Menteri Investasi Bantah Menteri ESDM Usai Sebut Nikel indonesia Habis 15 Tahun

M Nurhadi

Senin, 18 September 2023 | 09:42 WIB
Menteri Investasi Bantah Menteri ESDM Usai Sebut Nikel indonesia Habis 15 Tahun
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (24/8/2022). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, cadangan nikel di Indonesia kemungkinan akan habis dalam waktu 15 tahun ke depan.

Hal ini ia sampaikan bersamaan dengan keterangan terkait perbedaan dua sumber daya nikel nasional, yaitu cadangan dan potensi. Saat ini, cadangan nikel yang masih tersisa di tanah air mencapai 5,3 miliar ton, sementara potensinya mencapai 17 miliar ton.

Arifin menjelaskan bahwa dengan tingkat eksploitasi yang sama, cadangan nikel tersebut akan habis dalam 15 tahun. Namun, jika potensinya dapat dikembangkan, maka masa cadangan nikel dapat diperpanjang.

Namun demikian, Arifin memperingatkan agar tidak boros dalam pemanfaatan nikel. Ia juga menyebut bahwa eksplorasi akan tetap dilanjutkan, dan bahwa industri baja di masa depan dapat mengadopsi daur ulang, yang akan memperpanjang masa cadangan nikel.

Hal serupa juga disampaikan Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri sektor ESDM, Agus Tjahajana Wirakusumah.

Agus menekankan perlunya meningkatkan eksplorasi untuk menemukan cadangan nikel baru. Ia juga berpendapat bahwa moratorium pembangunan smelter nikel baru, khususnya smelter berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang menghasilkan produk olahan nikel seperti nickel pig iron (NPI) dan feronikel (FeNi), sebaiknya diberlakukan.

Namun demikian, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia justru membantah Menteri ESDM terkait masa depan nikel Indonesia yang "kiamat."

Menurut Bahlil, belum ada kajian teknis yang dapat mendukung klaim tersebut, dan ia menganggap pernyataan tersebut lebih sebagai persepsi daripada kenyataan.

Bahlil menegaskan bahwa masih ada banyak cadangan nikel, terutama di wilayah Papua, sehingga ia meragukan bahwa cadangan nikel Indonesia hanya tinggal 15 tahun lagi.

baca juga

Dikutip dari Kemenperin, berdasarkan data US Geological Survey, cadangan nikel Indonesia mencapai 21 juta metrik ton, yang menjadikan Indonesia sebagai pemain utama nikel dunia, disusul oleh Australia dengan cadangan nikel yang mencapai 19 juta metrik ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keras Jawaban Menteri ESDM Soal PGN Mau Naikkan Harga Gas: Engga Halal Itu!

Keras Jawaban Menteri ESDM Soal PGN Mau Naikkan Harga Gas: Engga Halal Itu!

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 13:24 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih, Harga BBM di RI Berpotensi Naik Lagi

Harga Minyak Dunia Mendidih, Harga BBM di RI Berpotensi Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 13 September 2023 | 09:21 WIB

Pasokan Global Bikin Cemas, Harga Minyak Mentah RI Panas

Pasokan Global Bikin Cemas, Harga Minyak Mentah RI Panas

Bisnis | Selasa, 12 September 2023 | 13:49 WIB

Kasus Dokumen Terbang Korupsi Nikel yang Rugiakan Negara Rp5,7 Triliun, RKAB Jadi Sorotan

Kasus Dokumen Terbang Korupsi Nikel yang Rugiakan Negara Rp5,7 Triliun, RKAB Jadi Sorotan

Press Release | Senin, 11 September 2023 | 07:05 WIB

Waduh, Harga Pertamax Bisa Naik Lagi Gara-gara Ini

Waduh, Harga Pertamax Bisa Naik Lagi Gara-gara Ini

Bisnis | Sabtu, 09 September 2023 | 16:34 WIB

Singapura Sepakat Impor Listrik Rendah Karbon dari Indonesia

Singapura Sepakat Impor Listrik Rendah Karbon dari Indonesia

Batam | Sabtu, 09 September 2023 | 15:08 WIB

Terkini

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

×