Kelebihan dan Kelemahan Jaringan Bawah Tanah, Solusi Kabel Semrawut di Jakarta?

M Nurhadi

Senin, 07 Agustus 2023 | 15:43 WIB
Kelebihan dan Kelemahan Jaringan Bawah Tanah, Solusi Kabel Semrawut di Jakarta?
Instalasi kabel yang semrawut terlihat di Jalan Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasus kabel berantakan di Jakarta seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Plus minus kabel tanam bawah tanah bisa dipertimbangkan mengingat kabel yang semrawut ini telah banyak menelan korban.

Terbaru adalah mahasiswa bernama Sultan Rifat Alfatih yang mengalami kecelakaan akibat terjerat kabel fiber optik di Jakarta Selatan. Akibat kejadian ini Sultan mengalami putus tulang muda di tenggorokan sehingga merusak saluran makan dan pernapasan.

Akibatnya, Sultan hanya bisa makan menggunakan selang. Berat badannya pun turun 20 kg hanya menjadi 47 kg dalam tujuh bulan setelah kejadian. 

Belum usai kasus Sultan ini, seorang pengendara motor bernama Vadim (38) dilaporkan meninggal dunia setelah menghindari kabel melintang di Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat akhir Juli 2023 lalu. Vadim diduga menghindari kabel fiber yang ruwet sehingga mengakibatkannya terperosok di jalanan yang gelap. 

Dari dua kejadian tersebut apakah pemerintah tak akan segera menata kabel tanam bawah tanah dengan mempertimbangkan plus-minusnya?  Pemprov DKI Jakarta berencana menggandeng perusahaan swasta untuk membangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Jakarta Utara.

Dari lima wilayah kota administrasi, hanya Jakarta Utara yang belum memiliki perencanaan pembuatan jaringan kabel bawah tanah itu. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho. Ia mengatakan, pengerjaan SJUT oleh swasta juga sudah dilakukan di Kota Semarang, Jawa Timur.

Sejauh ini di Jakarta pengerjaan SJUT baru dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), lalu Jakarta Barat dan Jakarta Pusat oleh Sarana Jaya. "Nanti saya buka nih, swasta akan melihat. kaya di semarang kan. Kalau di kita kan baru penugasan," ujar Hari awal tahun ini. 

Jaringan listrik bawah tanah bisa diaplikasikan dalam pengembangan tata kota karena menawarkan keamanan bagi para warga. Dengan penanaman kabel di bawah tanah, risiko kecelakaan akibat tersangkut kabel atau konsleting bisa diminimalkan. Terlebih, instalasi kabel bawah tanah juga minim radiasi magnetik. 

Keuggulan lain adalah lebih estetik karena tidak menjadi pengganggu pemandangan di lingkungan sekitar. Selain juga secara usia lebih awet karena umur kabel bawah tanah adalah dua kali kabel lipat daripada yang berada di udara. 

baca juga

Namun demikian, ada aspek-aspek yang juga perlu dipertimbangkan untuk menanam kabel di bawah tanah. Salah satunya yakni, biaya pemasangan dan perawatan yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan jaringan listrik di atas tanah.  Selain itu, investasi pembangunan jaringan juga membutuhkan biaya jauh lebih tinggi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Terus Berteriak Sesak Karena Polusi di Jakarta, Jokowi: Sudah Bertahun-tahun Kita Alami

Warga Terus Berteriak Sesak Karena Polusi di Jakarta, Jokowi: Sudah Bertahun-tahun Kita Alami

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 14:54 WIB

Minta Diangkat jadi ASN, Nakes dan Tenaga Honorer Demo di Patung Kuda

Minta Diangkat jadi ASN, Nakes dan Tenaga Honorer Demo di Patung Kuda

Foto | Senin, 07 Agustus 2023 | 14:20 WIB

Pemprov DKI Diduga Beli Lahan Sendiri, DPRD Minta KPK Turun Tangan

Pemprov DKI Diduga Beli Lahan Sendiri, DPRD Minta KPK Turun Tangan

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 10:57 WIB

Napak Tilas NCT Dream di Lara Djonggrang: Rumah Makan Tradisional nan Antik

Napak Tilas NCT Dream di Lara Djonggrang: Rumah Makan Tradisional nan Antik

Your Say | Senin, 07 Agustus 2023 | 10:28 WIB

Keras! Legenda Persija dan Timnas Indonesia Kritik Polemik JIS: Mungkin Kita Perlu Ubah Namanya

Keras! Legenda Persija dan Timnas Indonesia Kritik Polemik JIS: Mungkin Kita Perlu Ubah Namanya

Bola | Senin, 07 Agustus 2023 | 07:24 WIB

Tabrak Pembatas Jalan di Kawasan Kuningan, Sebuah Mobil Listrik Ringsek Parah

Tabrak Pembatas Jalan di Kawasan Kuningan, Sebuah Mobil Listrik Ringsek Parah

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 00:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×