Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Transformasi Energi Indonesia, PLN dan Peran Pentingnya dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 06 Desember 2023 | 11:05 WIB
Transformasi Energi Indonesia, PLN dan Peran Pentingnya dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Ilustrasi transisi energi yang dilakukan PLN. (Dok: PLN)

Suara.com - Isu soal lingkungan, khususnya emisi gas rumah kaca (GRK), mengiringi naiknya intensitas gejala perubahan iklim skala global. Untuk membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, PT PLN (Persero) menargetkan pencapaian bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Adapun bauran energi listrik berasal dari EBT yang diproduksi PLN, baik dari pembangkit milik sendiri, sewa, maupun independent power producer (IPP).

Energi baru terbarukan itu bertujuan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap Perjanjian Paris yang disepakati dalam forum Conference of Parties (COP) ke-21 di Paris, Prancis, yakni mereduksi emisi GRK sebesar 29 persen pada tahun 2030, dengan perbandingan basis skenario Business as Usual.

Sebagai bagian dari penerapan strategi ini, PLN menyertakan pembangkit EBT pada program Clean Development Mechanism (CDM) dan Verified Carbon Standard (VCS). Untuk mengatasi limbah operasional pembangkit, PLN menerapkan pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R) baik untuk limbah non-B3 maupun limbah B3-FABA (Fly Ash & Bottom Ash).  

Jenis konversi energi ramah lingkungan yang dikembangkan PLN, misalnya pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung, dengan memanfaatkan bendungan-bendungan di Indonesia.  PLN juga mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di 12 kota, yakni Palembang, Tangerang, Tangerang Selatan, DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Semarang, Surabaya, Surakarta, Makassar, Manado, dan Bali.

Pengembangan tenaga listrik dari sampah ini sesuai dengan Peraturan Presiden No 18 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah, yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 13 Februari 2016.

Selain memanfaatkan hal-hal di atas, Indonesia masih memiliki berbagai potensi sumber lain yang masih bisa dikembangkan, diantaranya tenaga panas Bumi, tenaga air, tenaga bayu, energi kelautan, dan pengembangan pembangkit mikrohidro atau minihidro.

PLN Kembangkan PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara

Salah satu upaya konversi energi ramah lingkungan yang dikembangkan PLN adalah PLTS terbesar di Asia Tenggara, yakni PLTS Terapung Waduk Cirata, yang terletak di 3 kabupaten, yaitu Purwakarta, Cianjur dan Bandung Barat, Jawa Barat.

PLTS ini menjadi etalase percepatan peralihan energi yang ramah lingkungan menuju Net Zero Emissions (NZE) tahun 2060. PLTS yang juga merupakan nomor tiga terbesar di dunia ini mampu mengurasi emisi karbon sebanyak 214.000 ton per tahun.

PLTS Terapung Waduk Cirata memiliki luas 200 hektare dan dapat menghasilkan energi hijau sebesar 192 Megawatt peak (MWp). Energi hijau sebanyak ini bisa memberikan pasokan listrik kepada 50.000 rumah. Waduk Cirata sendiri memiliki luas 6.200 hektare, sehingga kapasitas PLTS terapung ini bisa dimaksimalkan hingga 1,2 Gigawatt peak (GWp).

Menurut Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, pembangunan PLTS Terapung Cirata ini mendukung pemerintah melakukan transisi energi, dan PLN mengembangkan green enabling transmission line dan smart grid. Pengembangan itu merupakan bagian dari skema ARED (Accelerating Renewable Energy Development) di PLTS ini, sehingga mampu menyuplai listrik dari sumber EBT yang terpisah dan terisolir menuju pusat permintaan listrik di perkotaan.

Darmawan mengatakan, listrik dari PLTS apung tersebut adalah 20 kilovolt (kV), yang disambungkan ke gardu induk, yang kemudian diubah menjadi 150 kV. “Masuk ke jaringan transmisi Jawa-Bali, artinya bakal digunakan oleh rumah tangga dan industri,” katanya.

PLN, kata Darmawan, berkomitmen mempercepat peralihan energi dengan meningkatkan bauran EBT hingga 75 persen, atau setara dengan 61 GW sampai tahun 2040.

Melalui ARED, PLN menargetkan penambahan bauran EBT secara signifikan masuk ke dalam sistem, yakni dari hidropower sebesar 25,3 GW, panas Bumi sebesar 6,7 GW, serta surya dan angin sebesar 28 GW.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau

Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau

Bisnis | Selasa, 05 Desember 2023 | 10:11 WIB

Hadir di COP 28 Dubai,  PT PLN (Persero) Kemukakan Transisi Energi Menuju NZE 2060 Termasuk Infrastruktur EV Indonesia

Hadir di COP 28 Dubai, PT PLN (Persero) Kemukakan Transisi Energi Menuju NZE 2060 Termasuk Infrastruktur EV Indonesia

Otomotif | Sabtu, 02 Desember 2023 | 17:40 WIB

PLN IP Buktikan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Tahunannya

PLN IP Buktikan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Tahunannya

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 17:58 WIB

Perkuat Bisnis, PLN Group Gandeng 4 Startup

Perkuat Bisnis, PLN Group Gandeng 4 Startup

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 09:21 WIB

PLN Indonesia Power Terapkan Core Values AKHLAK, Raih Sertifikasi Great Place to Work

PLN Indonesia Power Terapkan Core Values AKHLAK, Raih Sertifikasi Great Place to Work

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 17:10 WIB

PLN Indonesia Power Siapkan Hydrogen Refueling Station Pertama di Senayan Jakarta

PLN Indonesia Power Siapkan Hydrogen Refueling Station Pertama di Senayan Jakarta

Otomotif | Kamis, 23 November 2023 | 08:43 WIB

Terkini

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB