Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Keuntungan Investor Saat Investasi Jangka Pendek

Achmad Fauzi

Selasa, 19 Desember 2023 | 14:05 WIB
Keuntungan Investor Saat Investasi Jangka Pendek
Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - Investasi kekinian sangat mudah dilakukan oleh masyarakat, sebab banyak aplikasi-aplikasi yang menawarkan investor pemula. Selain itu produk investasi yang ditawarkan juga beragam.

Salah satuntya, Bibit.id, platform investasi reksa dana yang menawarkan alternatif investasi bagi investor yang menginginkan return stabil dalam jangka pendek. Stable Earn merupakan produk investasi baru di Bibit dengan grafik return lurus naik dan stabil ketika investor meng-hold produk tersebut sampai jatuh tempo.

Dari segi keamanan, Stable Earn juga sudah 100% aman dijamin negara. Hal ini terjadi karena underlying asset Stable Earn adalah produk stasi obligasi negara jangka pendek yang dijamin oleh negara. Para investor tak perlu resah untuk berinvestasi Stable Earn di Bibit karena seluruh nilai investasi 100% dijamin negara tanpa batas maksimal. Nilai pokok investasi beserta return-nya juga dijamin akan diterima investor pada saat jatuh tempo.

PR & Corporate Communication Lead Bibit.id, William mengatakan, kehadiran produk Stable Earn menjadi jawaban untuk sebagian investor yang ingin mendiversifikasikan portofolio investasi mereka ke dalam produk investasi jangka pendek.

"Selain tujuan investasi jangka panjang seperti dana pensiun dan dana pendidikan anak, banyak investor di Bibit yang telah memiliki portofolio investasi untuk jangka pendek. Dalam hal ini, Stable Earn merupakan produk yang sangat cocok untuk investasi jangka pendek karena grafik return-nya stabil sampai jatuh tempo," ujarnya yang dikutip, Selasa (19/12/2023).

William menambahkan, selain imbal hasil dan nilai akhir investasi sejak pembelian hingga jatuh tempo yang bisa dipastikan, produk Stable Earn memiliki beberapa keunggulan lain.

Pertama, return Stable Earn lebih tinggi dari rata-rata bunga deposito bank BUMN yang berada di kisaran 3-4% per tahun. Kedua, tidak seperti deposito di bank yang hanya dijamin hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank, investasi di Stable Earn dijamin oleh negara dengan tanpa batas maksimal karena underlying asset-nya adalah Obligasi Negara. Ketiga, pajak Stable Earn hanya 10%, sementara pajak deposito adalah 20%.

Sementara, investor dan influencer di bidang investasi, Doddy Prayogo menambahkan, mengatakan bahwa produk Stable Earn sangat cocok untuk pemula karena aman, memiliki return yang menarik, dan grafik return-nya naik lurus dan stabil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kado Spesial Natal dan Tahun Baru dari BRI, Dividen Interim Rp12,7 T Buat Investor

Kado Spesial Natal dan Tahun Baru dari BRI, Dividen Interim Rp12,7 T Buat Investor

Bisnis | Selasa, 19 Desember 2023 | 13:45 WIB

7 Cara Investasi Reksadana Online dan Offline, Bisa dari Ponsel

7 Cara Investasi Reksadana Online dan Offline, Bisa dari Ponsel

Bisnis | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Firma Hukum Indonesia dan Jepang Bersatu untuk Kembangkan Investasi di Tanah Air

Firma Hukum Indonesia dan Jepang Bersatu untuk Kembangkan Investasi di Tanah Air

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB