Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Gaji Presiden Rp 63 Juta, Dana Kampanye Rp 8 Triliun, Bisa Balik Modal?

Iwan Supriyatna

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 08:25 WIB
Gaji Presiden Rp 63 Juta, Dana Kampanye Rp 8 Triliun, Bisa Balik Modal?
Ilustrasi uang (unsplash.com/Alexander Grey)

Suara.com - Semua orang pastinya sudah mengetahui, untuk bertarung di Pilpres setiap calon presiden atau capres butuh modal besar supaya bisa menduduki kursi tertinggi negara sebagai Presiden.

Dilansir dari kanal YouTube The Overpost, Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil menyebutkan dana kampanye presiden bisa mencapai Rp 8 triliun.

Sementara Fahri Hamzah juga pernah menyebut, untuk menjadi Capres sang calon musti menggelontorkan uang sekitar Rp 5 triliun.

"Dana kampanye digunakan untuk sewa tempat, billboard, biaya logistik tim kampanye, produksi barang kampanye, promosi media, bayaran influencer sosial media, dan pembagian amplop," dikutip dari kanal YouTube The Overpost, Jumat (20/10/2023).

Diketahui, jika sang capres terpilih, gaji bulanan dan tunjangan yang nantinya diterima hanya Rp 63 juta sebulan, jauh lebih kecil dari investasi kampanyenya yang mencapai triliunan rupiah.

Dengan gaji di kisaran angka tersebut, sangat mustahil sang calon capres bisa balik modal.

Jika hal tersebut mustahil dilakukan sang capres, lantas dari mana sang capres musti menyiapkan uang triliunan rupiah yang harus digelontorkan untuk membiayai kampanyenya.

Lumrah diketahui bahwa dana kampanye biasanya berasal dari partai atau individu dengan kepentingan khusus yang sejalan dengan kandidat presiden.

Partai atau individu yang memiliki keyakinan terhadap kandidat presidennya akan secara royal ikut menggelontorkan uangnya guna memuluskan sang kandidat menjadi Presiden.

baca juga

Memang tidak semua pemodal baik itu partai atau individu yang mendukung calon presiden memiliki motif jahat, beberapa mungkin hanya mencari kepastian hukum untuk bisnis mereka.

Legal certainty bermanfaat untuk bisnis, termasuk mencegah perubahan penggunaan lahan. Pendanaan kampanye presiden seringkali berasal dari individu atau entitas dengan kepentingan bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbeda dengan Puan, Ganjar Yakin Presiden Jokowi Masih Beri Dukungan Untuknya

Berbeda dengan Puan, Ganjar Yakin Presiden Jokowi Masih Beri Dukungan Untuknya

Kotak Suara | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 04:45 WIB

Masyarakat Lintas Agama & Suku Berikrar Merawat Keberagaman, Wapres Ma'ruf Amin: Jaga Keutuhan Bangsa!

Masyarakat Lintas Agama & Suku Berikrar Merawat Keberagaman, Wapres Ma'ruf Amin: Jaga Keutuhan Bangsa!

Sumut | Kamis, 19 Oktober 2023 | 21:54 WIB

Bukan Erick Thohir, Inisial 'E' yang Ditulis Gibran Sosok yang Bikin Presiden Jokowi Luluh?

Bukan Erick Thohir, Inisial 'E' yang Ditulis Gibran Sosok yang Bikin Presiden Jokowi Luluh?

Surakarta | Kamis, 19 Oktober 2023 | 19:57 WIB

Terkini

John Herdman Pusing Cari Kiper Ketiga Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman Pusing Cari Kiper Ketiga Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 19:15 WIB

Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi

Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi

News | Senin, 20 Juli 2026 | 19:13 WIB

Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:12 WIB

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 19:09 WIB

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 18:59 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 18 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 18 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

×