Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Vania Rossa

Rabu, 04 November 2026 | 17:54 WIB
Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan
Ilustrasi pemenuhan gizi anak.(Pexels/Alex Green)
baca 10 detik
  • UNICEF melaporkan dua dari lima balita di Indonesia belum mendapatkan keragaman pangan sesuai rekomendasi.
  • Survei Status Gizi Indonesia 2024 mencatat prevalensi stunting nasional mengalami penurunan menjadi sebesar 19,8 persen.
  • Anak membutuhkan berbagai zat gizi yang diperoleh dari sumber pangan berbeda, bukan hanya mengandalkan satu jenis makanan.

     

Suara.com - Pemenuhan gizi anak Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terlihat dari keragaman pangan yang dikonsumsi balita. UNICEF melaporkan, dua dari lima balita di Indonesia belum mendapatkan keragaman pangan sesuai rekomendasi.

Padahal, kecukupan dan variasi asupan nutrisi sejak dini menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Kebutuhan gizi yang terpenuhi membantu anak mendapatkan zat gizi yang diperlukan sesuai tahapan usianya.

Persoalan tersebut juga tercermin dari angka stunting nasional. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat prevalensi stunting di Indonesia sebesar 19,8 persen, turun dari 21,5 persen pada 2023.

Meski menunjukkan penurunan, angka tersebut masih menjadi perhatian. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 18,8 persen pada 2025 dan 14,2 persen pada 2029.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan gizi anak adalah keragaman makanan. Anak membutuhkan berbagai zat gizi yang diperoleh dari sumber pangan berbeda, bukan hanya mengandalkan satu jenis makanan.

Orang tua perlu memperhatikan komposisi makanan sehari-hari, termasuk sumber protein, sayuran, buah-buahan, serta makanan sumber energi. Susu juga dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang, sesuai kebutuhan dan usia anak.

Tantangan pemenuhan gizi juga berkaitan dengan kebiasaan konsumsi masyarakat. Data konsumsi susu nasional pada 2025 tercatat sebesar 2,3 kilogram per kapita per tahun. Sementara itu, hanya 9,4 persen penduduk berusia lima tahun ke atas yang mengonsumsi susu lebih dari sekali sehari.

Selain memperhatikan asupan makanan, orang tua perlu memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala. Posyandu menjadi salah satu fasilitas kesehatan berbasis masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk memantau berat badan, tinggi badan, serta perkembangan anak.

Melalui pemantauan rutin, orang tua dapat mengetahui apakah pertumbuhan anak berjalan sesuai tahapan usianya. Jika ditemukan masalah, keluarga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memperoleh arahan lebih lanjut.

baca juga

Edukasi gizi juga diperlukan agar orang tua memahami kebutuhan nutrisi anak dan mampu menyesuaikan menu makanan dengan kondisi keluarga. Pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada satu jenis produk, tetapi pada pola makan yang beragam dan seimbang serta kebiasaan memantau tumbuh kembang.

Program edukasi, pemantauan tumbuh kembang, dan dukungan nutrisi bagi anak Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas. (dok. ist)
Program edukasi, pemantauan tumbuh kembang, dan dukungan nutrisi bagi anak Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas. (dok. ist)

Senior General Manager Brand Consumer Marketing Nutritionals, Women & Children VMS, and Children OTC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Endang Wijaya, mengatakan pemenuhan nutrisi merupakan hak setiap anak untuk mendukung tumbuh kembang dan mengoptimalkan potensinya.

“Kami percaya nutrisi bukan sekadar pilihan, melainkan hak setiap anak untuk mendukung tumbuh kembang dan mengoptimalkan potensinya. Karenanya, vidoran Xmart menghadirkan program Dunia S.M.A.R.T vidoran STAR Moment Roadshow bersama Indomaret Peduli Berbagi sebagai wujud nyata kami untuk mendukung nutrisi anak Indonesia demi terwujudnya Generasi Emas,” ujarnya.

Program tersebut memberikan paket nutrisi kepada lebih dari 2.250 balita di sejumlah wilayah Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Kegiatan yang bekerja sama dengan Indomaret Peduli Berbagi itu juga menghadirkan edukasi gizi bersama ahli nutrisi serta pemeriksaan tumbuh kembang anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

News | Senin, 02 November 2026 | 18:19 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Dua dari Lima Balita Indonesia Belum Dapat Keragaman Pangan, Pemenuhan Gizi Masih Jadi Tantangan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 17:54 WIB

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:52 WIB

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

Bukan Cuma Tiga Jenderal, Guru Besar Hukum Minta Asal Perintah Penyadapan Diungkap

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:49 WIB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:48 WIB

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

×