Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Pupuk Indonesia Niaga Capai Kinerja Positif di Tahun 2022

Iwan Supriyatna

Kamis, 13 Juli 2023 | 06:27 WIB
Pupuk Indonesia Niaga Capai Kinerja Positif di Tahun 2022
Ilustrasi Kalkulator (Pixabay/edar)

Suara.com - Adanya perbaikan kondisi ekonomi Indonesia di tahun 2022 dan kondisi perekonomian yang cenderung mengalami pertumbuhan, tentunya momentum ini dimanfaatkan secara optimal oleh PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) untuk meningkatkan pendapatannya baik dari sektor perdagangan pupuk maupun non-pupuk terutama perdagangan batubara.

Pupuk Indonesia Niaga merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Perdagangan Pupuk dan Non Pupuk.

Adapun PI Niaga memperdagangkan produk pupuk yang berasal dari lima produsen pupuk terbesar anggota holding Pupuk Indonesia Grup, yaitu PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Iskandar Muda. Hal ini menerapkan sinergi antara Pupuk Indonesia Grup untuk terus dapat memenuhi kebutuhan pupuk Nasional.

Sepanjang tahun 2022, realisasi penjualan Pupuk PSO mencapai 137,580 Ton naik 101% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedangkan realisasi penjualan Pupuk Non PSO mencapai 316.500 Ton meningkat 145% dibanding tahun sebelumnya. Demikian pula halnya untuk penjualan Non Pupuk mencapai 104.710 Ton atau naik 176% jika dibandingkan dengan realisasi di tahun 2021.

Meningkatnya kinerja PI Niaga pada tahun 2022 terutama disebabkan oleh kegiatan usaha perdagangan pupuk, penjualan batubara yang melampaui target serta efisiensi pada beban usaha & beban keuangan yang menyebabkan laba perusahaan menjadi meningkat.

“Ada beberapa hal yang mempengaruhi kinerja perusahaan di tahun 2022, salah satunya untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, perusahaan meningkatkan penjualan dengan cara melakukan selektif customer untuk menjaga arus kas tetap positif, meningkatkan penjualan produk non-pupuk serta melakukan penjajakan bisnis lainnya,” kata Hilman Taufik, Direktur Utama PI Niaga, ditulis Kamis (13/7/2023).

Kedepannya, Pupuk Indonesia Niaga juga sedang mempersiapkan diri untuk menjadi subholding guna menguatkan kapasitas bisnisnya di bidang retail, perdagangan dan distribusi di lingkungan holding Pupuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Libatkan PLN dan ACWA Power Kembangkan Green Hydrogen dan Green Ammonia

Pupuk Indonesia Libatkan PLN dan ACWA Power Kembangkan Green Hydrogen dan Green Ammonia

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 06:22 WIB

Pupuk Indonesia Grup Salurkan 470 Hewan Kurban ke Masyarakat Sekitar

Pupuk Indonesia Grup Salurkan 470 Hewan Kurban ke Masyarakat Sekitar

Bisnis | Senin, 03 Juli 2023 | 05:52 WIB

Pemerintah Bisa Pantau Proses Penebusan Pupuk Secara Real Time dengan Adanya iPubers

Pemerintah Bisa Pantau Proses Penebusan Pupuk Secara Real Time dengan Adanya iPubers

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 14:40 WIB

Terkini

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:37 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:39 WIB