Transformasi Limbah Menjadi Peluang Ekonomi, Strategi PT PLN dalam Pemanfaatan FABA dari PLTU

Fabiola Febrinastri

Selasa, 12 Desember 2023 | 11:10 WIB
Transformasi Limbah Menjadi Peluang Ekonomi, Strategi PT PLN dalam Pemanfaatan FABA dari PLTU
PLN melakukan sejumlah angkah tranformasi dan efisiensi. (Dok: PLN)

Suara.com - Pengelolaan limbah menjadi perhatian bagi perusahaan, agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari dan diupayakan bisa dimanfaatkan secara ekonomi. Hal ini termasuk limbah hasil pembakaran batu baru yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yang kini dikelola oleh PT PLN (Persero).

Awalnya, limbah hasil pembakaran batu bara masuk dalam katergori bahan berbakar dan beracun (B3).  Setelah hasil sisa pembakaran batu bara ini dapat dikelola dan dikategorikan dalam fly ash and bottom ash (FABA), maka bahan ini menjadi limbah non B3 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dengan terobosan ini, maka kini FABA bisa dimanfaatkan selain mengurangi emisi dan dapat menciptakan berbagai usaha baru.

Menurut Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, PLN mempunyai potensi FABA sangat besar, mencapai puluhan juta ton setiap tahunnya. PLN mengajak pelaku industri besar maupun UMKM untuk memproduksi material konstruksi berbahan FABA.

Salah satu Perusahaan yang telah melakukan bisnis ini adalah PT Adhi Persada Beton. Perusahaan ini memanfaatkan limbah FABA dari PLTU Tanjung Jati B, Jepara, Jawa Tengah.

Adhi Persada Beton memakai FABA sebagai bahan baku beton yang ramah lingkungan atau green concrete, yang bakal dipakai untuk proyek jalan tol Yogyakarta – Solo dan Bawen – Yogyakarta.

Kolaborasi antara dua perusahaan ini, kata Darmawan, merupakan bentuk komitmen pengelolaan lingkungan hidup dan PLN mendorong hasil FABA secara masif untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. PLN yakin, kalau FABA sanggup memenuhi kebutuhan material proyek seperti pembangunan jalan tol.  

PT Adhi Persada Beton bakal memanfaatkan FABA sebagai bahan baku konstruksi pengganti semen pozzolan untuk produksi mortar, ready mix, dan precast.

Direktur Utama PT Adhi Persada Beton, Harimawan mengatakan, kerja sama ini dapat mendukung penyelesaian proyek tol di Solo dan Yogyakarta.

baca juga

Menjadi Bagian Perbaikan Lingkungan

Darmawan mengatakan, pemanfaatan FABA bisa menjadi katalis penggerak roda ekonomi masyarakat di sekitar PLTU. Sekarang seluruh pembangkit PLTU telah diproyeksikan menjadi bagian perbaikan lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. PLN terbuka kepada masyarakat yang ingin ikut bagian menggunakan FABA, karena FABA tidak menjadi limbah B3.

Selama semester pertama tahun ini, hasil pembakaran batu bara PLTU PLN menghasilkan FABA sebesar 1,43 juta ton. Hingga Juni 2023, total penggunaan FABA dari PLTU mencapai 1,45 juta ton atau sebesar 101,19 persen dari total produski FABA. Jumlah itu bertambah 50 persen dibandingkan semester pertama tahun 2022, yang hanya 951.000 ton.

Dari grafik bulanan, pemanfaatan FABA terus meningkat, yang mana Juni 2023 menjadi bulan terbanyak penggunaan FABA, yaitu hingga 129 persen. Jika dibandingkan pada bulan Mei, jumlah ini berarti meningka pesat, karena Mei hanya 83,8 persen.

PLTU Suralaya, Banten, menjadi PLTU terbanyak pemanfaatan FABA sebesar 287.000 ton. Kemudian PLTU Paiton di Jawa Timur sebesar 155.000 ton, dan PLTU Tanjung Jati B di Jawa Timur sebanyak 97.000 ton.

PLN sendiri telah melakukan pemanfaatan FABA yang disimpan di tempat penyimpanan sementara (TPS) sebesar 1,3 juta ton atau pengurangan 57,83 persen timbunan FABA baseline 2021.

Selain dimanfaatkan jadi bahan baku beton untuk jalan tol, selama semester pertama kemarin, FABA juga dimanfaatkan menjadi lebih dari 1 juta paving, 246.000 batako, 2.000 tetrapod, 48 kilometer jalan beton, 34.000 ton material stabilisasi lahan, 699 ton bahan pupuk. Termasuk sebagai substitusi bahan baku semen, yaitu sebesar 671.287 ton atau 47 persen dari total pemanfaatan FABA.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan, pemerintah terus mendorong pelaku usaha melakukan upaya pemanfaatan limbah B3 yang dihasilkannya sebagai model sirkular ekonomi, selain menjaga lingkungan juga mendorong kemandirian rakyat.

Vivien mengatakan, pihaknya mendukung upaya perusahaan dalam mengelola limbah yang dihasilkan, di antaranya FABA yang merupakan sisa pembakaran dari PLTU yang berhasil diolah menjadi bahan baku bernilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berpartisipasi Wujudkan Ibu Kota Negara Nusantara Ramah Lingkungan, PLN Siapkan Infrastrukur SPKLU Ultra Fast Charging

Berpartisipasi Wujudkan Ibu Kota Negara Nusantara Ramah Lingkungan, PLN Siapkan Infrastrukur SPKLU Ultra Fast Charging

Otomotif | Sabtu, 09 Desember 2023 | 18:47 WIB

Green Hydrogen Plant Resmi Berdiri di Indonesia, PLN Proyeksikan untuk Sektor Pembangkit dan Transportasi

Green Hydrogen Plant Resmi Berdiri di Indonesia, PLN Proyeksikan untuk Sektor Pembangkit dan Transportasi

Otomotif | Jum'at, 08 Desember 2023 | 10:28 WIB

PLN Indonesia Power Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi di COP28

PLN Indonesia Power Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi di COP28

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2023 | 12:47 WIB

PGAS Mulai Salurkan Tambahan Gas Bumi ke Pembangkit Listrik Batam

PGAS Mulai Salurkan Tambahan Gas Bumi ke Pembangkit Listrik Batam

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 19:20 WIB

Transformasi Energi Indonesia, PLN dan Peran Pentingnya dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Transformasi Energi Indonesia, PLN dan Peran Pentingnya dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 11:05 WIB

Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau

Wujudkan Udara Bersih Bebas Emisi, Ini Sejumlah Langkah PLN dalam Mendukung Revolusi Hijau

Bisnis | Selasa, 05 Desember 2023 | 10:11 WIB

Terkini

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

×