Ekosistem Kripto Global Masih Dikuasai AS, Kebijakan Secuil Bisa Guncang Pasar

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 14:57 WIB
Ekosistem Kripto Global Masih Dikuasai AS, Kebijakan Secuil Bisa Guncang Pasar
Ilustrasi kripto. Amerika Serikat masih menjadi pusat utama dalam ekosistem kripto, menjadikan kebijakan pemerintah Amerika Serikat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasar kripto global.

Suara.com - Amerika Serikat masih menjadi pusat utama dalam ekosistem kripto, menjadikan kebijakan pemerintah Amerika Serikat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasar kripto di tingkat global.

Pasalnya, berbagai langkah yang diambil pemerintah AS secara langsung mempengaruhi regulasi, adopsi, dan perkembangan mata uang kripto secara keseluruhan.

Direktur Utama Bittime, Ronny Prasetya mengatakan, sebagai salah satu pusat serta kiblat ekonomi dunia, Amerika Serikat serta kebijakannya memiliki pengaruh kuat terhadap kondisi pasar kripto baik secara domestik, ataupun global.

"Pengaruh ini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari regulasi, lembaga atau badan regulator, penggunaan, hingga pastinya perusahaan dan berbagai proyek aset kripto yang berbasis di Amerika Serikat," kata Ronny dikutip Jumat (6/10/2023).

Langkah - langkah regulasi yang diambil oleh pemerintah AS, terutama oleh lembaga seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), memengaruhi bagaimana kripto diperdagangkan dan diinvestasikan di seluruh dunia.

Kebijakan AS juga mempengaruhi adopsi kripto oleh institusi keuangan dan perusahaan multinasional, dimana kebijakan AS seringkali menjadi kiblat dalam penetapan regulasi terkait aset kripto yang secara langsung menciptakan hubungan erat antara regulasi AS dengan pasar aset kripto.

Government Shutdown

Beberapa waktu lalu, pemerintah Amerika Serikat sempat menghadapi situasi yang sangat serius dengan adanya wacana untuk melakukan government shutdown. Hal ini dipicu oleh keadaan dalam Kongres dan ketidakmampuan untuk mencapai kesepakatan anggaran federal yang berpotensi menimbulkan adanya penghentian sebagian operasi pemerintahan federal.

Situasi ini telah menciptakan ketidakpastian yang signifikan di seluruh negeri dan berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk pasar aset kripto.

Saat ini, kondisi tersebut sudah dipastikan berakhir dengan adanya kesepakatan dalam Kongres AS mengenai anggaran. Terlepas dari hal ini, government shutdown pastinya memiliki dampak terhadap pasar aset kripto.

"Jika government shutdown di Amerika Serikat benar - benar terjadi, maka situasi ini akan mempengaruhi banyak aspek ekonomi, termasuk pasar aset kripto. Ketidakpastian politik dan ekonomi dapat memicu volatilitas yang lebih besar di pasar kripto." kata Ronny.

Ronny juga menyoroti beberapa dampak kunci dari government shutdown pada pasar aset kripto seperti meningkatnya volatilitas aset kripto itu sendiri. Ketidakpastian politik dan ketidakmampuan pemerintah untuk menjalankan fungsi-fungsi pentingnya dapat memicu volatilitas yang lebih besar dalam harga aset kripto. Investor mungkin menjadi lebih cemas dan cenderung menjual atau membeli dengan cepat, memengaruhi harga-harga aset digital.

Hal tersebut juga ditambah dengan adanya ketidakstabilan politik akibat rencana government shutdown yang akan dilakukan Pemerintah Amerika Serikat ini dapat mempengaruhi perkembangan regulasi terkait aset kripto. Kebijakan dan peraturan baru yang dapat mempengaruhi industri ini mungkin tertunda atau terhambat selama government shutdown.

Namun di sisi lain, beberapa investor bisa saja melihat situasi ini sebagai peluang untuk berinvestasi pada aset kripto. Karena harga aset kripto yang berpotensi mengalami penurunan selama periode ketidakpastian dapat menjadi waktu yang baik untuk membeli dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru: Begini Cara Pendiri Bursa Kripto FTX Bikin Investor Rugi Ratusan Juta Dolar AS

Fakta Baru: Begini Cara Pendiri Bursa Kripto FTX Bikin Investor Rugi Ratusan Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 Oktober 2023 | 15:16 WIB

Satoshi Nakamoto Dikabarkan Muncul Kembali Setelah Lima Tahun Menghilang

Satoshi Nakamoto Dikabarkan Muncul Kembali Setelah Lima Tahun Menghilang

Bisnis | Rabu, 04 Oktober 2023 | 19:45 WIB

Profil Bro Omen, Youtuber Pendapatan Ratusan Juta yang Jatuh Miskin Akibat Kripto

Profil Bro Omen, Youtuber Pendapatan Ratusan Juta yang Jatuh Miskin Akibat Kripto

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2023 | 14:31 WIB

Terkini

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:40 WIB

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 06:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB