Emiten Milik Taipan Aguan dan Salim Mau Borong Lahan, Incar Dana Rp10,5 Triliun Lewat Right Issue

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 September 2023 | 10:37 WIB
Emiten Milik Taipan Aguan dan Salim Mau Borong Lahan, Incar Dana Rp10,5 Triliun Lewat Right Issue
Warga memadati kawasan La Riviera yang merupakan salah satu pulau reklamasi saat hari raya Natal, di Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (25/12/2022). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]

Suara.com - Kongsi bisnis properti Agung Sedayu Group milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengincar dana sebesar Rp10,5 triliun dari aksi pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau right issue dengan melepas sebanyak 8 miliar saham baru bernominal Rp100 per lembar.

“Target dana right issue Rp9,4 triliun sampai maksimal Rp10,5 triliun. Kalau Rp9,4 itu untuk pembelian lahan dan sisanya untuk modal kerja,” kata Wakil Presiden Komisaris PANI, Phiong Philipus Darma usai paparan publik hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta seperti dikutip Senin (18/9/2023).

Rencana tersebut, kata dia, telah mendapat restu dari pemodal dalam RUPSLB yang berlangsung sore ini.

“Harga pelaksanaan masih dikaji,” kata dia.

Sementara itu, Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma (Aguan) menyatakan, memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha yang telah dirancang sedemikian rupa untuk sampai ke tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang.

“Sebagai tonggak tahap awal, PANI telah berhasil mengakuisisi lahan sebesar 762 ha yang terletak strategis di PIK 2 di tahun 2022 dan per hari ini, sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham di RUPSLB untuk memperkuat bank tanah, sehingga kapasitas PANI dapat bertambah terus dan penjualan juga terus dapat dioptimalisasikan,” papar Aguan.

Ia bilang, perseroan terus melakukan inovasi cemerlang untuk menciptakan pasar yang optimal di PIK 2 dan profitabilitas yang sustain tanpa mengorbankan kepercayaan konsumen.

“Dengan upaya dan sumber daya kita bersama, saya berharap, para pemegang saham dapat melihat pertumbuhan nilai kapitalisasi pasar dan pangsa pasar yang berkelanjutan di setiap periode dan saya sangat optimis dengan prospek bisnis PANI ke depan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum,” papar dia.

Dijelaskan, dana yang diperoleh dari hasil right issue akan digunakan perseroan untuk melakukan pengambilalihan/penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Cahaya Inti Sentosa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Kemilau Karya Utama, PT Karunia Utama Selaras, PT Sumber Cipta Utama, dan PT Sharindo Matratama.

baca juga

Sedangkan sisanya akan digunakan untuk tujuan pengembangan bisnis melalui anak usaha dan saat ini masih sedang dalam diskusi internal.

Sehubungan dengan entitas anak, akan memperoleh sisa dana hasil right issue dari perseroan.

Sedangkan bentuk penyaluran dana ke entitas anak, akan dilakukan dalam bentuk penyertaan saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Lagi Perusahaan Konglomerat Prajogo Pangestu Mau IPO, Incar Dana Jumbo

Satu Lagi Perusahaan Konglomerat Prajogo Pangestu Mau IPO, Incar Dana Jumbo

Bisnis | Jum'at, 15 September 2023 | 09:29 WIB

Keuangan Kembang Kempis, NET TV Umumkan PHK 30% Karyawan

Keuangan Kembang Kempis, NET TV Umumkan PHK 30% Karyawan

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 15:54 WIB

Alasan Lo Kheng Hong Borong Saham PGAS, Bukan Karena Support atau Resisten

Alasan Lo Kheng Hong Borong Saham PGAS, Bukan Karena Support atau Resisten

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 10:03 WIB

Terkini

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

×