Pahami Komponen Sistem Pembayaran Tunai di Era Digital

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 12:42 WIB
Pahami Komponen Sistem Pembayaran Tunai di Era Digital
Ilustrasi melakukan pembayaran secara non tunai. (Dok: Freepik)

Suara.com - Dalam dunia bisnis, salah satu upaya untuk melakukan transaksi nontunai secara praktis adalah dengan memanfaatkan Open Banking API berlisensi PJP. Yang dimaksud dengan PJP atau Penyedia Jasa Pembayaran adalah bank atau lembaga nonbank yang menyediakan jasa untuk memfasilitasi transaksi pembayaran kepada pengguna jasa.

Terdapat 3 kategori untuk izin PJP, yaitu kategori izin dengan modal disetor minimum Rp15 miliar, kategori izin dengan modal disetor minimum Rp5 miliar, dan kategori izin dengan modal disetor minimum Rp500 juta (bagi calon PJP yang tidak menyediakan sistem yang dapat digunakan oleh PJP kategori izin tiga lain) atau Rp1 miliar (bagi calon PJP yang menyediakan sistem yang dapat digunakan oleh PJP kategori izin tiga lain).

Mari pahami lebih lanjut mengenai sejumlah komponen sistem pembayaran selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

Memahami Prinsip Sistem Pembayaran

Sebelum membahas komponen-komponen dalam sistem pembayaran, ada baiknya apabila Anda mengenali terlebih dahulu prinsip-prinsip yang diterapkan pada sistem pembayaran di Indonesia. Berikut penjelasannya.

1.   Data Aman

Keamanan data pengguna atau nasabah harus menjadi prioritas utama dalam melaksanakan aktivitas pembayaran. Oleh karena itu, pengelolaan sistem pembayaran harus dijalankan dengan cermat guna mengurangi risiko, terutama yang terkait dengan kredit dan pelunasan utang oleh individu maupun perusahaan.

2. Transaksi Efisien

Prinsip selanjutnya yang harus diterapkan dalam sistem pembayaran di Indonesia adalah menjalankan transaksi keuangan dengan efisiensi. Hal ini bertujuan untuk menekan biaya yang dibutuhkan untuk operasional dan perkembangan infrastruktur.

baca juga

3. Akses yang Setara

Di Indonesia, prinsip kesetaraan akses digunakan dalam penerapan sistem pembayaran untuk mencegah praktik monopoli yang bisa merugikan pengguna.

4. Melindungi Konsumen

Salah satu prinsip dalam sistem pembayaran yang esensial adalah perlindungan konsumen. Perlindungan ini dapat diwujudkan melalui pengawasan peredaran uang tunai dan penegakan kebijakan clean money policy.

Komponen-Komponen Sistem Pembayaran

Sebuah sistem pembayaran melibatkan beberapa komponen penting untuk meningkatkan kelancaran aktivitas ekonomi.

Komponen-komponen dalam sistem pembayaran tidak hanya mencakup metode atau prosedur pembayaran, tetapi juga regulasi yang diterapkan oleh lembaga keuangan yang berwenang. Berikut adalah tujuh komponen sistem pembayaran dalam transaksi keuangan:

1.   Lembaga

Salah satu komponen sistem pembayaran yang cukup penting adalah lembaga yang terlibat dalam proses pembayaran itu sendiri, seperti bank sentral, bank lokal, pencetak kartu kredit, dan lain sebagainya.

Setiap lembaga memiliki peran masing-masing yang memberikan dukungan bagi kelancaran sistem pembayaran.

Sebagai contoh, bank sentral memiliki fungsi sebagai operator, regulator, dan pengawas dalam seluruh prosesnya. Sehingga, lembaga-lembaga lainnya berada di bawah pengawasan bank sentral dalam suatu sistem pembayaran.

2. Infrastruktur

Selain aspek kelembagaan, komponen penting dalam sistem pembayaran yang memerlukan perhatian adalah infrastruktur teknis.

Infrastruktur teknis merujuk kepada unsur-unsur yang mendukung operasional sistem pembayaran, seperti perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komputer, sistem backup, dan lain sebagainya.

Contoh konkret dari infrastruktur dalam sistem pembayaran adalah Open Banking API, sebuah aplikasi data terbuka yang dapat mempermudah perbankan dan institusi keuangan lainnya untuk mengakses informasi nasabah.

3. Alat Pembayaran

Untuk menyelesaikan suatu transaksi, diperlukan penggunaan alat pembayaran yang sah, entah dalam bentuk uang tunai maupun uang elektronik.

Di Indonesia, mata uang yang diakui sebagai alat pembayaran yang sah adalah Rupiah. Oleh karena itu, berbagai metode pembayaran tunai maupun non-tunai, seperti transaksi melalui e-wallet, e-money, QRIS, atau mobile banking, harus menggunakan mata uang Rupiah.

4. Saluran Pembayaran

Selain menggunakan alat pembayaran yang sah, diperlukan juga komponen sistem pembayaran yang mendukung proses penyaluran dana, baik yang bersifat tunai maupun nontunai.

Saluran pembayaran yang dimaksud adalah fasilitas atau perangkat yang berperan dalam memudahkan jalannya transaksi keuangan, seperti mesin ATM, kartu kredit, kartu debit, dan opsi pembayaran langsung melalui kasir atau petugas bank.

Dalam perkembangan terkini, smartphone juga telah menjadi saluran pembayaran yang efektif melalui aplikasi e-wallet dan mobile banking, yang memfasilitasi transaksi daring dengan kemudahan akses di mana saja dan kapan saja.

5. Pengguna

Transaksi keuangan bergantung pada keterlibatan pengguna. Komponen sistem pembayaran ini dapat berinteraksi untuk menyelesaikan transaksi tertentu.

Pengguna akan menyelesaikan proses transaksi dengan memanfaatkan alat pembayaran dan saluran pembayaran yang telah mereka pilih.

6. Alat Hukum

Selain lembaga pengawas, terdapat juga instrumen hukum yang digunakan untuk mengatur transaksi keuangan dalam sistem pembayaran.

Instrumen hukum ini terdiri dari kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh otoritas berwenang, yang harus diikuti oleh semua pihak yang terlibat dalam sistem pembayaran.

Dengan dasar hukum yang jelas, peraturan pembayaran menjadi lebih mudah dipahami dan proses transaksi menjadi lebih efisien.

7. Mekanisme Operasional

Dalam sistem pembayaran, terdapat mekanisme operasional yang memungkinkan segala prosesnya berjalan dengan lancar dan aman.

Mekanisme yang tepat akan memastikan dana yang dikirim ke penerima aman, contohnya adalah Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang digunakan oleh Bank Indonesia untuk mengelola transaksi uang elektronik.

Itulah informasi terkait komponen sistem pembayaran yang bisa membantu menciptakan proses transaksi keuangan yang lebih mudah, aman, dan tentunya sesuai dengan kebutuhan pengguna di era digital ini.

Untuk keperluan pengembangan bisnis, percayakan pada Brankas API yang menyediakan layanan Disburse dan Direct untuk membantu membangun infrastruktur pembayaran yang aman dan terskala.

Dengan Brankas API, ribuan transaksi bisa berlangsung dalam waktu singkat, sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan bisnis Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Kebutuhan Ekosistem Digital di Sumut, Telkom Resmikan neuCentrIX Banda Aceh

Penuhi Kebutuhan Ekosistem Digital di Sumut, Telkom Resmikan neuCentrIX Banda Aceh

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 11:34 WIB

Daftar Saham Kaesang Pangarep, Pundi-pundi Cuan Anak Jokowi dari Perusahaan Udang hingga Bank Digital

Daftar Saham Kaesang Pangarep, Pundi-pundi Cuan Anak Jokowi dari Perusahaan Udang hingga Bank Digital

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2023 | 12:57 WIB

Telkomsel Luncurkan Jelajah Nusantara 2.0, Bisa Wisata Digital

Telkomsel Luncurkan Jelajah Nusantara 2.0, Bisa Wisata Digital

Sumut | Rabu, 25 Oktober 2023 | 12:46 WIB

Evolusi Perbankan Indonesia, CIMB Niaga Jadi Salah Satu Perbankan Inovatif dalam Tranformasi Digital

Evolusi Perbankan Indonesia, CIMB Niaga Jadi Salah Satu Perbankan Inovatif dalam Tranformasi Digital

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2023 | 10:10 WIB

BUMN Ini Bakal Bantu Denpasar jadi Kota Pintar, Begini Caranya

BUMN Ini Bakal Bantu Denpasar jadi Kota Pintar, Begini Caranya

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2023 | 06:23 WIB

Siap-siap! Pemprov DKI Bakal Pungut Pajak Ojol dan Online Shop

Siap-siap! Pemprov DKI Bakal Pungut Pajak Ojol dan Online Shop

Jakarta | Senin, 23 Oktober 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×