Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 01 Agustus 2023 | 10:41 WIB
Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023
Ilustrasi. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus gigit jari karena masih mencatatkan kerugian yang cukup besar sepanjang paruh pertama tahun 2023.

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus gigit jari karena masih mencatatkan kerugian yang cukup besar sepanjang paruh pertama tahun 2023.

Mengutip laporan keuangan emiten penerbangan plat merah itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (1/8/2023) perseroan menderita rugi bersih senilai USD76,5 juta atau setara Rp1,15 triliun (Rp15.100) pada semester I 2023.

Kondisi ini memburuk dibanding periode sama tahun lalu yang membukukan laba bersih senilai USD3,761 miliar.

Dampaknya, defisit atau akumulasi kerugian kian dalam, yakni sebesar 2,1 persen dibanding akhir tahun 2022 yang menyentuh USD3,757 miliar. Hal itu membuat GIAA mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam USD1,61 miliar.

Padahal, total pendapatan semester I 2023 naik 58,8 persen secara tahunan menjadi USD1,395 miliar. Penopangnya, pendapatan dari penerbangan berjadwal meningkat 62,6 persen menjadi USD1,101 miliar.

Senada, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal melonjak 63,2 persen menjadi USD142,45 juta. Demikian juga dengan pendapatan lain-lainnya tumbuh 33,6 persen menjad USD151,37 juta.

Sayangnya, beban usaha membengkak 4,1 persen menjadi USD1,268 miliar. Terlebih, beban usaha lainnya mencapai USD237, 016 juta, padahal pada semester I 2022 mencatat pendapatan lain senilai USD4,343 miliar.

Pasalnya, GIAA tidak lagi mencatatkan pendapatan restrukturisasi utang dan keuntungan dari restrukturisasi pada semester I 2023. Kedua pos ini pada semester 1 2022 membukukan pendapatan USD4,1 miliar.

Akibatnya, GIAA menderita rugi sebelum pajak senilai USD109,56 juta. Sementara itu, total kewajiban bertambah 1,5 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi USD7,892 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngebul! Gudang Garam Serok Laba Bersih Rp3,28 Triliun di Semester I 2023

Ngebul! Gudang Garam Serok Laba Bersih Rp3,28 Triliun di Semester I 2023

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 15:35 WIB

Dana Pihak Ketiga Emiten Bank Neo Naik 37,11% Persen

Dana Pihak Ketiga Emiten Bank Neo Naik 37,11% Persen

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 10:29 WIB

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB