Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pastikan Produksi Padi di Tengah El Nino, Presiden Jokowi Tinjau Panen dan Lokasi Pembudidayaan Benih Unggul ID FOOD

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 09 Oktober 2023 | 05:44 WIB
Pastikan Produksi Padi di Tengah El Nino, Presiden Jokowi Tinjau Panen dan Lokasi Pembudidayaan Benih Unggul ID FOOD
Presiden RI Joko Widodo ke lahan pertanian Demonstration Area (Dem Area) yang berlokasi di lahan PT Sang Hyang Seri (SHS) Sukamandi, Subang.

Suara.com - Pemerintah terus mendorong produktivitas beras nasional tetap terjaga di tengah kondisi el nino. Hal tersebut dipastikan saat kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke lahan pertanian Demonstration Area (Dem Area) yang berlokasi di lahan PT Sang Hyang Seri (SHS) Sukamandi, Subang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi meninjau lahan pembudidayaan benih unggul hasil kolaborasi antara Holding BUMN Pangan ID FOOD, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menghasilkan produktivitas mencapai 7 ton per hektar (ha).

Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan usai mendampingi kunjungan Presiden RI mengatakan, Dem Area pembudidayaan benih ini dilakukan dengan pola pertanian yang efisien, presisi, serta bernilai tambah.

Pola ini dilakukan untuk menghasilkan produktivitas padi yang tinggi sehingga bisa mendukung pasokan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk stabilisasi pasokan dan harga.

“Hari ini Bapak Presiden RI meninjau lokasi pembudidayaan benih unggul di lahan Sukamandi milik PT Sang Hyang Seri member of ID FOOD. Ini merupakan bentuk dukungan yang luar biasa bagi pelaksanaan pengembangan benih dan sistem pertanian efektif dan presisi serta keberlanjutan pemanfaatannya ke depan dalam skala yang lebih luas," terangnya ditulis Senin (9/10/2023).

Secara keseluruhan Dem Area tersebut memiliki luas total 47,25 ha dan terbagi kedalam 3 blok, yaitu Blok S 20 menerapkan varietas Mantap dan Inpari 48 seluas 16,15 ha dengan pengaplikasian teknologi BRIN, Blok S18 menerapkan varietas Mantap seluas 16,10 dengan teknologi dari PT Biota, dan Blok S17 menerapkan varietas MSP 65 seluas 15 ha dengan teknologi MSP 65.

"Penanaman telah mulai sejak bulan Juli dan secara bertahap dilakukan panen pada Oktober ini. Berdasarkan pantauan, produktivitas rata-rata sebesar 7 ton per ha. Hasil panennya akan langsung dikerjasamakan dan diserap BULOG untuk menambah stok CBP. Selanjutnya keberhasilan skema ini akan direplikasi dan diterapkan secara masal menjadi semacam close loop,” tuturnya.

Frans menambahkan, upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas beras juga dilakukan melalui kemitraan dengan petani rakyat. Dalam pola kemitraan tersebut, SHS melakukan pendampingan pemantauan dan perawatan tanaman, penyediaan benih unggul, penggunaan teknologi modern/smart farming, serta pelatihan bagi petani mitra untuk meningkatkan hasil panen.

“Pada September ini kita lakukan panen hasil kemitraan dengan petani di lahan SHS seluas 3.156 ha di Sukamandi, Subang secara bertahap. Didapatkan hasil panen tertinggi di salah satu lokasi area mencapai 12,3 ton/ha. Panen ini juga menjadi inisiatif baru, di mana pada lahan yang dikelola bersama mitra petani diterapkan skema fair price dan pembayaran real-time, dengan tujuan menghilangkan peran tengkulak dalam rantai pasok pasca panen,” jelasnya.

Di Tengah kondisi el nino ini, Frans berharap, berbagai langkah konkrit yang dilakukan Holding pangan ID FOOD dapat berkontribusi meningkatkan pasokan beras sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.

“Pada kunjungan Bapak Presiden ke lahan Sukamandi ini kita bisa melihat bahwa di tengah el nino yang masih berlangsung panen padi juga tetap berjalan di sejumlah lokasi. Selain itu, beberapa pengembangan budidaya dan varietas terus dilakukan sebagai solusi jangka panjang menjaga keamanan pasokan beras ke depan,” ungkapnya.

Presiden Jokowi di sela kunjungan mengatakan, fenomena el nino tentunya memberikan dampak pada produksi dan hasil panen yang ada. Menurutnya, hasil panen di Kabupaten Subang terbilang bagus, selanjutnya akan dilakukan peninjauan di Indramayu.

Presiden Jokowi juga memastikan, pemerintah akan terus fokus melakukan stabilisasi harga beras di tingkat konsumen/masyarakat.

Sementara itu, Plt. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional/NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, panen padi hari ini diharapkan dapat mendorong penguatan produksi pangan nasional. Apabila produksi mulai terakselerasi, akan dapat memenuhi kebutuhan pasokan sehingga stabilitas harga diharapkan terjaga.

"Hari ini bersama Bapak Presiden melihat langsung panen padi. Petani kita masih bisa tanam dan panen. Total luasan panen yang ada di Subang mencapai 500 hektar. Kita juga melihat kiprah PT Sang Hyang Seri (SHS) sebagai BUMN yang fokus di benih bibit unggul. Ke depannya kita terus dorong ekosistem budidaya pertanian yang sifatnya end to end," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Agraria di Seruyan Telan Korban Jiwa, KPA: Penjajah Gaya Baru, Mirip Konsesi Kebun Belanda

Konflik Agraria di Seruyan Telan Korban Jiwa, KPA: Penjajah Gaya Baru, Mirip Konsesi Kebun Belanda

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 21:18 WIB

Blak-blakan, Alasan PBB Dorong Gibran Jadi Cawapres Prabowo karena Anak Presiden Jokowi

Blak-blakan, Alasan PBB Dorong Gibran Jadi Cawapres Prabowo karena Anak Presiden Jokowi

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 17:05 WIB

Gibran Blak-blakan Soal Rencana Jokowi Pulang Kampung Usai Pensiun Jadi Presiden

Gibran Blak-blakan Soal Rencana Jokowi Pulang Kampung Usai Pensiun Jadi Presiden

Surakarta | Minggu, 08 Oktober 2023 | 16:41 WIB

Terkini

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

AI Generatif Tingkatkan Proyeksi Karir dan Kinerja Developer Hingga dari 50 Persen

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB