

Diperkirakan ada, saat ini ada 100.602 orang di AS menunggu transplantasi ginjal. Jaringan pasar gelap tidak hanya berperan sebagai penyalur organ tapi juga berperan dalam jual beli produk medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Rumah di Bekasi Jadi Penampungan Donor Ginjal Ilegal Jaringan Internasional

Heboh! Rumah di Bekasi Jadi Penampungan Donor Ginjal Ilegal Jaringan Internasional

Serang | Jum'at, 23 Juni 2023 | 22:45 WIB

Penampakan TPS Liar di Bintara Bekasi, Gunungan Sampah Melebihi Tinggi Rumah Warga

Penampakan TPS Liar di Bintara Bekasi, Gunungan Sampah Melebihi Tinggi Rumah Warga

Bekaci | Jum'at, 23 Juni 2023 | 20:11 WIB

Ngeri! 5 Fakta Sindikat Penjualan Ginjal Jaringan Internasional di Bekasi: Modusnya Licik

Ngeri! 5 Fakta Sindikat Penjualan Ginjal Jaringan Internasional di Bekasi: Modusnya Licik

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 18:24 WIB

Kembangkan Kasus Penjualan Organ Tubuh di Bekasi, Kapolda Metro Jaya: Sebentar Lagi Tuntas

Kembangkan Kasus Penjualan Organ Tubuh di Bekasi, Kapolda Metro Jaya: Sebentar Lagi Tuntas

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 18:11 WIB

Ciri-ciri Penghuni Tempat Penampungan Ginjal Ilegal di Bekasi: Rambut Pirang, Mirip Orang Luar Pulau Jawa

Ciri-ciri Penghuni Tempat Penampungan Ginjal Ilegal di Bekasi: Rambut Pirang, Mirip Orang Luar Pulau Jawa

Bekaci | Jum'at, 23 Juni 2023 | 12:33 WIB

Belajar Dari Kasus Muhammad Fajri, Waspadai Bahaya Laten Obesitas

Belajar Dari Kasus Muhammad Fajri, Waspadai Bahaya Laten Obesitas

Semarang | Kamis, 22 Juni 2023 | 21:39 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×