Pemerintah Pastikan Bangun LRT di Bali, Ini Daftar Rutenya

Achmad Fauzi

Rabu, 27 September 2023 | 14:50 WIB
Pemerintah Pastikan Bangun LRT di Bali, Ini Daftar Rutenya
Moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek) melintas ke Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (29/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah bakal membangun transportasi Light Rail Transit (LRT) di Pulau Bali. Rencananya, peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek LRT Bali pada awal tahun 2024.

Menurut luhut, sebenarnya kajian proyek transportasi ini sudah berjalan lama, hanya saja terhenti karena pandemi Covid-19. Namun, kekinian pemerintah ingin melanjutkan proyek tersebut.

"Kita berharap groundbreaking itu early next year, karena itu studinya lama dilakukan, tapi terhenti COVID-19," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Pembangunan LRT ini untuk menyediakan fasilitas transportasi lanjutan setelah turis mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Apalgai, ke depan jumlah penumpang di Bandara I Gusti Ngurai Rai terus bertambah.

"Kita hidupkan lagi karena kalau tidak dilakukan itu tahun 2026 itu airport Ngurah Rai akan stuck karena penumpang akan 24 juta pada waktu itu," kata dia.

Adapun, tambah Luhut, pembangunan LRT akan sepanjang 20 km yang berawal dari Bandara I Gusti Ngurah Rai sampai ke Canggu. Sementara, tarifnya diusulkan sekitar USD 1-2 atau setara Rp 15.000 - Rp 30.000.

"Tadi presiden putuskan kita lakukan studi lanjutan untuk LRT di Bali dari Lapangan terbang sampai kepada Seminyak dan kalau perlu nanti terus sampai ke Canggu itu 20 km, dan nanti kita sedang pertimbangkan memasukkan harga tiket US$ 1-2, setiap penumpang pake tidak pake? Sehingga dengan pembayaran publik juga akan bisa bayar," kata dia.

Dibangun di bawah tanah

Sebelumnya, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum mengatakan, ada usulan bahwa pembangunan LRT di Bali dilakukan di bawah tanah. Hal ini, karena banyaknya aturan yang dihormati dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Bali.

baca juga

Misalnya, bangunan gedung tidak boleh tinggi dan tidak boleh menggusur pura. Sehingga, pembangunan LRT di bawah tanah bisajadi pilihan yang sesuai.

"Bangunan nggak boleh tinggi daripada pohon kelapa, nggak boleh ke atas. Kalau mau pelebaran jalan di sana banyak pura. Jadi bagaimana caranya? Harus ke bawah satu-satunya cara," ujarnya dalam Diskusi Green Finance Pustral UGM, yang dikutip Minggu (24/9/2023).

Ervan menuturkan, pembangunan LRT di Bali ini memiliki urgensi yang tinggi, sebab bisa mempersingkat waktu tempuh dari dan ke Bandara Ngura Rai.

Dia memaparkan, selama ini jalan-jalan di bali tidak bisa mengimbangi jumlah kendaraaan yang ada, buntutnya kemacetan di Bali sering kali terjadi di mana-mana.

"Di Bali ini untuk sampai ke bandara kalau peak hour itu bisa 2-3 jam. Masalah waktu menjadi mahal, padahal Bali kecil kan, tapi masalah. Solusinya, salah satunya adalah menggunakan kereta untuk mempercepat mobilitas di kantong-kantong. Karena tourism kan di sana diklasterkan ada Jimbaran, Seminyak, Kuta, Nusa Dua dan Sanur," kata Ervan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bogor Pasti Senang, Jokowi Mau LRT Sampai Kota Hujan

Warga Bogor Pasti Senang, Jokowi Mau LRT Sampai Kota Hujan

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 14:38 WIB

Jokowi Minta Proyek Jalur LRT Bogor Segera Dikebut

Jokowi Minta Proyek Jalur LRT Bogor Segera Dikebut

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 12:54 WIB

Ada LRT Jabodebek, Gimana Jumlah Penumpang KRL di Akhir Pekan

Ada LRT Jabodebek, Gimana Jumlah Penumpang KRL di Akhir Pekan

Bisnis | Minggu, 24 September 2023 | 19:08 WIB

Terkini

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×