Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Pemerintah Diminta Perbaiki Data Masyarakat Miskin Agar Bantuan Tepat Sasaran

M Nurhadi

Minggu, 06 Agustus 2023 | 15:53 WIB
Pemerintah Diminta Perbaiki Data Masyarakat Miskin Agar Bantuan Tepat Sasaran
Ilustrasi kawasan kumuh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. BPS mencatat angka kemiskinan di wilayah perkotaan meningkat di tahun 2023 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Pakar ekonomi Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet menyebut, pemerintah perlu terus memperbaiki dan memperbarui data sasaran kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem yang ditargetkan mencapai 0 persen pada tahun 2024.

"Masih ada masalah dengan data yang perlu terus diperbaiki dan diperbarui untuk memastikan bahwa program penurunan tingkat kemiskinan yang akan dijalankan pemerintah dapat mencapai sasaran dengan tepat," kata Yusuf, Minggu (6/8/2023).

Pemerintah telah menetapkan target untuk mencapai tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 0 persen pada tahun 2024, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Melansir Antara, Yusuf beranggapan, keberhasilan dalam pengentasan kemiskinan akan tergantung pada efektivitas dari tiga kebijakan besar pemerintah, yaitu kebijakan untuk mengurangi beban masyarakat, mengurangi kemiskinan ekstrem, dan kebijakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menemukan bahwa bantuan sosial sebesar Rp185,23 miliar telah terindikasi salah sasaran.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Nunung Nuryartono, mengatakan bahwa saat ini ketepatan sasaran kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem telah meningkat setelah pemerintah membuat data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) pada tahun 2022.

"Data ini berisi daftar penerima manfaat yang dapat diakses oleh seluruh kementerian dan lembaga," kata Nunung.

Dia menyebut bahwa sebanyak 27 kementerian dan lembaga telah menggunakan data tersebut untuk melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Untuk memastikan tepat sasaran, data tersebut telah dikirim ke pemerintah daerah untuk diverifikasi dan diintegrasikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

baca juga

"Hasil pemantauan di 10 wilayah yang menggunakan data P3KE menunjukkan bahwa program pengentasan kemiskinan ekstrem berjalan lebih baik," tambahnya.

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mencatat bahwa angka kemiskinan ekstrem di Indonesia telah menurun menjadi 1,12 persen pada Maret 2023 dari 1,74 persen pada September 2022.

Nunung menegaskan bahwa kebijakan-kebijakan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem akan tetap berlanjut di tahun politik mendatang, termasuk program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENa) yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para penerima manfaat.

"Kami juga akan melakukan evaluasi dan memastikan program ini berkelanjutan sehingga penerima manfaat tidak akan jatuh kembali ke dalam kemiskinan. Oleh karena itu, program ini harus didukung dengan pendampingan, penyediaan pasar, dan off taker," tambah Nunung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Smartfren Hadirkan Paket 100 GB Hanya Rp 100 Ribu untuk Pelanggan

Smartfren Hadirkan Paket 100 GB Hanya Rp 100 Ribu untuk Pelanggan

Sumut | Kamis, 03 Agustus 2023 | 18:42 WIB

Data Berharga Pelanggan Terancam: Bagaimana Perusahaan Menghadapi dan Mengatasi Kebocoran Data

Data Berharga Pelanggan Terancam: Bagaimana Perusahaan Menghadapi dan Mengatasi Kebocoran Data

Press Release | Rabu, 02 Agustus 2023 | 22:00 WIB

Sore Ini IHSG Ambyar, 342 Saham Kebakaran

Sore Ini IHSG Ambyar, 342 Saham Kebakaran

Bisnis | Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:41 WIB

Managed Detection and Response Memberi Perlindungan pada Keamanan Data yang Terapkan Cloud Computing

Managed Detection and Response Memberi Perlindungan pada Keamanan Data yang Terapkan Cloud Computing

Press Release | Selasa, 01 Agustus 2023 | 11:05 WIB

Sambut Bulan Agustus, IHSG Dibuka Lemas

Sambut Bulan Agustus, IHSG Dibuka Lemas

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2023 | 09:43 WIB

Cuan, Awal Pekan IHSG Ditutup Parkir di Level 6.931

Cuan, Awal Pekan IHSG Ditutup Parkir di Level 6.931

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:41 WIB

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×