Karyawan Google Pendukung Palestina Dapat Perlakuan Diskriminatif

M Nurhadi

Rabu, 15 November 2023 | 16:34 WIB
Karyawan Google Pendukung Palestina Dapat Perlakuan Diskriminatif
Kantor Google (knoeledge.edu)

Suara.com - Sejumlah karyawan Google telah mengeluarkan pernyataan terbuka yang menyoroti dugaan adanya standar ganda di perusahaan terkait kebebasan berekspresi terkait konflik antara Israel dan Palestina.

Surat tersebut mengutuk tindakan kebencian, pelecehan, dan pembalasan terhadap karyawan Muslim, Arab, dan Palestina di Google.

Para penandatangan surat, yang memilih untuk tetap anonim karena takut pembalasan, menuntut agar para pimpinan, termasuk CEO Sundar Pichai, secara terbuka mengutuk tindakan yang mereka sebut sebagai "genosida yang sedang berlangsung dengan cara yang paling keras."

Selain itu, mereka mendesak pembatalan Project Nimbus, sebuah kesepakatan senilai $1,2 miliar untuk memasok kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih lainnya kepada militer Israel.

Para penulis surat mengklaim bahwa mereka, sebagai karyawan yang beragam dari berbagai latar belakang, merasa perlu untuk menghadapi kebencian dan pembalasan yang mereka alami di tempat kerja.

Dikutip via New York Times, surat tersebut merinci contoh perilaku yang dianggap tidak pantas, termasuk tuduhan terhadap warga Palestina, penggunaan kata-kata merendahkan, dan upaya untuk memboikot bantuan bagi warga sipil Palestina.

Para karyawan juga mengkritik manajemen Google yang dinilai "berpangku tangan" dalam menanggapi kasus-kasus ini dan bahkan menciptakan lingkungan kerja yang tidak kondusif dengan pertanyaan dan perlakuan diskriminatif terhadap mereka yang menyatakan simpati terhadap Palestina.

Terkait hal ini, manajemen Google menyampaikan, situasi tersebut hanya melibatkan sejumlah kecil karyawan perusahaan dan tidak mewakili keseluruhan.

Ketegangan yang meningkat pada bulan lalu seiring konflik Israel-Palestina telah memunculkan kembali kritik terhadap keterlibatan Google dalam Proyek Nimbus.

baca juga

Pada tahun 2021, pekerja Google dan Amazon menyampaikan surat terbuka serupa, menyerukan agar perusahaan mereka mundur dari kesepakatan tersebut, yang dianggap dapat membuka peluang pengawasan dan pengumpulan data yang melanggar hukum terhadap warga Palestina. Surat yang dirilis saat ini mencerminkan pandangan yang serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Jurnalis Yahudi Dilindungi Hamas Saat Meliput di Gaza, Israel Ngotot Sebut Teroris

Kesaksian Jurnalis Yahudi Dilindungi Hamas Saat Meliput di Gaza, Israel Ngotot Sebut Teroris

News | Rabu, 15 November 2023 | 15:13 WIB

Kesaksian Istri Bang Onim: Lebih dari 2000 Jenazah Anak-anak dan Lansia Membusuk Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Kesaksian Istri Bang Onim: Lebih dari 2000 Jenazah Anak-anak dan Lansia Membusuk Tertimbun Reruntuhan di Gaza

News | Rabu, 15 November 2023 | 15:03 WIB

Cerita Bang Onim Kumpulkan Potongan Tubuh Korban Bom Israel Pakai Kresek Hitam: Enggak Tahu Mana Kepala dan Tangan

Cerita Bang Onim Kumpulkan Potongan Tubuh Korban Bom Israel Pakai Kresek Hitam: Enggak Tahu Mana Kepala dan Tangan

News | Rabu, 15 November 2023 | 13:57 WIB

Laporan Terakhir Relawan Indonesia Dari Gaza: Israel Terus Menggempur, 80 Persen Korban Anak dan Perempuan

Laporan Terakhir Relawan Indonesia Dari Gaza: Israel Terus Menggempur, 80 Persen Korban Anak dan Perempuan

Lifestyle | Rabu, 15 November 2023 | 14:30 WIB

Lansia Gaza Dijadikan Bahan Konten Pencitraan Tentara Israel, Berakhir Ditembak Usai Difoto

Lansia Gaza Dijadikan Bahan Konten Pencitraan Tentara Israel, Berakhir Ditembak Usai Difoto

News | Rabu, 15 November 2023 | 13:05 WIB

Bahagia Anak Palestina Dapat Hujan di Tengah Agresi Israel dan Krisis Air: Tuhan Tahu Kita Menderita...

Bahagia Anak Palestina Dapat Hujan di Tengah Agresi Israel dan Krisis Air: Tuhan Tahu Kita Menderita...

News | Rabu, 15 November 2023 | 12:49 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×