Belajar Dari Kasus Muhammad Fajri, Waspadai Bahaya Laten Obesitas

Semarang Suara.Com
Kamis, 22 Juni 2023 | 21:39 WIB
Belajar Dari Kasus Muhammad Fajri, Waspadai Bahaya Laten Obesitas
Muhammad Fajri meninggal dunia di RSCM (suara.com)

SUARA SEMARANG Muhammad Fajri, seorang pria penderita obesitas dengan bobot 300 kg meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan selama 14 hari di Rumah sakit Cipto Mangunkusumo.

Akibat obesitas, Fajri disebut mengalami  masalah pada paru – paru,  jantung serta pencernaan.

Pria berusia 26 tahun asal tangerang itu meninggal dunia pada kamis (22/6/2023) dini hari  pada pukul 01.25 wib.

Dilansir dari berbagai sumber, obesitas adalah kondisi medis yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebihan. 

Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penampilan fisik seseorang, tetapi juga dapat memiliki konsekuensi serius terhadap kesehatan

Orang dengan obesitas memang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan gagal jantung. 

Lemak berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri dan meningkatkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Obesitas juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti sleep apnea, di mana penderita mengalami gangguan pernapasan saat tidur. 

Lemak yang menumpuk di sekitar dada dan leher dapat menyempitkan saluran pernapasan, menyebabkan gangguan dalam pola tidur dan penurunan kadar oksigen dalam darah.

Baca Juga: Bukan Tunggu Kepgub Heru Budi, Pemprov DKI Janji Naikkan Gaji PJLP Setelah APBD Perubahan Dibahas

Obesitas juga dapat berdampak pada kesehatan mental dan emosional seseorang.

Banyak orang yang mengalami obesitas mengalami depresi, rendah diri, dan mengalami diskriminasi sosial, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Pencegahan dan pengelolaan obesitas sangat penting untuk mengurangi risiko terhadap bahaya kesehatan yang disebutkan di atas. Mengadopsi pola makan sehat, berolahraga secara teratur, membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, serta mempertahankan berat badan yang sehat dapat membantu mengurangi risiko obesitas dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI