Waskita Beton Akan Bayar Utang Tahap 2 di Akhir September 2023

Iwan Supriyatna

Selasa, 12 September 2023 | 17:39 WIB
Waskita Beton Akan Bayar Utang Tahap 2 di Akhir September 2023
Ilustrasi Utang (Freepik.com/rawpixel-com)

Suara.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) secara bertahap terus berupaya memenuhi kewajibannya kepada para kreditur sesuai dengan perjanjian perdamaian yang telah disepakati.

Dalam waktu dekat perseroan akan melakukan pembayaran melalui Kas pembayaran utang atau CFADS (Cash Flow Available For Debt Service) kepada para kreditur. Dimana sebelumnya, pembayaran serupa telah dilakukan pada 27 Maret 2023 lalu.

“Berkat dukungan dari seluruh pihak, WSBP pun secara bertahap sudah mulai memenuhi kewajibannya sesuai dengan kesepakatan perjanjian perdamaian. Pembayaran berikutnya dijadwalkan pada 25 September 2023 dan akan dilakukan setiap 6 bulan sesuai ketentuan perjanjian perdamaian,” kata President Director WSBP FX Poerbayu Ratsunu ditulis Selasa (12/9/2023).

Selain itu, sambung Poerbayu, untuk konversi utang vendor menjadi saham dan konversi utang obligasi menjadi Obligasi Wajib Konversi (OWK) ditargetkan selesai pada Triwulan III 2023.

"Di tengah kondisi ini kami mendapatkan dukungan yang sangat baik dari partner WSBP yaitu supplier, vendor, maupun subkontraktor. Bahkan WSBP juga tetap mendapat dukungan pasokan bahan baku untuk produksi dengan sangat baik," ungkapnya.

Poerbayu menegaskan, manajemen WSBP berkomitmen untuk melaksanakan penyelesaian kewajiban kepada kreditur sesuai dengan Perjanjian Perdamaian dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Manajemen WSBP mengucapkan terima kasih dan apresiasi positif dari seluruh pemegang saham dan stakeholder kepada WSBP selama ini. Ini menjadi dukungan untuk WSBP pulih dengan baik dan kembali berkinerja unggul," tuturnya.

Ia mengungkapkan, saat ini WSBP sedang menjajaki skema kerjasama operasi dengan supplier partner agar bisa memperoleh sharing pendapatan dan financing dari sisi produksi.

Ke depan, WSBP dan rekanan akan terus mendorong skema kerjasama yang baik dengan seluruh vendor dengan proyek-proyek yang memiliki pendanaan keuangan yang sehat.

baca juga

Kondisi WSBP Berangsur Pulih

Kondisi WSBP perlahan menunjukkan pemulihan pasca mencapai kesepakatan restrukturisasi utang. Tercatat sampai dengan semester I 2023 WSBP berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp642 miliar. 

Poerbayu menerangkan, capaian pendapatan tersebut didukung oleh 3 lini bisnis perusahaan, yaitu beton pra-cetak sebesar 31%, segmen readymix sebesar 48%, dan jasa konstruksi sebesar 21%.

Selain itu, sampai dengan semester I 2023, WSBP juga mampu membukukan perolehan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp1 Triliun. 

"Hingga Juli 2023, WSBP membukukan NKB sebesar Rp1 Triliun, pendapatan usaha Rp642 Miliar dan laba kotor sebesar Rp96 Miliar," kata dia.

Sementara untuk target, WSBP tahun ini menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp2,1 Triliun hingga Rp2,3 Triliun dan laba kotor sebesar Rp300 Miliar.

"WSBP fokus pada perbaikan kinerja operasional dan penguatan fundamental keuangan," ungkapnya.

Poerbayu menambahkan, saat ini WSBP menyuplai produk precast dan readymix di sejumlah proyek, yaitu Proyek Tol Kuala Tanjung - Inderapura Seksi 2, Proyek Tol Serbelawan - Siantar Seksi 4, Proyek Tol Tebing Tinggi - Serbelawan Seksi 3, Proyek Tol Pasuruan - Probolinggo Seksi 4, Proyek Tol Kayu Agung - Palembang - Betung, Proyek Flyover Sekip Ujung, Proyek Tol Ciawi - Sukabumi Seksi 2, Proyek Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Paket 3, Proyek Pengaman Pantai di Teluk Jakarta Tahap 6 Paket 3, Proyek Rekonstruksi Jembatan Palu, Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Kampus II UIN Bandung, Proyek RSUD Tigakarsa Tangerang dan beberapa proyek besar lainnya.

"Di IKN, WSBP menyuplai precast dan readymix untuk proyek Pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung Kawasan Istana Kepresidenan RI, proyek Pembangunan Jalan Kerja/Logistik IKN (KIPP), pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 serta proyek Tol Simpang Tempadung - Pulau Balang Seksi 5A," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Implementasikan Transformasi Bisnis, WSBP Kembali Raih Peringkat idB (Single B) dengan Outlook Stable

Implementasikan Transformasi Bisnis, WSBP Kembali Raih Peringkat idB (Single B) dengan Outlook Stable

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 13:51 WIB

Begini Strategi WSBP Sehatkan Kondisi Keuangan

Begini Strategi WSBP Sehatkan Kondisi Keuangan

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 13:38 WIB

Ini Syarat Bagi Pemda yang Mau Terbitkan Surat Utang Seperti Obligasi

Ini Syarat Bagi Pemda yang Mau Terbitkan Surat Utang Seperti Obligasi

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 12:14 WIB

Terkini

Gen Z, Overthinking, dan Keranjang Belanja yang Tak Pernah Kosong: Habit?

Gen Z, Overthinking, dan Keranjang Belanja yang Tak Pernah Kosong: Habit?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:53 WIB

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:51 WIB

Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga

Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:50 WIB

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:48 WIB

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:36 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:34 WIB

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

×