Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 Agustus 2023 | 10:41 WIB
Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023
Ilustrasi. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus gigit jari karena masih mencatatkan kerugian yang cukup besar sepanjang paruh pertama tahun 2023.

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus gigit jari karena masih mencatatkan kerugian yang cukup besar sepanjang paruh pertama tahun 2023.

Mengutip laporan keuangan emiten penerbangan plat merah itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (1/8/2023) perseroan menderita rugi bersih senilai USD76,5 juta atau setara Rp1,15 triliun (Rp15.100) pada semester I 2023.

Kondisi ini memburuk dibanding periode sama tahun lalu yang membukukan laba bersih senilai USD3,761 miliar.

Dampaknya, defisit atau akumulasi kerugian kian dalam, yakni sebesar 2,1 persen dibanding akhir tahun 2022 yang menyentuh USD3,757 miliar. Hal itu membuat GIAA mengalami tekor modal atau defisiensi modal sedalam USD1,61 miliar.

Padahal, total pendapatan semester I 2023 naik 58,8 persen secara tahunan menjadi USD1,395 miliar. Penopangnya, pendapatan dari penerbangan berjadwal meningkat 62,6 persen menjadi USD1,101 miliar.

Senada, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal melonjak 63,2 persen menjadi USD142,45 juta. Demikian juga dengan pendapatan lain-lainnya tumbuh 33,6 persen menjad USD151,37 juta.

Sayangnya, beban usaha membengkak 4,1 persen menjadi USD1,268 miliar. Terlebih, beban usaha lainnya mencapai USD237, 016 juta, padahal pada semester I 2022 mencatat pendapatan lain senilai USD4,343 miliar.

Pasalnya, GIAA tidak lagi mencatatkan pendapatan restrukturisasi utang dan keuntungan dari restrukturisasi pada semester I 2023. Kedua pos ini pada semester 1 2022 membukukan pendapatan USD4,1 miliar.

Akibatnya, GIAA menderita rugi sebelum pajak senilai USD109,56 juta. Sementara itu, total kewajiban bertambah 1,5 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi USD7,892 miliar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngebul! Gudang Garam Serok Laba Bersih Rp3,28 Triliun di Semester I 2023

Ngebul! Gudang Garam Serok Laba Bersih Rp3,28 Triliun di Semester I 2023

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 15:35 WIB

Dana Pihak Ketiga Emiten Bank Neo Naik 37,11% Persen

Dana Pihak Ketiga Emiten Bank Neo Naik 37,11% Persen

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 10:29 WIB

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×